26 Tahun Layani Jamaah, Pemkab Sidrap Apresiasi An-Nur Saat Berangkatkan 105 CJH ke Makkah
- account_circle Uterus
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidrap melepas keberangkatan 105 calon jamaah haji (CJH) khusus An-Nur Ma’arif di Masjid Agung Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kamis, 14 Mei 2026.
Pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru, ditandai doa bersama sebelum jamaah bertolak menuju Tanah Suci.
Asisten I Sekretariat Kabupaten Sidrap, Anis Daclan menyampaikan rasa syukur atas kesempatan besar yang diberikan kepada para jamaah untuk menunaikan ibadah haji.
Ia berharap seluruh jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
“Ini adalah nikmat yang sangat besar. Semoga seluruh jamaah menjadi haji mabrur dan kembali dalam keadaan sehat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada An-Nur Ma’arif yang dinilai telah berkiprah selama 26 tahun dalam pelayanan haji dan umrah.
Menurutnya, pelayanan yang diberikan kepada jamaah selama ini berjalan sangat baik dan terus mendapat kepercayaan masyarakat.
“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi An-Nur Ma’arif. Pelayanannya kepada calon jamaah haji sangat baik dan diharapkan terus ditingkatkan pada tahun 2026 ini,” katanya.
Sebanyak 105 CJH diberangkatkan menggunakan tiga bus pariwisata dengan pengawalan patroli menuju Makassar sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
Sebelum berangkat, seluruh jamaah melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Agung Pangkajene.
Pembimbing Haji An-Nur Ma’arif, Rahmat Saleh, menjelaskan bahwa jamaah dijadwalkan terbang menuju Mumbai, India, menggunakan maskapai internasional sebelum melanjutkan perjalanan ke Jeddah, Arab Saudi.
“Setibanya di Jeddah, jamaah akan menjalani proses imigrasi dan beristirahat di hotel transit sambil memperbanyak ibadah sebagai persiapan menuju puncak haji,” jelasnya.
Rangkaian ibadah inti dijadwalkan dimulai pada 25 Mei 2026 dengan keberangkatan menuju Mina untuk melaksanakan Tarwiyah.
Selanjutnya jamaah akan menjalani wukuf di Arafah pada 26 Mei yang merupakan puncak ibadah haji.
Setelah itu, jamaah melaksanakan lempar jumrah di Mina selama beberapa hari sebelum kembali ke hotel transit.
Jamaah kemudian melanjutkan ibadah di Makkah dan mengikuti ziarah kota sebelum bertolak ke Madinah untuk memperdalam ibadah dan spiritualitas di dua kota suci umat Islam tersebut.
Perjalanan ibadah haji ini dijadwalkan berakhir pada pertengahan Juni 2026 dengan rute kepulangan Madinah–Mumbai–Jakarta hingga kembali ke Makassar.
Program ini diharapkan menjadi momentum peningkatan kualitas ibadah dan kedekatan spiritual jamaah selama berada di Tanah Suci. (*)
- Penulis: Uterus

Saat ini belum ada komentar