Danrem 141 Toddopuli Apresiasi Capaian Sidrap di Bidang Pangan
- account_circle Iful -
- calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
- visibility 154
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali mendapat pengakuan atas keberhasilannya sebagai lumbung pangan di Sulawesi Selatan. Hal itu disampaikan langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 141 Toddopuli, Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, saat melakukan kunjungan resmi ke Kantor Bupati Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Selasa (16/9/2025) malam.
Kunjungan Danrem bersama istri itu disambut hangat Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pertemuan berlangsung penuh keakraban dan membahas berbagai program strategis, mulai dari sektor pangan, energi terbarukan, hingga layanan sosial bagi masyarakat miskin.
Dalam sambutannya, Brigjen Andre Clift Rumbayan mengapresiasi peran besar Sidrap sebagai penopang utama ketahanan pangan Sulawesi Selatan.
“Sidrap layak disebut sebagai lumbung padi Sulsel karena kontribusinya yang sangat besar dalam penyediaan beras. Saya tenang melapor ke Pangdam, karena Sidrap selalu konsisten menjadi pendukung utama stok pangan, khususnya beras,” ungkap Danrem.
Selain pangan, ia juga menyoroti kekompakan Forkopimda Sidrap yang dinilai sebagai modal penting dalam membangun daerah. “Saya bangga Forkopimda Sidrap kompak. Mari kita pertahankan, karena kekompakan inilah kunci keberhasilan,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa Sidrap tidak hanya dikenal sebagai lumbung padi, tetapi juga lumbung telur dan daerah pengembangan energi terbarukan. Menurutnya, berbagai program pemerintah pusat, termasuk Asta Cita Presiden Prabowo di bidang pangan, telah berjalan maksimal di daerahnya.
“Sektor padi, jagung, telur hingga perikanan sudah kita kerjakan dengan baik. Bahkan, Sidrap adalah daerah pertama yang memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Saat ini, kami sedang menyiapkan penambahan kincir angin, dari satu kecamatan menjadi tiga kecamatan, untuk memperkuat posisi Sidrap sebagai daerah percontohan energi terbarukan,” jelas Bupati.
Selain sektor pangan dan energi, Pemkab Sidrap juga fokus pada program sosial yang pro-rakyat. Salah satunya adalah Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.
“Alhamdulillah, sudah ada 100 anak dari keluarga miskin ekstrem yang bersekolah dengan fasilitas layak. Mereka sehat, gizi tercukupi, dan punya kesempatan belajar lebih baik. Ini sejalan dengan arahan Presiden,” tambah Syaharuddin.
Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting, antara lain Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Ketua DPRD Takyuddin Masse, Dandim 1420 Sidrap Letkol Awaloeddin, Kajari Sutikno, Wakapolres Kompol Sulkarnain, Sekda Andi Rahmat Saleh, para asisten, kepala OPD, camat, serta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Kabupaten Sidrap. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar