Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dari Kebun ke Pasar Digital, UNIMEN dan UHO Ubah Potensi Kakao Desa Mata Allo

Dari Kebun ke Pasar Digital, UNIMEN dan UHO Ubah Potensi Kakao Desa Mata Allo

  • account_circle Basir
  • calendar_month 37 menit yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID— Petani kakao di Desa Mata Allo, Kabupaten Enrekang, didorong tidak lagi bergantung pada penjualan biji kakao kering. Melalui teknologi pengolahan dan pemasaran digital, komoditas perkebunan tersebut diarahkan menjadi produk olahan dengan nilai ekonomi lebih tinggi. Rabu( 4/11/2026)

Upaya itu dilakukan Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) bersama Universitas Halu Oleo (UHO) melalui Program Kosabangsa 2026 yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM).

Program bertajuk Hilirisasi Produk Olahan Kakao melalui Penerapan Teknologi Natural-Based Alkalization dan Pemasaran Digital untuk Penguatan Ekonomi Masyarakat Desa Mata Allo Enrekang tersebut menyasar persoalan yang kerap dihadapi masyarakat penghasil komoditas pertanian: keterbatasan kemampuan mengolah bahan mentah menjadi produk bernilai tambah dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Salah satu teknologi yang diperkenalkan adalah Natural-Based Alkalization, yakni teknik pengolahan biji kakao dengan memanfaatkan bahan alkali alami. Teknologi ini diarahkan untuk menghasilkan bubuk kakao dengan warna lebih baik, tingkat keasaman lebih rendah, serta cita rasa yang lebih seimbang dan konsisten.

Bagi masyarakat Desa Mata Allo, penerapan teknologi tersebut membuka peluang untuk mengembangkan usaha yang tidak berhenti pada produksi biji kakao. Bahan baku yang sebelumnya dipasarkan dalam bentuk mentah diharapkan dapat diolah menjadi produk dengan karakteristik dan nilai jual yang lebih kompetitif.

Untuk mendukung proses produksi, program ini menyiapkan sejumlah peralatan pengolahan, antara lain mesin sangrai, pemecah dan pemisah kulit biji, oven, penggiling kakao, mesin press hidraulik, serta hammer mill. Pengadaan peralatan tersebut disertai penyusunan standar operasional prosedur (SOP) penanganan pascapanen dan pengolahan agar proses produksi berlangsung lebih terarah.

Program ini melibatkan dua kelompok masyarakat sebagai mitra utama. Kelompok Tani Salu Bendo’ memiliki 19 anggota, sedangkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Al Hadi beranggotakan 20 orang. Keduanya diarahkan mengambil peran berbeda tetapi saling melengkapi dalam membangun usaha kakao berbasis potensi lokal.

Keterlibatan perempuan menjadi salah satu bagian penting dari program tersebut. KWT Al Hadi diarahkan untuk mengembangkan diversifikasi produk, identitas merek, desain kemasan, hingga promosi dan pemasaran digital.

Dengan demikian, peran perempuan tidak hanya berada pada proses pengolahan, tetapi juga diperluas ke aspek pengembangan produk dan pengelolaan pasar. Keterampilan tersebut diharapkan membuka peluang usaha produktif sekaligus memperkuat posisi perempuan dalam aktivitas ekonomi desa.

Ketua Kelompok Tani Salu Bendo’, Sopian, S.Pd., menyambut baik pendampingan yang diberikan kepada para petani. Ia berharap pengetahuan dan teknologi pengolahan yang diperkenalkan dapat membantu kelompoknya mengembangkan hasil kakao agar tidak hanya dijual sebagai biji kering.

Harapan serupa disampaikan Ketua KWT Al Hadi, Nida Wahyuni. Menurutnya, keterampilan pengolahan perlu diikuti kemampuan mengemas dan memasarkan produk secara menarik agar dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.

“Karena itu, penguatan produksi dalam program ini berjalan beriringan dengan pengembangan pemasaran digital. Masyarakat didorong membangun identitas merek, desain kemasan, akun media sosial bisnis, toko pada marketplace, serta laman digital yang terintegrasi dengan kanal pemasaran,” katanya, Sabtu (31/10/2026).

Strategi tersebut diarahkan agar produk kakao Desa Mata Allo memiliki identitas yang lebih kuat dan tidak hanya bergantung pada pemasaran konvensional. Akses pasar digital juga diharapkan membuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal oleh konsumen di luar wilayah Enrekang.

Program Kosabangsa 2026 ini dilaksanakan oleh tim UNIMEN yang dipimpin Dr. Asbar, M.Pd., M.Hum., bersama anggota Nirma Septia Ramlan Anjas, S.P., M.Si. dan Zarina, S.Pd., M.Ak. Tim pendamping dari UHO dipimpin Prof. Dr. H. Tamrin, S.P., M.P., bersama Dr. Nini Mila Rahni, S.P., M.P.

Kepala Desa Mata Allo, Usman Rasi, turut mendukung pelaksanaan program tersebut. Dukungan pemerintah desa diharapkan memperkuat koordinasi dan partisipasi masyarakat, sekaligus membantu menjaga keberlanjutan kegiatan setelah masa pendampingan perguruan tinggi berakhir.

“Tantangan berikutnya adalah memastikan teknologi dan peralatan yang diperkenalkan benar-benar digunakan secara berkelanjutan, keterampilan masyarakat berkembang menjadi kemampuan produksi mandiri, serta produk yang dihasilkan mampu menembus pasar,” ujar Usman.

Di titik inilah keberhasilan hilirisasi kakao Desa Mata Allo akan diuji. Bukan semata pada tersedianya mesin pengolahan atau terbentuknya kanal pemasaran digital, melainkan pada kemampuan masyarakat mengelola usaha, menjaga kualitas produk, dan memperoleh nilai ekonomi yang lebih besar dari komoditas yang mereka hasilkan.

Melalui kolaborasi UNIMEN dan UHO, Program Kosabangsa 2026 membawa satu agenda penting: mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi penghasil bahan baku, tetapi juga menjadi pelaku dalam rantai nilai produk kakao. ( Ombass)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Basir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lama Tak Tersentuh, Jalan Desa Sipodeceng Akhirnya Dibangun, Bupati Sidrap Turun Mengawasi

    Lama Tak Tersentuh, Jalan Desa Sipodeceng Akhirnya Dibangun, Bupati Sidrap Turun Mengawasi

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SIDRAP — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, turun langsung melakukan kontrol dan pengawasan pengerjaan jalan desa di Desa Sipodeceng, Kecamatan Baranti, Sabtu (5/9/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pengerjaan ruas jalan Sipodeceng–Dea berjalan sesuai rencana. Ruas jalan yang dikerjakan memiliki panjang sekitar 2 kilometer. Syaharuddin mengatakan, pembangunan jalan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah […]

  • HMI Soroti Ketidakhadiran DPRD Enrekang di Tengah Krisis BBM, LPG dan Listrik

    HMI Soroti Ketidakhadiran DPRD Enrekang di Tengah Krisis BBM, LPG dan Listrik

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 136
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO. ID— Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Enrekang kembali menggelar aksi unjuk rasa, Senin (14/9/2026). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes atas kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), LPG, serta pemadaman listrik yang terjadi berulang di Kabupaten Enrekang. Massa aksi mendatangi dua lokasi, yakni Mapolres Enrekang dan Kantor DPRD Kabupaten Enrekang. Mereka mendesak aparat penegak […]

  • HPMM Gelar Unjuk Rasa Desak Polda Sulsel Tangkap Pelaku Pembusuran

    HPMM Gelar Unjuk Rasa Desak Polda Sulsel Tangkap Pelaku Pembusuran

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 273
    • 0Komentar

    MAKASSAR,KABAR KITA.CO.ID– Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu (HPMM) menggelar aksi unjuk rasa di halaman Polda Sulsel. Rabu (5/10/2025) siang. Aksi unjuk rasa yang diikuti ratusan anggota HPMM ini, mendesak pihak Polda Sulsel untuk menangkap pelaku pembusuran yang terjadi di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. Kordinator aksi, Qalam menilai jika penanganan kasus yang ditangani pihak Polsek Rappocini dinilai […]

  • Mimpi Politik Berujung Pidana: Annar Salahuddin Didakwa Otaki Proyek Uang Palsu

    Mimpi Politik Berujung Pidana: Annar Salahuddin Didakwa Otaki Proyek Uang Palsu

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 503
    • 0Komentar

    GOWA – Pengadilan Negeri Gowa menggelar sidang perdana terhadap Annar Salahuddin Sampetoding (63), terdakwa kasus peredaran uang rupiah palsu, Rabu (21/5/2025). Dalam sidang yang menarik perhatian publik ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gowa membeberkan kronologi keterlibatan Annar dalam skema pemalsuan mata uang. Menurut dakwaan JPU, kasus ini bermula saat Annar menyuruh saksi Muhammad […]

  • Truk Material Terus Berdatangan, Percepat Pembangunan Sasaran Fisik TMMD Ke-129 Kodim 1404/Pinrang

    Truk Material Terus Berdatangan, Percepat Pembangunan Sasaran Fisik TMMD Ke-129 Kodim 1404/Pinrang

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 71
    • 0Komentar

    PINRANG,KABAR KITA.CO.ID’–Mobil truk pengangkut material timbunan terus berdatangan ke lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1404/Pinrang di Desa Tanratuo, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, Jumat (24/07/2026). Kedatangan material tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan penyelesaian sasaran fisik TMMD. Material timbunan yang diangkut menggunakan truk langsung diturunkan di titik-titik pekerjaan untuk selanjutnya diratakan dengan […]

  • Polres Sidrap–Bulog Kolaborasi Jaga Stabilitas Ketersediaan Beras

    Polres Sidrap–Bulog Kolaborasi Jaga Stabilitas Ketersediaan Beras

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 328
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Kapolres Sidrap, AKBP Fantry Taherong, bersama Wakil Perum Bulog Cabang Sidrap dan pejabat Polres Sidrap mengikuti Zoom Meeting dalam rangka Launching Gerakan Pangan Murah Serentak di seluruh Indonesia, Jumat (…). Kegiatan ini digelar untuk memastikan ketersediaan bahan pangan, khususnya beras, serta menjaga stabilitas harga di pasaran demi terwujudnya ketahanan pangan masyarakat. Kapolres […]

expand_less