Karutan Malino Berikan Pembekalan Mendalam Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan kepada Peserta Magang Kemnaker
- account_circle Iful -
- calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
- visibility 23
- comment 0 komentar

MALINO, KBK — Rutan Kelas IIB Malino kembali melanjutkan rangkaian Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Pada hari kedua pelaksanaan, Selasa (25/11/2025), para peserta magang mendapatkan pembekalan komprehensif mengenai tugas, fungsi, serta ruang lingkup kerja pemasyarakatan. Materi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Rutan Malino, Dedy Sutriady Rijal, bertempat di Aula Rutan.
Kegiatan pembekalan ini menjadi bagian penting dalam upaya menghadirkan pengalaman belajar yang utuh bagi peserta magang, khususnya dalam memahami peran sentral lembaga pemasyarakatan dalam sistem peradilan pidana nasional. Dalam sesi penyampaian materi, Kepala Rutan menjelaskan secara rinci mandat utama pemasyarakatan, meliputi pembinaan, pengamanan, pengawasan, pelayanan, serta pemenuhan hak-hak warga binaan pemasyarakatan.
Dedy Sutriady Rijal menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas pemasyarakatan tidak hanya bergantung pada aspek teknis, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Oleh karena itu, profesionalitas, integritas, dan empati menjadi tiga pilar utama yang wajib dipahami dan diinternalisasi oleh setiap petugas pemasyarakatan, termasuk para calon tenaga kerja yang tengah mengikuti program pemagangan.
“Pemasyarakatan bukan sekadar institusi yang menjalankan fungsi penjagaan, tetapi juga lembaga yang memfasilitasi proses pembinaan agar warga binaan dapat kembali berdaya dan diterima masyarakat. Setiap petugas dituntut untuk mampu menjadi pembina, pengayom, sekaligus teladan,” ujar Kepala Rutan dalam sambutannya. Ia berharap para peserta magang dapat memahami karakteristik khusus lingkungan pemasyarakatan sehingga mampu mengembangkan sikap profesional saat terjun ke dunia kerja.
Antusiasme peserta magang terlihat jelas selama proses pembekalan. Sesi dialog interaktif yang disediakan memunculkan berbagai pertanyaan terkait pola pembinaan narapidana, prosedur pengamanan, alur koordinasi antar-seksi, penerapan standar operasional (SOP), hingga adaptasi teknologi dalam mendukung layanan pemasyarakatan. Pertukaran gagasan tersebut diharapkan dapat memperkuat wawasan peserta mengenai kompleksitas dan tantangan kerja di lingkungan pemasyarakatan.
Lebih lanjut, Kepala Rutan menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dirancang sebagai sarana penyiapan generasi muda yang siap menghadapi dinamika dunia kerja. Dengan memahami struktur organisasi, kultur kerja, serta nilai dasar pemasyarakatan, para peserta diharapkan mampu mengembangkan kompetensi diri yang relevan dengan kebutuhan instansi pemerintah maupun sektor lain yang memerlukan tingkat disiplin tinggi.
Program pemagangan ini akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan dengan agenda praktik lapangan di berbagai seksi layanan Rutan Malino, seperti Seksi Pelayanan Tahanan, Seksi Pembinaan Narapidana, dan subseksi terkait lainnya. Melalui praktik langsung tersebut, peserta akan memperoleh gambaran nyata mengenai pola kerja, sistem pelayanan, serta mekanisme pengambilan keputusan di lingkungan pemasyarakatan.
Dengan terselenggaranya pembekalan ini, Rutan Kelas IIB Malino menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan SDM muda yang berkompeten serta berintegritas, sekaligus memperkuat kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan dan Kementerian Ketenagakerjaan dalam mencetak tenaga kerja yang siap berkontribusi bagi pembangunan nasional.(Gnd)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar