Bupati Sidrap Lepas Kontingen HUT Satpol PP, Tekankan Karakter yang Disegani dan Disenangi
- account_circle Iful -
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDRAP, KBK — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memimpin langsung apel gabungan yang dirangkaikan dengan pelepasan Kontingen Satpol PP Sidrap di Lapangan Kompleks SKPD, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Kamis (23/4/2026) pagi.
Apel tersebut menjadi momen istimewa karena sekaligus melepas kontingen untuk mengikuti peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan digelar 27 April mendatang di Kabupaten Luwu Utara.
Pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera kontingen oleh Bupati kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Sidrap, Andi Gustianti.
Dalam arahannya, Syaharuddin Alrif memberikan perhatian khusus kepada seluruh personel yang akan bertugas membawa nama daerah. Ia berharap Satpol PP Sidrap mampu menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi, melanjutkan tradisi capaian positif seperti yang pernah diraih Damkar Sidrap di tingkat nasional pada 2024 lalu.
Lebih jauh, Bupati menekankan pentingnya pembentukan karakter aparatur Satpol PP yang tidak hanya tegas dalam penegakan aturan, tetapi juga mampu membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Bukan berarti harus ditakuti, tapi disegani dan juga disenangi. Di mana Satpol PP berada, harus bisa menjadi sosok yang dihormati sekaligus diterima masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga memaparkan hasil inspeksi mendadak yang dilakukannya hingga pukul 02.00 dini hari pascahujan deras di wilayah Kecamatan Maritengngae. Dari hasil sidak, ditemukan sejumlah titik banjir yang dipicu oleh penyumbatan drainase akibat bangunan di atas saluran air, di antaranya di Jalan Lanto Daeng Pasewang.
Menindaklanjuti hal tersebut, ia menginstruksikan Satpol PP untuk bersinergi dengan lurah dan camat melakukan pendekatan persuasif kepada pelaku UMKM yang beraktivitas di atas drainase agar menjaga kebersihan dan tidak menghambat aliran air.
“Satpol PP harus bekerja sama dengan lurah dan semua pihak. Kita ini pemerintah yang mengatur masyarakat, jadi pelanggaran tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Syaharuddin Alrif menyampaikan kebanggaannya atas berbagai capaian Kabupaten Sidrap sepanjang tahun 2026. Menurutnya, prestasi tersebut membuat Sidrap kini menjadi tujuan studi banding bagi daerah lain, termasuk rencana kunjungan Pemerintah Kabupaten Nunukan dan Pemerintah Kabupaten Malinau dalam waktu dekat.
“Target kita bukan lagi keluar daerah untuk studi banding, tapi justru Sidrap menjadi daerah tujuan belajar. Itulah yang sekarang mulai terwujud,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri para asisten, staf ahli, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat struktural dan fungsional, serta PPPK penuh waktu dan paruh waktu.(GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar