Abidah Ardelia Aztin Siap Wakili Kabupaten Enrekang di Ajang Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara 2026
- account_circle Basir
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAKASSAR,KABAR KITA.CO.ID— Model cilik asal Sulawesi Selatan, Abidah Ardelia Aztin, akan mengikuti ajang Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara 2026 yang diselenggarakan oleh Yayasan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia. Dalam ajang tersebut, Abidah akan membawa nama Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, sebagai daerah yang memiliki ikatan keluarga dan budaya yang kuat baginya.
Keikutsertaan Abidah dalam ajang tersebut menjadi kesempatan baginya untuk memperkenalkan budaya daerah sekaligus mengembangkan kemampuan di bidang modeling, seni, komunikasi, dan pengembangan kepercayaan diri.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pra-karantina pada 30 Juli 2026. Selanjutnya, para peserta dijadwalkan mengikuti photo shoot dan gala dinner pada 5 Agustus 2026, dilanjutkan dengan pembekalan materi dan sesi wawancara pada 6 Agustus 2026.
Pada 7 Agustus 2026, Abidah akan mengikuti talent show, salah satu rangkaian kegiatan yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan bakat dan kemampuan terbaiknya. Seluruh rangkaian kemudian mencapai puncaknya pada Grand Final, 8 Agustus 2026, yang dijadwalkan berlangsung di lembaga pelatihan milik kementerian Republik Indonesia.
Membawa Nama Kabupaten Enrekang
Dalam Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara 2026, Abidah hadir sebagai delegasi Kabupaten Enrekang. Kabupaten yang berada di Sulawesi Selatan tersebut juga memiliki makna tersendiri bagi Abidah karena merupakan daerah kelahiran sang ayah, Muh Azwar Abdullah Mudji, S.H., M.H.
Dengan membawa nama Enrekang, keikutsertaan Abidah diharapkan tidak hanya menjadi perjalanan untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenalkan kekayaan budaya, identitas daerah, dan semangat generasi muda dalam melestarikan warisan Nusantara.
Siapa Abidah Ardelia Aztin?
Abidah Ardelia Aztin merupakan model cilik asal Sulawesi Selatan yang lahir di Yogyakarta pada 9 Januari 2019. Ia memiliki darah Enrekang dan Yogyakarta serta tumbuh dan besar di Makassar, Sulawesi Selatan.
Meski masih berusia muda, Abidah telah menunjukkan minat dan keberanian dalam berbagai aktivitas. Selain menekuni dunia modeling, ia memiliki kegemaran menari dan olahraga gimnastik. Berbagai aktivitas tersebut turut membentuk kepercayaan diri, kedisiplinan, serta kemampuannya untuk tampil dan berbicara di depan publik.
Abidah merupakan putri dari pasangan Muh Azwar Abdullah Mudji, S.H., M.H. dan Cristina Wijayan, S.H., M.H. Dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanan Abidah untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, serta mengenal dan mencintai budaya Nusantara.
Saat ini, Abidah menempuh pendidikan di SD Islam Athirah Bukit Baruga, Makassar, dan duduk di kelas 2 As-Sami. Di tengah kegiatan pendidikan formalnya, Abidah terus mengembangkan bakat di bidang modeling, seni tari, dan gimnastik.
Profil Singkat
* Nama: Abidah Ardelia Aztin
* Tempat, tanggal lahir: Yogyakarta, 9 Januari 2019
* Asal keluarga: Enrekang dan Yogyakarta
* Domisili/tumbuh besar: Makassar, Sulawesi Selatan
* Delegasi: Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan
* Hobi dan minat: Modeling, menari, dan gimnastik
* Pendidikan: SD Islam Athirah Bukit Baruga Makassar, Kelas 2 As-Sami
* Ayah: Muh Azwar Abdullah Mudji, S.H., M.H.
* Ibu: Cristina Wijayan, S.H., M.H.
Keikutsertaan Abidah dalam Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara 2026 menjadi bagian dari perjalanan seorang anak Indonesia untuk belajar mengenal keberagaman budaya, mengembangkan potensi, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan bangsa.
Dengan membawa nama Kabupaten Enrekang, Abidah diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik sepanjang rangkaian kegiatan hingga malam Grand Final pada 8 Agustus 2026, sekaligus membawa semangat bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga dan memperkenalkan Batik Nusantara sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.(Ombass)
- Penulis: Basir

Saat ini belum ada komentar