Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Murid SD di Sidrap Dipulangkan dari Sekolah, Orang Tua Bingung: “Kami Tak Tahu Anak Kami Masih Terdaftar atau Tidak”

Murid SD di Sidrap Dipulangkan dari Sekolah, Orang Tua Bingung: “Kami Tak Tahu Anak Kami Masih Terdaftar atau Tidak”

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • visibility 220
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Seorang murid SD Negeri 6 Arawa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), berinisial MP, menjadi sorotan publik setelah dikabarkan dipulangkan dari sekolah saat jam belajar berlangsung pada Rabu (1/10/2025) lalu.

Kejadian ini sontak memicu reaksi beragam dari orang tua murid dan masyarakat sekitar. Banyak yang mempertanyakan prosedur serta alasan di balik kebijakan tersebut, terutama karena pemulangan dilakukan tanpa surat resmi atau pemberitahuan tertulis kepada pihak keluarga.

Orang tua MP, Sutiana, mengaku kaget dan kecewa saat mengetahui anaknya disuruh pulang di tengah jam pelajaran. Menurutnya, tidak ada penjelasan yang jelas dari pihak sekolah selain alasan bahwa MP kerap menjahili teman-temannya di kelas.

“Kami hanya diberitahu bahwa anak kami dipulangkan karena sering menjahili temannya. Tapi kami tidak tahu apakah anak kami dikeluarkan atau hanya diminta dibina di rumah,” ujar Sutiana saat ditemui wartawan di kediamannya, Kamis (9/10/2025).

Ia menambahkan, meskipun anaknya dikenal aktif dan terkadang usil, seharusnya pihak sekolah tetap mengedepankan pendekatan pembinaan, bukan pemulangan yang bisa berdampak pada psikologis anak.

“Saya sudah sampaikan ke pihak sekolah, biarlah anak saya tetap sekolah di situ. Setelah tamat nanti, rencananya akan saya masukkan ke pesantren supaya lebih terarah,” tambahnya penuh harap.

Namun, hingga beberapa hari berlalu, MP belum juga diperbolehkan kembali bersekolah. Hal itu membuat Sutiana kembali mendatangi pihak sekolah untuk meminta kejelasan status anaknya—apakah masih tercatat sebagai murid aktif atau sudah dinyatakan keluar.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Sekolah SDN 6 Arawa, Hj. Hamsiah, membenarkan adanya tindakan pemulangan sementara terhadap MP. Ia menegaskan, langkah tersebut bukan bentuk sanksi berat atau pengeluaran murid, melainkan bagian dari upaya pembinaan karakter dengan melibatkan peran orang tua secara langsung.

“Anak ini memang sering menjahili teman-temannya dan sudah beberapa kali kami beri peringatan. Jadi kami minta orang tuanya membina dulu di rumah agar anaknya bisa introspeksi dan lebih tenang sebelum kembali ke sekolah,” jelas Hj. Hamsiah saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (10/10/2025).

Ia juga menuturkan bahwa pihak sekolah telah menawarkan sejumlah solusi, termasuk memindahkan MP ke kelas B agar mendapatkan suasana belajar yang baru serta bimbingan guru yang berbeda.

“Kami bahkan sudah sarankan untuk pindah kelas saja, supaya suasananya berganti. Kami juga membuka opsi agar anaknya bisa mendapat pendampingan di sekolah agama bila itu dianggap lebih sesuai,” ujar Hamsiah, yang saat itu didampingi Guru Agama Hj. Ni’ma Nawawi dan Guru Kelas I, Minarni.

Namun, menurut Hamsiah, beberapa hari setelah pertemuan, orang tua MP justru datang kembali dan meminta surat pindah sekolah untuk anaknya.

“Kami sebenarnya berharap anak tersebut tidak perlu pindah sekolah, cukup pindah kelas saja. Tapi kami tetap menghormati keputusan orang tuanya,” tutur Hamsiah.

Peristiwa ini menjadi bahan refleksi bersama bagi semua pihak—baik sekolah, orang tua, maupun masyarakat—tentang pentingnya komunikasi terbuka dan kerja sama dalam menangani perilaku anak di usia sekolah dasar.

Beberapa pemerhati pendidikan di Sidrap turut menyoroti kasus ini. Mereka menilai perlunya pendekatan yang lebih humanis dan edukatif dalam menghadapi anak-anak yang aktif atau hiperaktif di lingkungan sekolah.

“Setiap anak memiliki karakter unik. Tugas pendidik bukan sekadar memberi pelajaran akademik, tetapi juga membentuk karakter dengan cara yang penuh kasih dan komunikasi yang baik dengan orang tua,” ujar salah satu pemerhati pendidikan, Rahmat Latief, S.Pd.

Ia berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap dapat memediasi kedua belah pihak dan menjadikan kasus ini sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat sistem pembinaan karakter di sekolah-sekolah dasar.

“Jangan sampai kasus seperti ini menimbulkan trauma bagi anak atau salah paham antara guru dan orang tua. Anak-anak perlu dibimbing, bukan ditakuti,” tutupnya.

Kasus MP kini menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat dan media sosial Sidrap. Banyak pihak berharap kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang, dan komunikasi antara sekolah dan orang tua dapat berjalan lebih baik demi masa depan anak-anak yang lebih cerah. (GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Enrekang Batalkan Anggaran  Belanja Perabot Rujab Ketua DPRD

    DPRD Enrekang Batalkan Anggaran  Belanja Perabot Rujab Ketua DPRD

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 247
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– DPRD Kabupaten Enrekang angkat bicara terkait sorotan publik mengenai anggaran pengadaan sejumlah perabot di Rumah Jabatan (Rujab) Ketua DPRD Enrekang. Ketua DPRD Enrekang Ikrar Eran Batu menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menutup mata terhadap kritik masyarakat, dan siap membatalkan proses pengadaan belanja pengadaan di Rujab. Jumat.( 5/9/2025) “Kami paham, masyarakat berhak tahu dan […]

  • Rekonsiliasi Data JKN Triwulan I 2026, Pemkab Sidrap Perkuat Akurasi dan Jamin Layanan Kesehatan Optimal

    Rekonsiliasi Data JKN Triwulan I 2026, Pemkab Sidrap Perkuat Akurasi dan Jamin Layanan Kesehatan Optimal

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar rapat rekonsiliasi data iuran wajib PNS, IW Pemda, PPPK, DPRD, KP Desa, dan PBPU Pemda untuk Triwulan I Tahun 2026, Senin (27/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah bersama BPJS Kesehatan dalam memastikan kualitas layanan Jaminan Kesehatan Nasional […]

  • Gemini Seluler Berbagi Takjil di Jalan Poros Rappang–Pangkajene

    Gemini Seluler Berbagi Takjil di Jalan Poros Rappang–Pangkajene

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Kabarkita.co.id.Sidrap.– Suasana sore di bulan suci Ramadan dimanfaatkan oleh Gemini Seluler dengan menggelar kegiatan berbagi takjil kepada para pengguna jalan. Minggu 15 Maret 2026. di Jalan Poros Rappang–Pangkajene. Para karyawan Gemini Seluler turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada pengendara motor, mobil, serta masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Aksi ini disambut […]

  • Bupati Enrekang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran dan Warga Miskin

    Bupati Enrekang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran dan Warga Miskin

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 341
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-  Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga menyalurkan bantuan kepada Rusi dan Arsad, dua keluarga yang rumahnya terdampak musibah Kebakaran di Dante Malua, Desa Ledan, Kec. Buntu Batu, Kamis, 8 Mei 2025. ” Kita berharap bantuan yang tersalurkan bisa meringankan beban bagi warga yang terdampak bencana,” kata Yusuf Ritangnga. Bupati juga menyalurkan bantuan perbaikan […]

  • Dua Santri MAS PP Al Urwatul Wutsqaa Lolos Seleksi Calon Mahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo Tahun 2025

    Dua Santri MAS PP Al Urwatul Wutsqaa Lolos Seleksi Calon Mahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo Tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Arya Maulana
    • visibility 522
    • 0Komentar

       KABAR KITA, Benteng, (Kemenag Sidrap) – Kabar membanggakan datang dari Pondok Pesantren Al Urwatul Wutsqaa Benteng. Dua santri terbaik dari Madrasah Aliyah Swasta (MAS) pondok tersebut berhasil lolos seleksi calon mahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, untuk tahun akademik 2025. Adalah Abd Basit Asri Kasman dan Meuthiah Annisa Salam yang berhasil melewati serangkaian proses seleksi […]

  • Pameran Bonsai dan Batu Suiseki Nasional Meriahkan HUT ke-80 RI di Sidrap

    Pameran Bonsai dan Batu Suiseki Nasional Meriahkan HUT ke-80 RI di Sidrap

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 236
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Pameran Nasional Bonsai dan Batu Suiseki turut menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Rabu (6/8/2025). Kegiatan bertajuk Sipakario 2 ini dipusatkan di Pelataran Monumen Ganggawa, Pangkajene Sidenreng, Kecamatan Maritengngae, dan menghadirkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, secara resmi membuka […]

expand_less