Bupati Sidrap Turun Langsung Awasi Pengukuran Awal Jalan Bendoro–Salobompong
- account_circle Uterus
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDRAP — Harapan masyarakat untuk menikmati akses jalan yang layak akhirnya mulai terwujud. Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memimpin langsung pengukuran awal pekerjaan atau MC-0 ruas Jalan Bendoro–Salobompong, Kamis (18/6/2026), menandai dimulainya pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan warga.
Ruas jalan strategis tersebut menghubungkan wilayah Kelurahan Empagae, Desa Damai, dan Desa Talumae menuju Akakae serta Salobompong. Keberadaannya dinilai sangat penting karena menjadi jalur utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, sosial, dan pertanian.
“Sore ini pekerjaan jalan di Kelurahan Empagae, Desa Damai dan Desa Talumae arah Akakae dan Salobompong dimulai. Khususnya Talumae dan Empagae belum pernah diaspal. Kalau wilayah Bendoro–Salobompong sudah pernah diaspal dua tahun yang lalu,” ujar Syaharuddin di lokasi kegiatan.
Ia menjelaskan, proyek tersebut ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 120 hari. Jalan akan dibangun dengan lebar sekitar 5,4 meter dan ketebalan konstruksi mencapai 30 sentimeter untuk menjamin kualitas dan daya tahan yang lebih baik.
Menurut Syaharuddin, pembangunan jalan ini bukan sekadar memperbaiki akses transportasi, tetapi juga menjadi langkah penting dalam memperkuat roda perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Watang Sidenreng yang didominasi sektor pertanian.
“Saya harap dikerja dengan baik, dikerja secara berkualitas supaya jalan di sini bisa bertahan sampai puluhan tahun yang akan datang,” pesannya kepada pelaksana proyek.
Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan jawaban atas harapan panjang masyarakat yang selama bertahun-tahun menginginkan akses jalan yang memadai.
“Karena Salobompong, Akakae, dan Empagae puluhan tahun jalan ini baru dikerja. Semoga bermanfaat untuk masyarakat Sidrap,” tuturnya.
Kabar dimulainya pembangunan jalan itu disambut antusias warga. Perwakilan masyarakat Desa Damai, Sulaiman, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap atas realisasi proyek tersebut.
Ia mengatakan kondisi jalan selama ini menjadi hambatan utama bagi petani, terutama saat musim hujan ketika proses pengangkutan hasil panen sering terkendala.
“Selama ini kami kesulitan mengangkut gabah, jagung, dan hasil kebun kalau musim hujan. Dengan jalan ini Insya Allah biaya angkut turun dan harga jual petani bisa lebih baik,” ujarnya.
Masyarakat berharap kehadiran jalan baru tersebut mampu membuka akses yang lebih cepat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan warga di Desa Damai dan wilayah sekitarnya.
Kegiatan pengukuran awal turut dihadiri Camat Watang Sidenreng Andi Saifullah, Kabid Bina Marga Biciptapera Abdullah, perwakilan Inspektorat, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Watang Sidenreng, kontraktor pelaksana, serta sejumlah tokoh masyarakat. (*)
- Penulis: Uterus

Saat ini belum ada komentar