Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Empat Bulan Bergulir, Korban Dugaan Pemerasan Oknum Siber Polda Sulteng Masih Menanti Kepastian Hukum

Empat Bulan Bergulir, Korban Dugaan Pemerasan Oknum Siber Polda Sulteng Masih Menanti Kepastian Hukum

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK – Penanganan dugaan kasus pemerasan yang diduga melibatkan sejumlah oknum anggota Unit Siber Polda Sulawesi Tengah hingga kini belum menunjukkan kepastian hukum. Meski telah berlangsung sekitar empat bulan sejak mencuat pada April 2026, perkembangan perkara tersebut dinilai belum memberikan kejelasan bagi pihak korban.

Korban berinisial MS bersama tiga rekannya mengaku telah menjalani pemeriksaan intensif oleh tim Bidang Paminal Propam Polda Sulawesi Tengah yang turun langsung melakukan penyelidikan pada 16 hingga 19 Juni 2026. Pemeriksaan berlangsung selama beberapa hari, termasuk konfrontasi terhadap para pihak yang dianggap mengetahui rangkaian peristiwa tersebut.

Menurut keterangan korban, dugaan pemerasan bermula saat dirinya bersama tiga rekannya diamankan atas dugaan tindak pidana penipuan. Dalam proses tersebut, korban mengaku terjadi negosiasi yang berujung pada kesepakatan penyerahan uang sebesar Rp600 juta, setelah sebelumnya disebut diminta membayar Rp900 juta.

Korban menyebut uang tersebut diserahkan dalam dua tahap, yakni Rp320 juta melalui transfer ke rekening yang disebut ditunjuk oleh oknum petugas, sedangkan Rp280 juta lainnya diberikan secara tunai di wilayah Aressie, Kecamatan Baranti, perbatasan Kabupaten Sidrap dan Pinrang.

Selain uang, korban juga mengaku sejumlah barang elektronik turut diamankan, terdiri atas puluhan telepon genggam dan dua unit laptop. Menurut korban, sebagian barang telah dikembalikan sesuai kesepakatan, namun masih ada barang yang belum diterima kembali.

Korban juga mempertanyakan adanya dugaan perbedaan antara jumlah uang dan barang yang diserahkan dengan yang tercantum dalam laporan resmi. Ia mengklaim total uang yang diserahkan mencapai Rp600 juta, sementara yang dilaporkan sebagai barang bukti hanya sekitar Rp320 juta disertai 48 unit telepon genggam. Padahal, menurut pengakuannya, jumlah perangkat yang diamankan mencapai 72 unit serta dua unit laptop.

Kasus tersebut kemudian menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial. Sejumlah oknum anggota Unit Siber Polda Sulawesi Tengah dikabarkan telah menjalani pemeriksaan internal oleh Propam.

Korban mengaku sempat optimistis karena tim Paminal dinilai bekerja secara profesional saat melakukan pemeriksaan terhadap dirinya maupun para saksi. Namun hingga kini, ia menyatakan belum menerima informasi resmi mengenai hasil penyidikan maupun tindak lanjut terhadap para terperiksa.

Menurut korban, penyidik Paminal beberapa kali menyampaikan bahwa perkara tersebut akan diselesaikan secepatnya mengingat menjadi perhatian publik. Korban juga masih menunggu pengembalian uang maupun barang elektronik yang disebut akan diproses setelah pemeriksaan selesai.

Di tengah belum adanya kejelasan, berbagai spekulasi pun bermunculan di masyarakat. Namun demikian, hingga saat ini belum terdapat bukti yang dapat memastikan adanya upaya sengaja memperlambat ataupun menghentikan penanganan perkara. Dugaan tersebut tetap memerlukan pembuktian melalui mekanisme pengawasan dan penyelidikan yang objektif.

Masyarakat berharap Divisi Propam Polri, pengawas internal, maupun lembaga pengawas eksternal seperti Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) turut mengawal penanganan perkara ini serta memberikan penjelasan terbuka mengenai perkembangan prosesnya.

Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran etik atau disiplin, masyarakat berhak mengetahui tindak lanjut yang diberikan. Sebaliknya, apabila masih terdapat kendala dalam pembuktian, penjelasan resmi juga diperlukan agar tidak memunculkan berbagai asumsi di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari Polda Sulawesi Tengah maupun Bidang Propam terkait perkembangan terbaru penanganan perkara tersebut. Oleh karena itu, seluruh dugaan yang disampaikan korban masih merupakan bagian dari proses pemeriksaan internal dan menunggu hasil resmi dari pihak berwenang.

Kasus ini menjadi perhatian publik sekaligus menjadi ujian terhadap komitmen penegakan hukum yang profesional, transparan, dan akuntabel dalam penanganan dugaan pelanggaran yang melibatkan aparat penegak hukum.(GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asah Mental Kadet KKRI, Kodim 1419/Eenrekang Gelar Tes Psikologi Digital

    Asah Mental Kadet KKRI, Kodim 1419/Eenrekang Gelar Tes Psikologi Digital

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 117
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID – Di tengah hiruk pikuk kemajuan teknologi, Kodim 1419/Enrekang mengambil langkah inovatif untuk menanamkan nilai-nilai luhur bela negara pada generasi penerus bangsa. Melalui sebuah tes psikologi online yang modern, para siswa Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) SMAN 2 Enrekang. Kamis, April 2025, diajak untuk mengukur dan memperkuat fondasi mental serta karakter kebangsaan mereka. […]

  • Dugaan Mark Up Proyek Fisik Pinrang, ITCW Bakal Lapor Ke Polda

    Dugaan Mark Up Proyek Fisik Pinrang, ITCW Bakal Lapor Ke Polda

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Haji Bintang
    • visibility 178
    • 0Komentar

    PINRANG, KABARKITA – Mafia proyek fisik mulai menjadi sorotan yang dikerjakan di Kabupaten Pinrang. Indonesia Timur Coruption Watch atau ITCW yang sejak awal pengerjaan hingga selesai dikerjakan melakukan pengumpulan data. Koordinator ITCW, Jasmir L. Lainting menuturkan sejak awal pihaknya sebagai bagian dari masyarakat melakukan kontro sosial. “Alhamdullillah sejumlah ruas jalan mendapat perhatian besar tahun ini […]

  • Sat. Reskrim Sidrap Perkuat Kepedulian Sosial melalui Jumat Berkah

    Sat. Reskrim Sidrap Perkuat Kepedulian Sosial melalui Jumat Berkah

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle kabarkita
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sidrap, Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan, Satuan Reskrim Polres Sidrap melaksanakan kegiatan sambang sekaligus menyalurkan bantuan sembako berupa beras dan telur kepada warga kurang mampu di wilayah Kelurahan Majjelling Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap, Jumat (5/6/26) siang Aksi humanis tersebut dilaksanakan dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga yang membutuhkan bantuan. Kapolres Sidrap Akbp […]

  • Bentuk Karakter Generasi Muda yang Tangguh, Kodim 1419/Enrekang Isi Kegiatan MPLS di SMKS Latanro

    Bentuk Karakter Generasi Muda yang Tangguh, Kodim 1419/Enrekang Isi Kegiatan MPLS di SMKS Latanro

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 322
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA,CO.ID- – Kodim 1419/Enrekang melalui anggota yang dipimpin Lettu Kav David turut mengisi kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 di SMKS Latanro, Jalan G. Latimojong No.19, Kecamatan Galonta, Kabupaten Enrekang, Kamis (18/7/2025). Sebanyak 150 siswa baru mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Kegiatan MPLS diisi dengan beragam aktivitas pembentukan karakter, seperti Latihan […]

  • Ngopi Bareng, Jalin Keakraban Warga Dan Satgas TMMD Kodim 1419 Enrekang DiLokasi Pengerjaan Fisik

    Ngopi Bareng, Jalin Keakraban Warga Dan Satgas TMMD Kodim 1419 Enrekang DiLokasi Pengerjaan Fisik

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 357
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID- Suasana kebersamaan dan keakraban terlihat jelas di lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 1419/Enrekang. Di sela-sela padatnya aktivitas mengerjakan sasaran fisik, para personel Satgas TMMD memanfaatkan waktu istirahat untuk bercengkerama bersama masyarakat setempat, Senin (28/7/2025). Dengan penuh keakraban, anggota Satgas TMMD duduk bersama warga sambil menikmati suguhan sederhana berupa kopi […]

  • Peduli Lingkungan, Komunitas Peduli Lingkungan Bersama Himpunan Insan Pers (Hipsi ) Enrekang  Bersih-Bersih Sampah di Lokasi  Destinasi Wisata SWISS.

    Peduli Lingkungan, Komunitas Peduli Lingkungan Bersama Himpunan Insan Pers (Hipsi ) Enrekang  Bersih-Bersih Sampah di Lokasi  Destinasi Wisata SWISS.

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 52
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID,–Komunitas Peduli Lingkungan kembali menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Wilayah Sungai Saddang (SWISS), Kabupaten Enrekang, Jumat (7/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Enrekang dan Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia (HIPSI) Enrekang. Aksi kerja bakti menyasar area taman dan sepanjang bantaran Sungai Saddang yang merupakan salah satu ruang terbuka publik dan […]

expand_less