Bupati Syaharuddin Letakkan Batu Pertama Masjid Ar-Rahman di Betao, Tegaskan Komitmen Bangun Sidrap dari Desa
- account_circle Iful -
- calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
- visibility 229
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Ar-Rahman di Dusun IV, Desa Betao, Kecamatan Pitu Riawa, Jumat (25/7/2025). Momen tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pembangunan spiritual dan infrastruktur desa.
Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas PMD, PPPA Kabupaten Sidrap, Abbas Aras, dan Anggota DPRD Sidrap, Abdul Rahman. Hadir pula Sekcam Pitu Riawa, Suhara, Kepala Desa Betao Alimuddin, unsur Forkopimcam, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin mengapresiasi inisiatif dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan masjid yang dibangun atas dasar kebutuhan spiritual warga.
“Terima kasih kepada masyarakat atas semangat gotong royong dalam pembangunan Masjid Ar-Rahman di Dusun Manpise. Karena masjid sebelumnya cukup jauh dari permukiman, Insya Allah pemerintah daerah akan turut membantu proses pembangunannya,” ujar Syaharuddin.
Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan tempat ibadah harus sejalan dengan penguatan sektor ekonomi masyarakat. Untuk itu, Pemkab Sidrap terus mendorong peningkatan kesejahteraan warga, khususnya di wilayah pedesaan.
“Kami fokus meningkatkan pendapatan masyarakat di desa-desa seperti Betao Riawa, Betao Rase, Bulu Cenrana, Botto, Bola Bulu, dan Bila Riawa. Salah satu program andalan adalah penyediaan benih padi genjah dengan masa panen 90 hari untuk mendukung sistem tanam IP 300, agar petani bisa panen tiga kali dalam setahun,” ungkapnya.
Lebih jauh, Bupati Syaharuddin menekankan pentingnya penguatan iman generasi muda. Ia mengajak para orang tua untuk rutin mengajak anak-anak mereka ke masjid sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak usia dini.
“Kita ingin generasi muda Sidrap tumbuh dengan fondasi keimanan yang kuat. Karakter religius harus dibentuk sejak dini melalui aktivitas di masjid,” imbuhnya.
Kunjungan Bupati ke Desa Betao tidak hanya menjadi simbol pembangunan fisik melalui masjid, tetapi juga menunjukkan keseriusan Pemkab Sidrap membangun masyarakat secara utuh—baik dari sisi spiritual maupun kesejahteraan ekonomi.(GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar