Dari Sidrap untuk Indonesia, Kerja Sama Antardaerah Jadi Kunci Jaga Pasokan Nasional
- account_circle Uterus
- calendar_month 58 menit yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDRAP — Semangat memperkuat kerja sama antardaerah untuk menjaga ketersediaan pasokan dan memperkokoh ketahanan ekonomi nasional dibawa Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam Forum Kerja Sama Perdagangan Antardaerah.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangkaian Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 di Nusantara 1, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (27/8/2026).
Forum yang diselenggarakan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ini menghadirkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, serta mitra bisnis untuk membahas strategi memperlancar distribusi komoditas, memperluas akses pasar, dan meningkatkan daya saing produk unggulan daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI Iqbal Shoffan Shofwan, M.Si., Wakil Ketua Umum APKASI yang juga Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Bupati Klungkung I Made Satria, Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution, serta Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin.
Dalam forum tersebut, ditegaskan pentingnya kolaborasi antardaerah sebagai fondasi menjaga stabilitas pasokan nasional. Kerja sama yang terbangun diharapkan mampu menciptakan distribusi barang yang lebih efisien, menjaga kestabilan harga, sekaligus membuka peluang baru bagi pengembangan produk unggulan daerah.
Melalui forum bertema “Penguatan Perdagangan Antardaerah untuk Stabilitas Pasokan dan Ketahanan Nasional” tersebut, Sidrap bersama pemerintah daerah lainnya memperkuat komitmen membangun jejaring perdagangan yang saling menguntungkan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghubungkan daerah sentra produksi dengan wilayah yang membutuhkan pasokan komoditas.
Bagi Sidrap, kerja sama perdagangan antardaerah menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi lokal sekaligus memperkuat hubungan ekonomi dengan berbagai wilayah di Indonesia.
Kolaborasi antarwilayah dinilai mampu membuka akses pasar yang lebih luas dan memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha serta masyarakat.
Rangkaian forum berlangsung melalui sesi dialog interaktif yang membahas peluang, tantangan, dan strategi penguatan perdagangan antardaerah. Para kepala daerah, pemerintah pusat, dan pelaku usaha saling berbagi gagasan untuk membangun ekosistem perdagangan yang lebih terhubung.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menandatangani nota kesepakatan kerja sama (MoU).
Kesepakatan tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat hubungan perdagangan, membuka peluang investasi, serta mengembangkan potensi komoditas unggulan kedua daerah.
Dari forum tersebut, Sidrap menunjukkan peran aktif dalam membangun konektivitas ekonomi antarwilayah. Sinergi antardaerah diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam menjaga pasokan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan memperkuat ketahanan nasional. (*)
- Penulis: Uterus

Saat ini belum ada komentar