Mahasiswa KKN-T Unhas Gelombang 115 Hadirkan Program EcoGrow untuk Dukung Ketahanan Pangan di Desa Bulo Wattang
- account_circle Admin
- calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
- visibility 108
- comment 0 komentar

LoKabarkita.co.id.Sidrap.– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja bertajuk EcoGrow (Inovasi Urban Farming Hortikultura Berbasis Aquaponik untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan) di Desa Bulo Wattang, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap, Minggu 18 Januari 2026.
Program EcoGrow digagas dan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-T Unhas dengan Andita Amanda Putri sebagai penanggung jawab program. Kegiatan ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang dihadapi masyarakat Desa Bulo Wattang, seperti keterbatasan lahan pekarangan yang belum dimanfaatkan secara optimal, meningkatnya kebutuhan pangan rumah tangga, serta ketergantungan terhadap pasokan bahan pangan dari luar desa yang berdampak pada meningkatnya pengeluaran ekonomi masyarakat.
Selain itu, minimnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait teknologi pertanian sederhana dan ramah lingkungan juga menjadi kendala dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan. Menjawab permasalahan tersebut, program EcoGrow hadir sebagai solusi inovatif melalui pemanfaatan galon bekas sebagai media aquaponik yang dapat diterapkan di lahan sempit, hemat air, serta menggunakan bahan sederhana dan mudah dijangkau.
EcoGrow merupakan inovasi urban farming yang mengintegrasikan budidaya ikan dan tanaman hortikultura dalam satu sistem aquaponik. Sistem ini memanfaatkan limbah organik dari ikan sebagai sumber nutrisi bagi tanaman, sehingga mampu menghemat penggunaan air dan lahan, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN-T Unhas Gelombang 115 memberikan sosialisasi dan pelatihan langsung kepada masyarakat mengenai pembuatan serta perawatan instalasi aquaponik berbasis galon bekas. Tanaman hortikultura yang dibudidayakan dalam sistem ini antara lain kangkung, sawi, dan selada, yang dikenal mudah dirawat dan memiliki masa panen relatif singkat.
Mahasiswa KKN-T Unhas Gelombang 115 menyampaikan bahwa program EcoGrow dirancang sebagai solusi aplikatif yang dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat. Melalui program ini, masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan pekarangan rumah secara produktif dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Selain praktik pembuatan instalasi aquaponik, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai teknik perawatan tanaman dan ikan dalam sistem aquaponik.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat, karena dinilai sederhana, murah, ramah lingkungan, serta cocok diterapkan di lahan terbatas seperti pekarangan rumah.
Melalui program EcoGrow, Mahasiswa KKN-T Unhas Gelombang 115 berharap dapat menghadirkan solusi kreatif dan inovatif dalam pemanfaatan pekarangan rumah guna mendukung terwujudnya ketahanan pangan berbasis masyarakat, serta mendorong pengembangan program serupa secara berkelanjutan di masa mendatang.(Dso).
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar