IAI DDI Sidrap Wisuda 72 Sarjana Baru: Bupati Syaharuddin Alrif Tekankan Peran Lulusan sebagai Agen Perubahan
- account_circle Iful -
- calendar_month Senin, 7 Jul 2025
- visibility 463
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
- SIDRAP, KBK — Momentum wisuda ke-XXVI Institut Agama Islam DDI (IAI DDI) Sidrap, Senin (7/7/2025), tidak hanya menjadi perayaan akademik semata, tetapi juga menjadi panggung refleksi dan harapan besar akan lahirnya generasi baru yang siap membangun peradaban. Sebanyak 72 lulusan resmi dikukuhkan sebagai sarjana dari berbagai program studi, diiringi suasana haru, bangga, dan rasa syukur yang mendalam.
Acara yang digelar di Kampus IAI DDI Sidrap, Jalan Tugu Tani Majjeling, Kecamatan Maritengngae, ini dihadiri langsung oleh Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif. Sosok pemimpin yang dikenal dekat dengan dunia pendidikan itu datang memberikan dukungan penuh serta menyampaikan pesan inspiratif yang menggugah para lulusan dan civitas akademika.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin menyampaikan apresiasi tinggi terhadap IAI DDI Sidrap atas kontribusinya mencetak sarjana berakhlak dan berintegritas. Ia menekankan pentingnya menjadikan gelar akademik sebagai tanggung jawab moral, bukan hanya sekadar pencapaian formal.
“Gelar yang kalian raih hari ini harus menjadi alat untuk memperjuangkan ilmu, iman, dan kemaslahatan umat. Jadilah sarjana yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai dan sikap,” ujar Bupati disambut tepuk tangan hadirin.
Lebih dari itu, Syaharuddin menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari perjuangan panjang dalam pengabdian terhadap bangsa, agama, dan daerah. Ia menyebut lulusan IAI DDI Sidrap sebagai bagian dari potensi strategis yang mampu menjadi agen perubahan di tengah tantangan globalisasi dan modernitas.
“Kami di pemerintah daerah akan terus memberi perhatian terhadap pengembangan kampus ini, karena IAI DDI Sidrap adalah aset penting dalam membangun masa depan daerah,” tambahnya.
72 Sarjana dari Enam Program Studi
Wisuda ke-26 ini mengukuhkan 72 lulusan dari enam program studi unggulan: Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhsiyah), Hukum Tata Negara (Siyasah), Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Anak Usia Dini, Perbankan Syariah, dan Ekonomi Syariah. Para lulusan tersebut merupakan representasi dari semangat akademik dan dedikasi dalam pendidikan Islam berbasis lokal yang berkualitas.
Rektor IAI DDI Sidrap, Dr. H. Mansur, M.Ag., dalam pidatonya menyampaikan rasa syukur sekaligus harapan besar agar para lulusan mampu membawa nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan ke tengah masyarakat.
“Kami percaya para lulusan ini akan menjadi duta-duta terbaik kampus. Mereka membawa nama baik IAI DDI Sidrap dan nilai luhur pesantren yang membentuk karakter mereka,” ungkap Rektor.
Rektor juga mengapresiasi kehadiran Bupati yang dinilainya sebagai bentuk dukungan moral luar biasa terhadap dunia pendidikan Islam di daerah.
Momentum Pemersatu dan Penyemangat Daerah
Prosesi wisuda ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting, seperti Wakapolres Sidrap Kompol Zulkarnain, Pasipers Kodim 1420/Sidrap Lettu Inf. Abdul Muis, serta para pejabat Kopertais Wilayah VIII, Prof. Dr. K.H. Hamza Harun Al-Rasyid, Lc., M.A. dan tokoh DDI, Drs. K.H. Innu Hajar Arief. Semua pihak menyampaikan harapan agar lulusan IAI DDI Sidrap terus berkiprah dengan membawa semangat Islam yang rahmatan lil alamin.
Lebih dari sekadar seremonial, wisuda ini menjadi penanda bahwa Sidrap memiliki pusat pendidikan Islam yang siap melahirkan generasi pemimpin, ulama, pendidik, dan profesional yang mampu menjawab tantangan zaman.
Membangun Peradaban Lewat Pendidikan Islam
Wisuda ini bukan sekadar akhir dari perjalanan kuliah, tetapi titik awal tanggung jawab sosial yang lebih besar. IAI DDI Sidrap menegaskan komitmennya untuk terus membangun peradaban melalui pendidikan Islam yang inklusif, adaptif, dan kontekstual.
“Kami ingin menjadi bagian dari solusi bangsa. Lulusan kami harus siap menyatu dalam masyarakat, berperan aktif, dan menjadi penerang di tengah kehidupan sosial,” pungkas Rektor.
Pewarta: Rezki Langkung
Editor: Muh Firman Hidayat
- Penulis: Iful -


Saat ini belum ada komentar