Himagro Unimen Enrekang Bersama Ikatan Mahasiswa Buntu Batu Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Dante Malua.
- account_circle Basir
- calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
- visibility 403
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ENREKANG, KABAR KITA. CO.ID – Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (Himagro) Universitas Muhammadiyah Enrekang (Unimen) bersama Ikatan Mahasiswa Buntu Batu menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran yang menimpa rumah milik Bapak Rusi di Dusun Dante Malua, Desa Ledan, Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang.
Kebakaran yang terjadi pada Minggu, 4 Mei 2025 lalu, menghanguskan rumah yang dihuni oleh dua kepala keluarga, rata dengan tanah.
Bantuan yang disalurkan merupakan hasil dari aksi galang dana yang dilakukan para mahasiswa selama beberapa hari terakhir.
Mereka mengunjungi sejumlah titik di wilayah Enrekang untuk mengajak masyarakat turut membantu meringankan beban para korban.
Penanggung jawab kegiatan dari Himagro Unimen, Jingga, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban dan menjadi bukti bahwa kepedulian sosial di kalangan pemuda dan mahasiswa masih sangat kuat,” ujarnya, kamis (8/5/2025).
Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada keluarga korban dan diterima dengan penuh haru.
Proses penyerahan bantuan turut disaksikan oleh aparat desa dan tokoh masyarakat setempat. Warga menyambut baik kehadiran para mahasiswa dan menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan.
Perwakilan dari Ikatan Mahasiswa Buntu Batu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam penggalangan dana.
“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Enrekang yang telah memberikan donasinya. Bantuan dari kalian sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” tuturnya.
Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materi yang cukup besar dan membuat warga yang terdampak masih dalam proses pemulihan. Uluran tangan dari berbagai pihak masih sangat dibutuhkan untuk membantu mereka bangkit kembali.
Melalui kegiatan ini, para mahasiswa berharap semangat solidaritas dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi-situasi sulit seperti bencana kebakaran. (**)
- Penulis: Basir

Saat ini belum ada komentar