Reuni Akbar SMPN 3 Baranti: Ribuan Alumni Larut dalam “Temu Kangen”, Perkuat Ukhuwah Lintas Generasi
- account_circle Iful -
- calendar_month Senin, 23 Mar 2026
- visibility 153
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDRAP, KBK — Halaman SMP Negeri 3 Baranti, Desa Passeno, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, berubah menjadi lautan nostalgia. Ratusan hingga ribuan alumni lintas angkatan tumpah ruah dalam gelaran Reuni Akbar yang mengusung tema “Temu Kangen Bersama Keluarga Besar Alumni dalam Mempererat Ukhuwah Kebersamaan”, Senin (23/3/2026).
Momen ini bukan sekadar temu kangen biasa. Lebih dari itu, reuni menjadi ruang perjumpaan lintas generasi yang mempertemukan kembali jejak kenangan masa sekolah dengan semangat kebersamaan yang tetap terjaga hingga kini.
Suasana penuh kehangatan tampak sejak awal kegiatan. Tawa, pelukan, hingga cerita masa lalu mewarnai setiap sudut lokasi, memperlihatkan kuatnya ikatan emosional antaralumni.
Salah satu peserta, Wawan, alumni angkatan 2004, menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana yang dinilai sukses menghadirkan momen berharga tersebut.
“Ini bukan hal mudah. Panitia telah meluangkan waktu dan tenaga untuk mempertemukan kami kembali. Ini sangat berarti bagi seluruh alumni,” ungkapnya.
Menurut Wawan, reuni semacam ini memiliki makna lebih dari sekadar nostalgia. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi wadah penting dalam mempererat silaturahmi, membangun kepedulian sosial, serta membuka peluang kolaborasi antargenerasi.
“Selain mengenang masa lalu, ini juga momentum memperkuat kebersamaan dan membangun jaringan antaralumni,” tambahnya.
Panitia pelaksana diketahui telah mempersiapkan kegiatan ini secara matang. Rangkaian acara disusun untuk mengakomodasi seluruh peserta, mulai dari sesi ramah tamah hingga hiburan.
Sebagai penutup, suasana semakin semarak dengan pengundian door prize yang menambah antusiasme para alumni yang hadir.
Reuni Akbar SMPN 3 Baranti ini pun menjadi bukti bahwa waktu tak mampu memutus ikatan kebersamaan. Justru, ia menguatkan kembali ukhuwah yang telah terjalin sejak bangku sekolah. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar