Dari Desa Buae ke Panggung Provinsi: Jejak Prestasi Ratu Nurhilma Thalita
- account_circle Iful -
- calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
- visibility 203
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK — Di usianya yang baru menginjak 12 tahun, Ratu Nurhilma Thalita sudah menapaki perjalanan yang menginspirasi. Gadis berdarah Bugis–Sunda kelahiran Parepare ini kembali bersiap mengharumkan nama Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Ia terpilih sebagai salah satu finalis Ana Dara Malebbi dan Kallolo Magaretta (AMKM) Sulawesi Selatan 2025 yang akan digelar pada 14 September mendatang.
Putri pasangan Lukman dan Sumiati ini tinggal di Desa Buae, Kecamatan Watang Pulu. Meski tumbuh di lingkungan sederhana, Ratu dikenal sebagai siswi aktif, pekerja keras, dan berani mencoba banyak hal baru. Kini, ia duduk di kelas VII MTsN 2 Pangsid, namun prestasinya sudah menembus panggung kabupaten, provinsi, bahkan nasional.
Segudang Prestasi Sejak Dini
Ratu seolah tidak pernah kehabisan energi untuk berkembang. Di cabang olahraga Taekwondo, ia sudah mengoleksi tiga medali emas bergengsi:
- Emas Pracadet Putri U-37 kg tingkat Provinsi Sulsel, Makassar (2023)
- Emas Pracadet Putri U-48 kg tingkat Provinsi Sulsel, Makassar (2024)
- Emas Pracadet Putri U-48 kg tingkat Nasional di Universitas Hasanuddin, Makassar (Oktober 2024)
Selain di arena bela diri, Ratu juga menjadi bagian dari Polisi Cilik (Pocil) Polres Sidrap angkatan ke-8 tahun 2024. Ia bersama timnya sukses meraih Juara Harapan I di tingkat Polda Sulsel.
Di bidang modeling, langkahnya pun tak kalah gemilang. Tahun ini, ia meraih Runner-up I Wonderful Model Indonesia tingkat Nasional 2025 kategori C di Jakarta, mewakili Sulawesi Selatan. Sebelumnya, ia juga berhasil masuk Top 4 Ana Dara Malebbi dan Kallolo Magaretta Kabupaten Sidrap 2025.
Mimpi Jadi Polwan
Meski prestasinya berderet panjang, Ratu tetap membumi. Di sela kesibukan, ia mengikuti kursus privat Bahasa Inggris dan aktif di kegiatan sekolah, mulai dari drumband hingga gerak jalan indah pada peringatan HUT RI ke-80 tahun ini.
Bagi Ratu, semua pencapaian itu hanyalah pijakan menuju cita-cita besarnya: menjadi seorang Polisi Wanita (Polwan).
“Ratu selalu semangat belajar dan mau mencoba hal-hal baru. Kami sebagai orang tua hanya bisa mendukung dan mendoakan semoga langkahnya selalu dimudahkan,” tutur sang ibunda, Sumiati, penuh kebanggaan.
Harapan Sidrap
Keikutsertaannya dalam ajang AMKM Sulsel 2025 menjadi tantangan baru bagi Ratu. Di kategori B putri (usia 9–12 tahun), ia akan bersaing dengan ratusan peserta berbakat dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Ajang ini bukan hanya sekadar lomba kecantikan dan bakat. Para juara AMKM tingkat provinsi nantinya akan mewakili Sulsel di kancah nasional, yang dijadwalkan berlangsung pada Januari 2026 mendatang.
“Kami sangat berharap doa dan dukungan masyarakat Sidrap agar Ratu bisa tampil maksimal, membawa nama daerah ini lebih dikenal, bahkan hingga tingkat nasional,” harap sang ibu.
Dengan tekad kuat, segudang prestasi, dan dukungan penuh keluarga serta masyarakat, langkah kecil Ratu Nurhilma Thalita dari Desa Buae kini membawanya menuju panggung besar Sulawesi Selatan. Dari desa yang tenang, ia berlari menuju mimpi besar: mengukir sejarah baru untuk Sidrap. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar