Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Murid SD di Sidrap Dipulangkan dari Sekolah, Orang Tua Bingung: “Kami Tak Tahu Anak Kami Masih Terdaftar atau Tidak”

Murid SD di Sidrap Dipulangkan dari Sekolah, Orang Tua Bingung: “Kami Tak Tahu Anak Kami Masih Terdaftar atau Tidak”

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • visibility 261
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Seorang murid SD Negeri 6 Arawa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), berinisial MP, menjadi sorotan publik setelah dikabarkan dipulangkan dari sekolah saat jam belajar berlangsung pada Rabu (1/10/2025) lalu.

Kejadian ini sontak memicu reaksi beragam dari orang tua murid dan masyarakat sekitar. Banyak yang mempertanyakan prosedur serta alasan di balik kebijakan tersebut, terutama karena pemulangan dilakukan tanpa surat resmi atau pemberitahuan tertulis kepada pihak keluarga.

Orang tua MP, Sutiana, mengaku kaget dan kecewa saat mengetahui anaknya disuruh pulang di tengah jam pelajaran. Menurutnya, tidak ada penjelasan yang jelas dari pihak sekolah selain alasan bahwa MP kerap menjahili teman-temannya di kelas.

“Kami hanya diberitahu bahwa anak kami dipulangkan karena sering menjahili temannya. Tapi kami tidak tahu apakah anak kami dikeluarkan atau hanya diminta dibina di rumah,” ujar Sutiana saat ditemui wartawan di kediamannya, Kamis (9/10/2025).

Ia menambahkan, meskipun anaknya dikenal aktif dan terkadang usil, seharusnya pihak sekolah tetap mengedepankan pendekatan pembinaan, bukan pemulangan yang bisa berdampak pada psikologis anak.

“Saya sudah sampaikan ke pihak sekolah, biarlah anak saya tetap sekolah di situ. Setelah tamat nanti, rencananya akan saya masukkan ke pesantren supaya lebih terarah,” tambahnya penuh harap.

Namun, hingga beberapa hari berlalu, MP belum juga diperbolehkan kembali bersekolah. Hal itu membuat Sutiana kembali mendatangi pihak sekolah untuk meminta kejelasan status anaknya—apakah masih tercatat sebagai murid aktif atau sudah dinyatakan keluar.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Sekolah SDN 6 Arawa, Hj. Hamsiah, membenarkan adanya tindakan pemulangan sementara terhadap MP. Ia menegaskan, langkah tersebut bukan bentuk sanksi berat atau pengeluaran murid, melainkan bagian dari upaya pembinaan karakter dengan melibatkan peran orang tua secara langsung.

“Anak ini memang sering menjahili teman-temannya dan sudah beberapa kali kami beri peringatan. Jadi kami minta orang tuanya membina dulu di rumah agar anaknya bisa introspeksi dan lebih tenang sebelum kembali ke sekolah,” jelas Hj. Hamsiah saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (10/10/2025).

Ia juga menuturkan bahwa pihak sekolah telah menawarkan sejumlah solusi, termasuk memindahkan MP ke kelas B agar mendapatkan suasana belajar yang baru serta bimbingan guru yang berbeda.

“Kami bahkan sudah sarankan untuk pindah kelas saja, supaya suasananya berganti. Kami juga membuka opsi agar anaknya bisa mendapat pendampingan di sekolah agama bila itu dianggap lebih sesuai,” ujar Hamsiah, yang saat itu didampingi Guru Agama Hj. Ni’ma Nawawi dan Guru Kelas I, Minarni.

Namun, menurut Hamsiah, beberapa hari setelah pertemuan, orang tua MP justru datang kembali dan meminta surat pindah sekolah untuk anaknya.

“Kami sebenarnya berharap anak tersebut tidak perlu pindah sekolah, cukup pindah kelas saja. Tapi kami tetap menghormati keputusan orang tuanya,” tutur Hamsiah.

Peristiwa ini menjadi bahan refleksi bersama bagi semua pihak—baik sekolah, orang tua, maupun masyarakat—tentang pentingnya komunikasi terbuka dan kerja sama dalam menangani perilaku anak di usia sekolah dasar.

Beberapa pemerhati pendidikan di Sidrap turut menyoroti kasus ini. Mereka menilai perlunya pendekatan yang lebih humanis dan edukatif dalam menghadapi anak-anak yang aktif atau hiperaktif di lingkungan sekolah.

“Setiap anak memiliki karakter unik. Tugas pendidik bukan sekadar memberi pelajaran akademik, tetapi juga membentuk karakter dengan cara yang penuh kasih dan komunikasi yang baik dengan orang tua,” ujar salah satu pemerhati pendidikan, Rahmat Latief, S.Pd.

Ia berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap dapat memediasi kedua belah pihak dan menjadikan kasus ini sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat sistem pembinaan karakter di sekolah-sekolah dasar.

“Jangan sampai kasus seperti ini menimbulkan trauma bagi anak atau salah paham antara guru dan orang tua. Anak-anak perlu dibimbing, bukan ditakuti,” tutupnya.

Kasus MP kini menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat dan media sosial Sidrap. Banyak pihak berharap kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang, dan komunikasi antara sekolah dan orang tua dapat berjalan lebih baik demi masa depan anak-anak yang lebih cerah. (GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Enrekang Hadiri Pelepasan Distribusi Bantuan Susu untuk 24 Kabupaten/Kota di Sulsel

    Bupati Enrekang Hadiri Pelepasan Distribusi Bantuan Susu untuk 24 Kabupaten/Kota di Sulsel

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Makassar, KABAR KITA.CO.ID-– Bupati Enrekang Muh. Yusuf Ritangnga menghadiri pelepasan secara simbolis distribusi bantuan produk susu bagi masyarakat di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, Senin (5/10/2026). Acara tersebut berlangsung di Aula Asta Cita Rujab Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Makassar. Kegiatan ini dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak […]

  • Kapolsek Baranti Sampaikan Himbauan Kamtibmas Saat Pembukaan Gebyar Ramadhan FLOZHA Season 4

    Kapolsek Baranti Sampaikan Himbauan Kamtibmas Saat Pembukaan Gebyar Ramadhan FLOZHA Season 4

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 191
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Momen pembukaan Gebyar Ramadhan FLOZHA Season 4 di pelataran halaman Pasar Baranti, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan, berlangsung meriah pada Selasa malam (10 Maret 2026). Kegiatan Gebyar Ramadhan ini rencananya akan berlangsung mulai 10 Maret 2026 hingga 19 Maret 2026. Acara tersebut akan diikuti oleh 32 grup patrol dari berbagai […]

  • Keluarga Besar Polres Enrekang Melaksanakan Maulid Na

    Keluarga Besar Polres Enrekang Melaksanakan Maulid Na

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Keluarga Besar Polres Enrekang Melaksanakan Maulid Nabi di Masjid Nurul Amanah, ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID — Suasana penuh kekhidmatan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar keluarga besar Polres Enrekang di Masjid Nurul Amanah Polres Enrekang, Kamis (3/9/2026). Peringatan Maulid tersebut diikuti oleh Kapolres Enrekang AKBP Ketut Yoga Saputra, S.IK., bersama para PJU, perwira, personel Polres […]

  • 191 Jemaah Haji Enrekang Siap Diberangkatkan Ke Tanah Suci

    191 Jemaah Haji Enrekang Siap Diberangkatkan Ke Tanah Suci

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 407
    • 0Komentar

    ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID– Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Enrekang, Suparman, memimpin rapat koordinasi persiapan pelepasan jemaah calon haji (JCH) tahun 2025. Rapat tersebut digelar di ruang rapat kantor Bupati Enrekang Dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Enrekang, Kabag OPS Polres Enrekang, Kasat Lantas, Kepala KUA se-Kabupaten Enrekang, tim […]

  • Belum Istirahat dari Perjalanan Dinas, Syaharuddin Alrif Terjang Banjir Amparita Sidrap Demi Pastikan Warga Aman

    Belum Istirahat dari Perjalanan Dinas, Syaharuddin Alrif Terjang Banjir Amparita Sidrap Demi Pastikan Warga Aman

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 113
    • 0Komentar

    SIDRAP – Aksi cepat dan penuh kepedulian diperlihatkan Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, Jumat dini hari (15/5/2026). Belum sempat beristirahat usai menjalani perjalanan dinas dari Jakarta, Syaharuddin Alrif langsung bergerak menuju lokasi banjir di Kelurahan Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, untuk melihat langsung kondisi warga yang terdampak bencana. Di tengah hujan deras yang masih mengguyur […]

  • Enrekang mendapat perhatian penuh untuk sekolah rakyat.

    Enrekang mendapat perhatian penuh untuk sekolah rakyat.

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 339
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga mengatakan Kab. Enrekang mendapat perhatian dari Kementrian Sosial terkait Pendirian Sekolah Rakyat. ” Kita berbangga dapat perhatian dan dukungan. Dari ratusan kabupaten dan kota di Indonesia, Enrekang salah satu dari delapan kabupaten yang dipanggil langsung bertemu dan membicarakan program sekolah rakyat,” kata Yusuf Ritangnga. Sementara itu, Menteri Sosial […]

expand_less