Disdik Sidrap Luruskan Informasi: Renovasi Plafon TK Maritengngae dari APBD 2022, Bukan 2024
- account_circle Iful -
- calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
- visibility 265
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDRAP, KBK – Dinas Pendidikan Kabupaten Sidenreng Rappang (Disdik Sidrap) akhirnya buka suara terkait ambruknya plafon TK Negeri Pembina Maritengngae, Kecamatan Maritengngae, Selasa (26/8/2025).
Kepala Bidang Unit Pelaksana Kegiatan Pembangunan (UPKP) Disdik Sidrap, Rahmat Hambali, menegaskan bahwa proyek renovasi plafon tersebut bukan dibiayai melalui APBD 2024 sebagaimana ramai diberitakan sebelumnya.
“Perlu kami luruskan, renovasi plafon TK Negeri Pembina Maritengngae menggunakan anggaran APBD 2022, jadi sudah tiga tahun lalu, bukan tahun anggaran 2024,” ujar Rahmat, Rabu (27/8/2025).
Meski demikian, ia menegaskan Disdik Sidrap tidak lepas tangan. Pihaknya langsung meninjau lokasi dan memastikan perbaikan segera dilakukan agar proses belajar mengajar kembali aman.
“Kami sudah turun bersama tim, dan dalam waktu dekat plafon yang ambruk akan diperbaiki. Keselamatan anak-anak tetap prioritas,” tegas Rahmat.
Orang Tua Murid Cemas
Insiden robohnya plafon pada bagian depan ruang kelas sempat menimbulkan kepanikan di kalangan orang tua siswa. Beruntung, saat kejadian tidak ada anak-anak yang berada di dalam ruangan.
“Alhamdulillah tidak ada korban. Tapi kami berharap segera diperbaiki dengan bahan yang lebih kuat agar tidak terulang,” ungkap seorang wali murid.
Telusuri Kontraktor Lama
Rahmat mengungkapkan, pihaknya juga tengah menelusuri kontraktor yang mengerjakan proyek renovasi pada 2022 lalu. Hal ini penting agar kualitas perbaikan lebih terjamin.
“Kami akan kawal agar perbaikan tidak asal-asalan. Ini menyangkut keselamatan anak-anak kita,” pungkasnya.
Peristiwa ambruknya plafon sekolah ini menjadi sorotan publik karena terjadi di lingkungan pendidikan anak usia dini. Warga mendesak agar pemerintah tidak hanya memperbaiki, tapi juga memastikan kualitas bangunan sekolah benar-benar layak dan aman digunakan. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar