Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rokok Diduga Ilegal “King Garet” Bikin Ketagihan, Warga Sulsel Curigai Kandungan Zat Berbahaya

Rokok Diduga Ilegal “King Garet” Bikin Ketagihan, Warga Sulsel Curigai Kandungan Zat Berbahaya

  • account_circle Uterus
  • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
  • visibility 4.389
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAKASSAR — Rokok yang diduga ilegal merek King Garet kembali menjadi sorotan hangat masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel).

Meski sebelumnya telah ditindak oleh pihak Bea Cukai di Kabupaten Jeneponto, rokok ini kini justru kian bebas beredar di berbagai wilayah kabupaten/kota di Sulsel.

Yang mengkhawatirkan, sejumlah warga mulai melaporkan efek aneh yang dirasakan setelah mengisap rokok ini.

Salah satunya, H. Ady Purmadi, warga yang ditemui Minggu malam (15/6/2025), mengaku merasakan sensasi “melayang” hanya dengan satu batang rokok.

“Saya heran, ini rokok rasanya terlalu nikmat. Baru satu batang saja, rasanya kepala bisa enteng dan pikiran melayang-layang. Jangan-jangan ada campuran zat aneh di dalamnya,” ujarnya penuh curiga.

Dijual seharga hanya Rp22.000 per bungkus dengan isi 20 batang, rokok King Garet tersedia dalam dua varian warna pembungkus merah dan hitam.

Banyak penggunanya mengklaim rasa rokok ini jauh lebih kuat dibanding rokok legal yang dijual hampir dua kali lipat harga.

H. Ady mendesak aparat penegak hukum, khususnya Bea Cukai, untuk segera bertindak. Ia menilai maraknya peredaran King Garet menunjukkan adanya jaringan distribusi besar yang belum tersentuh hukum.

“Sisir dulu semua toko, warung, kios yang jual King Garet. Kemudian cari produsennya dan tangkap karena ini rokok ilegal tentu merugikan negara. Kalau kandungannya berbahaya, pemiliknya harus ditindak tegas karena rakyat bisa jadi korban,” tegasnya.

Sebelumnya, Bea Cukai sempat mengamankan puluhan ribu batang rokok ilegal King Garet di Jeneponto. Namun dalam waktu singkat, rokok tersebut kembali membanjiri pasaran.

Kondisi ini memunculkan dugaan masyarakat adanya kelonggaran pengawasan atau bahkan praktik pembiaran.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak Bea Cukai mengenai alasan masih bebasnya peredaran rokok King Garet di Sulsel.

Sementara keresahan masyarakat terus meningkat seiring meluasnya distribusi rokok yang diduga mengandung zat berbahaya ini. (bm)

 

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Uterus

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Enrekang Sosialisasikan KEPP Terkait Narkoba di Polsek Jajaran,Ini tujuannya.

    Polres Enrekang Sosialisasikan KEPP Terkait Narkoba di Polsek Jajaran,Ini tujuannya.

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 297
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Dalam rangka menindaklanjuti atensi pimpinan Polri serta Surat Edaran Kapolda Sulsel Nomor 2 Tahun 2025 tertanggal 23 April 2025 tentang Pedoman Pelaksanaan Kode Etik Profesi Polri terhadap Pelanggaran Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Polda Sulsel. Sikum Polres Enrekang melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum di Polsek jajaran. Sebagaimana pada pagi ini dilaksanakan di Mapolsek Maiwa. […]

  • Kapolda Sulsel Buka Rakernis Korps Sabhara Jajaran Polda Sulsel T.A 2025

    Kapolda Sulsel Buka Rakernis Korps Sabhara Jajaran Polda Sulsel T.A 2025

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 287
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel), Irjen Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si., secara resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Korps Sabhara Jajaran Polda Sulsel Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut melibatkan dua fungsi utama yakni Direktorat Samapta (Ditsamapta) dan Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit), dan digelar di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel, Kamis (3/7/2025). […]

  • Kapolres Enrekang  Pimpin Upacara PTDH 1 Personel Pelanggar Kodek Etik Polri

    Kapolres Enrekang  Pimpin Upacara PTDH 1 Personel Pelanggar Kodek Etik Polri

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 367
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID–Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto.S.H.,S.I.K., M.H, memimpin Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), In Abtentia satu personel Pelanggar Kode Etik Profesi Polri, Upacara berlangsung di lapangan apel Mapolres Enrekang. Senin (16/06/2025). Personel Polres Enrekang yang diberhentikan tidak dengan hormat tersebut adalah Bripda M. FL, NRP 97030574 , dengan jabatan terakhir Ba Polres Enrekang, diberhentikan […]

  • BPS RI Tinjau Pabrik Beras Modern di Baranti, Sidrap Dinilai Jadi Percontohan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    BPS RI Tinjau Pabrik Beras Modern di Baranti, Sidrap Dinilai Jadi Percontohan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 78
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, Kamis (12/3/2026). Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau langsung aktivitas industri penggilingan beras modern di Kecamatan Baranti yang menjadi salah satu pusat produksi beras terbesar di Indonesia Timur. Kunjungan itu turut didampingi Bupati Sidrap, […]

  • Anak 12 Tahun Jatuh dari Wahana Peluncuran di Wisata Cafe Reza Sidrap, Pengelola Disorot Soal Keselamatan

    Anak 12 Tahun Jatuh dari Wahana Peluncuran di Wisata Cafe Reza Sidrap, Pengelola Disorot Soal Keselamatan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Uterus
    • visibility 540
    • 0Komentar

    SIDRAP – Seorang anak berusia 12 tahun menjadi korban kecelakaan di wahana peluncuran air setinggi 10 meter di lokasi wisata Cafe Reza, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap. Korban bernama Muh. Syadik, pelajar kelas 6 SD asal Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, mengalami pendarahan di bagian wajah dan kepala usai terjatuh dari tower peluncuran. Peristiwa ini terjadi […]

  • Pencarian Warga Hilang di Sungai Doloh Masih Nihil Hingga Hari Kedua

    Pencarian Warga Hilang di Sungai Doloh Masih Nihil Hingga Hari Kedua

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 227
    • 0Komentar

    ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID–<span;> Upaya pencarian terhadap seorang warga lanjut usia bernama Sinanti (Indo Taccik), berusia sekitar 80 tahun, yang dilaporkan hilang sejak Sabtu (1/11/2025) di sekitar Sungai Doloh, wilayah antara Lengkong dan Doloh, Kecamatan Malua, Kabupaten Enrekang, masih terus dilakukan hingga hari ini, Senin (3/11/2025). Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian terdiri atas Basarnas […]

expand_less