Ketua DWP Sidrap Tekankan Pola Makan Sehat di Sekolah, Dorong Upaya Bersama Cegah Stunting
- account_circle Iful -
- calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
- visibility 217
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Andi Rieskha Rahmat, tampil di hadapan ratusan siswa, guru, dan undangan pada kegiatan B2SA Goes to School di SDN 1 Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe, Rabu (10/9/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya pola makan sehat, bergizi, dan seimbang sebagai langkah nyata dalam upaya pencegahan stunting.
Menurutnya, stunting bukan hanya soal tinggi badan anak yang terhambat, tetapi juga menyangkut kecerdasan dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. “Anak-anak harus dibiasakan pola makan sehat, bergizi, dan seimbang agar tumbuh optimal. Pencegahan stunting dimulai dari keluarga dan sekolah,” tegasnya di hadapan para peserta.
Sidrap Menuju Zero Stunting
Andi Rieskha mengungkapkan, Kabupaten Sidrap sesungguhnya memiliki potensi besar untuk bebas dari stunting karena ketersediaan pangan lokal yang melimpah. Mulai dari beras sebagai makanan pokok, hingga telur, ikan, sayur, dan buah yang tersebar luas di masyarakat.
“Dengan potensi itu, Sidrap bisa menuju zero stunting. Yang diperlukan adalah kesadaran dan wawasan masyarakat, dan itu yang terus kita tingkatkan melalui sosialisasi seperti ini,” ujarnya.
Ia menekankan, upaya perbaikan gizi anak tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah, tetapi harus melibatkan semua pihak, termasuk keluarga, sekolah, organisasi perempuan, hingga komunitas.
Program Nasional yang Perlu Dukungan Bersama
Dalam kesempatan itu, Ketua DWP Sidrap juga menegaskan bahwa stunting merupakan salah satu program prioritas nasional yang harus disikapi dengan serius. Sesuai arahan Bupati Sidrap, Dharma Wanita Persatuan diminta untuk aktif menjadi bagian dari gerakan penanganan stunting di daerah.
“Kami, Dharma Wanita Persatuan, sesuai arahan Bupati ditugaskan untuk berperan aktif dalam penanganan stunting. Edukasi ini penting agar kita semua bergerak bersama. Kalau kesadaran meningkat, stunting bisa tertangani dengan baik,” ujarnya penuh optimisme.
B2SA Goes to School sebagai Wadah Edukasi
Kegiatan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Goes to School yang digelar Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Sidrap ini menghadirkan edukasi interaktif tentang pentingnya gizi sehat. Ratusan siswa tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab, mendengarkan pemaparan narasumber, hingga menyuarakan yel-yel tentang makanan sehat.
Acara tersebut turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari TP PKK Sidrap, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, hingga aparat kecamatan dan puskesmas. Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti bahwa pencegahan stunting memerlukan kolaborasi bersama dan kesadaran kolektif masyarakat.
Dengan pesan kuat yang dibawa Ketua DWP Sidrap, kegiatan B2SA Goes to School diharapkan tidak hanya memberi wawasan, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan baru dalam keluarga dan sekolah untuk terus menghadirkan menu sehat demi tumbuh kembang anak yang lebih baik. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar