Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » “60 Hektare Tanah Negara Diduga Dijual Ilegal, DPRD Sidrap Bentuk Satgassus Bongkar Mafia HGU”

“60 Hektare Tanah Negara Diduga Dijual Ilegal, DPRD Sidrap Bentuk Satgassus Bongkar Mafia HGU”

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
  • visibility 626
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 SIDRAP, KBK — Dugaan praktik mafia tanah kembali mencuat di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Sedikitnya 60 hektare lahan berstatus Hak Guna Usaha (HGU) eks Margareksa, yang sejatinya merupakan aset negara, diduga diperjualbelikan secara ilegal oleh oknum tertentu.

Ironisnya, lahan tersebut bahkan disebut-sebut telah bersertifikat atas nama pihak-pihak tertentu yang diduga tidak memiliki hak sama sekali.

Aroma pelanggaran hukum ini diungkap langsung oleh warga dari tiga desa—Bendoro, Talumae, dan Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng—dalam aksi penyampaian aspirasi di Gedung DPRD Sidrap, Senin (28/7/2025). Sekitar 150 warga mendesak DPRD segera membentuk tim khusus untuk mengusut praktik yang dianggap merugikan negara sekaligus mencederai hak masyarakat lokal.

Wakil Ketua DPRD Sidrap, Arifin Damis (PKS), yang menerima langsung aspirasi bersama anggota dewan lainnya—H. Abd Rahman 75 (NasDem), H. Sudarno (Gerindra), dan Agus Syam (PKS)—menegaskan komitmen lembaganya.

“Kami akan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgassus) untuk menyelidiki kasus ini secara menyeluruh. Ini bukan perkara kecil karena menyangkut aset negara yang tidak bisa diperjualbelikan seenaknya,” tegas Arifin.

Menurut laporan warga, modus yang digunakan oknum terduga mafia tanah adalah mengklaim tanah eks HGU sebagai milik pribadi melalui skema ganti rugi ilegal. Lebih parah lagi, disebutkan adanya keterlibatan preman bayaran untuk menekan warga agar tidak melakukan perlawanan atau mengajukan klaim hak atas lahan tersebut.

H. Abd Rahman 75 menyampaikan keprihatinannya:

“Ini persoalan lama yang dibiarkan berlarut-larut. Sudah saatnya ada langkah hukum tegas. DPRD akan mengawal kasus ini sampai tuntas.”

Sementara itu, H. Sudarno menegaskan perlunya menghadirkan semua pihak terkait:

“Kami akan memanggil kepolisian, kejaksaan, BPN, dan instansi teknis lainnya dalam RDP. Tidak boleh ada lagi celah bagi mafia tanah untuk beraksi.”

Dalam aksinya, warga menyampaikan lima tuntutan utama, di antaranya meminta aparat penegak hukum:

  1. Menelusuri alur kepemilikan lahan dan penerbitan sertifikat atas tanah negara yang diduga dijual.
  2. Menindak tegas aktor intelektual di balik praktik mafia tanah yang memicu konflik horizontal serta memperburuk ketimpangan agraria.

Pembentukan Satgassus DPRD Sidrap disebut menjadi langkah awal untuk menyingkap praktik yang disinyalir telah berlangsung selama bertahun-tahun.

“Kami menuntut keadilan. Tanah ini milik negara, tapi malah diperjualbelikan oleh oknum yang tidak berhak,” tegas salah satu perwakilan warga.

Kasus ini akan menjadi ujian serius bagi integritas DPRD dan aparat penegak hukum untuk menyelesaikan sengkarut agraria di Sidrap, sekaligus menekan praktik mafia tanah yang terus merugikan negara dan rakyat. (GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Patampanua Lerai Amukan Massa Dan Amankan Residivis Pelaku Pencuri Itik di Desa Mattiroade

    Polsek Patampanua Lerai Amukan Massa Dan Amankan Residivis Pelaku Pencuri Itik di Desa Mattiroade

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Haji Bintang
    • visibility 626
    • 0Komentar

    PINRANG, KABAR KITA – Viral di beberapa media sosial seorang pemuda di amuk massa lantaran kedapatan mencuri puluhan ternak itik salah satu warga di Desa Mattiroade Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang pada Jumat pagi (02/05/2025). Dari informasi itulah serta laporan salah satu warga kepada Kapolsek Patampanua Iptu Muis Panrita sehingga personil Polsek gabungan dari Patampanua langsung […]

  • Polres Sidrap Gelar Pasar Murah, Fantry: Tekan Lonjakan Harga Jelang Idul Fitri

    Polres Sidrap Gelar Pasar Murah, Fantry: Tekan Lonjakan Harga Jelang Idul Fitri

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 103
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Polres Sidrap menggelar kegiatan pasar murah di halaman Mapolres Sidrap, Jalan Bau Massepe No.1, Kabupaten Sidenreng Rappang, Jumat (13/3/2026) siang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian kepolisian kepada masyarakat, khususnya menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, di mana kebutuhan pokok biasanya mengalami peningkatan harga. […]

  • Kapolres Enrekang Bersama Jajaran  Mengikuti   Zoom Meeting Anev Kamtibmas.Digelar Polda SulSel.

    Kapolres Enrekang Bersama Jajaran  Mengikuti   Zoom Meeting Anev Kamtibmas.Digelar Polda SulSel.

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 49
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID— Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Enrekang pada khususnya, Kapolres Enrekang bersama segenap PJU jajaran mengikuti kegiatan Zoom Meeting Analisis dan Evaluasi se pekan yang digelar oleh polda sulsel , pada tingkat polres Enrekang dilaksanakan di ruang Vidcom Mapolres Enrekanh, pada Senin (21/9/2026) Kegiatan yang berlangsung secara […]

  • Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas  dan Damkar Berupaya Padamkan Kebakaran Hutan di Gunung Rajang

    Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas  dan Damkar Berupaya Padamkan Kebakaran Hutan di Gunung Rajang

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas  dan Damkar Berupaya Padamkan Kebakaran Hutan di Gunung Rajang ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Babinsa Koramil 1419-04/Alla bersama personel Polsek Alla, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan masyarakat setempat terus berupaya melakukan pemadaman kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Gunung Rajang, Dusun Wai Butu, Desa Pana, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang.Rabu. (26/8/2026) Upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan peralatan […]

  • Kanit Reskrim dan Bhabinkamtibmas Polsek Enrekang Mengawasi Tes Urine di Lapas Kabupaten Enrekang

    Kanit Reskrim dan Bhabinkamtibmas Polsek Enrekang Mengawasi Tes Urine di Lapas Kabupaten Enrekang

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 427
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA,CO.ID-Terkait Permintaan Kepala Lapas Kabupaten Enrekang tentang pengawasan tes urine tahanan di Lapas Enrekang, Kanit Reskrim dan Bhabinkamtibmas Polsek Enrekang di perintahkan untuk mengikuti kegiatan tersebut Pada hari Jumat (11/07/2025). Dalam Kegiatan tersebut bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di dalam Lapas, menjaga integritas petugas dan menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Pengawasan Kegiatan yang […]

  • Ketua Depicab SOKSI Pinrang Hastan Mattanete Tegaskan Komitmen Perkuat Konsolidasi dan Pengembangan Organisasi

    Ketua Depicab SOKSI Pinrang Hastan Mattanete Tegaskan Komitmen Perkuat Konsolidasi dan Pengembangan Organisasi

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 293
    • 0Komentar

    PINRANG, KBK — Ketua Dewan Pimpinan Cabang Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depicab SOKSI) Kabupaten Pinrang, Hastan Mattanete, memimpin langsung pelaksanaan Rapat Pleno Pengurus SOKSI Kabupaten Pinrang, yang digelar sebagai langkah strategis memperkuat konsolidasi internal serta mengarahkan pengembangan organisasi ke depan, Selasa (22/10/2025). Dalam rapat pleno yang dihadiri para pengurus dan jajaran bidang, Hastan menegaskan […]

expand_less