Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Konferensi Pers Polda Sulsel Ungkap 11 Modus Tindak Pidana Siber, 22 Tersangka Diamankan

Konferensi Pers Polda Sulsel Ungkap 11 Modus Tindak Pidana Siber, 22 Tersangka Diamankan

  • account_circle Basir
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ENREKANG,KABAR KITS.CO.ID–Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana siber berupa penipuan online yang terjadi di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan dalam tiga bulan terakhir tahun 2026.

Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Lobi Mapolda Sulsel, Senin (7/9/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., bersama Kasubdit Siber AKBP Jan Manto Hasiholan, S.H., S.I.K., M.H.

Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Sulsel menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bentuk komitmen Polda Sulsel dalam memberantas tindak pidana siber, khususnya penipuan online yang menyasar masyarakat dengan berbagai modus.

“Pengungkapan ini merupakan hasil kerja Ditreskrimsus Polda Sulsel dalam menangani laporan masyarakat terkait tindak pidana siber yang terjadi di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan,” ujar Kabid Humas.

Dari hasil pengungkapan selama tiga bulan terakhir, penyidik berhasil mengungkap 11 modus penipuan online dengan total 22 orang tersangka, yang terdiri dari 18 laki-laki dan 4 perempuan.

Adapun modus yang berhasil diungkap di antaranya adalah lelang mobil, dengan satu tersangka berinisial WK yang saat ini berada di Lapas Humbahas, Sumatera Utara. Dalam kasus tersebut, korban dari Kota Makassar mengalami kerugian sebesar Rp120 juta.

Selanjutnya, modus penjualan susu untuk kebutuhan dapur SPPG (MBG) dengan satu tersangka berinisial H yang diamankan di Kolaka. Kasus tersebut menimbulkan kerugian Rp120 juta dari empat korban yang berasal dari Kota Makassar dan Kabupaten Maros.

Penyidik juga mengungkap modus penjualan bibit kelapa sawit dengan tiga tersangka berinisial A, AA dan S di Kabupaten Wajo. Korban yang berasal dari Kabupaten Maros mengalami kerugian Rp2,75 juta.

Modus lainnya berupa penipuan lowongan pekerjaan di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan satu tersangka berinisial A yang diamankan di Kabupaten Mamasa. Tiga korban masing-masing berasal dari Makassar, Jeneponto dan Takalar, dengan total kerugian Rp20 juta.

Kemudian, modus penjualan segitiga bata ringan dengan satu tersangka berinisial LS di Kabupaten Soppeng. Dua korban dari Makassar dan Maros mengalami kerugian sebesar Rp15 juta.

Polda Sulsel juga mengungkap modus segitiga motor dengan dua tersangka berinisial S dan CRR yang diamankan di wilayah Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Enrekang. Dalam kasus tersebut, korban dari Kabupaten Maros mengalami kerugian Rp15,5 juta.

Modus penjualan telepon seluler iPhone turut berhasil diungkap dengan enam tersangka berinisial M, A, R, RF, N dan F di Kota Parepare. Tiga korban dari Makassar dan Bantaeng mengalami kerugian sebesar Rp29 juta.

Selain itu, terdapat modus pengajuan bantuan yang mengatasnamakan Menteri Keuangan RI, dengan satu tersangka berinisial TR di Kabupaten Sidrap. Korban yang berasal dari Kabupaten Bone mengalami kerugian hingga Rp217 juta.

Penyidik juga mengungkap modus segitiga penjualan BBM jenis solar dengan tiga tersangka berinisial O, AG dan M di Kota Makassar. Dalam kasus ini, korban dari Kabupaten Bone mengalami kerugian Rp23 juta.

Modus segitiga penjualan kerbau (tedong) juga berhasil diungkap dengan satu tersangka berinisial ES yang berada di Lapas Mamasa. Korban dari Kota Makassar mengalami kerugian sebesar Rp20 juta.

Sementara itu, kasus dengan nilai kerugian terbesar berasal dari modus penipuan kerja paruh waktu (part time). Dalam kasus tersebut, dua tersangka berinisial B dan RP yang diamankan di Kota Batam menyebabkan korban dari Kabupaten Sidrap mengalami kerugian mencapai Rp614 juta.

Dalam pengungkapan 11 kasus tersebut, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 27 unit telepon seluler berbagai merek, dua kartu ATM, uang tunai sebesar Rp1 juta, satu unit printer termal, serta empat bundel rekening korban.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 45A Ayat (1) juncto Pasal 28 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, juncto Pasal 20 dan/atau Pasal 21 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Atas perbuatannya, para tersangka terancam pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Sementara itu, Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Sulsel AKBP Jan Manto Hasiholan menambahkan, dari 11 modus penipuan online yang berhasil diungkap, tiga perkara telah dilimpahkan bersama tersangkanya kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk tahap II.

“Dari 11 modus yang kami ungkap, tiga perkara sudah dilimpahkan tersangka dan barang buktinya kepada JPU untuk tahap II. Sementara delapan perkara lainnya masih dalam proses penyidikan,” jelas AKBP Jan Manto Hasiholan.

Polda Sulsel mengimbau masyarakat untuk semakin waspada terhadap berbagai bentuk penipuan online, termasuk tawaran pekerjaan, jual beli melalui media sosial, lelang, bantuan pemerintah, maupun transaksi yang mengharuskan korban mentransfer sejumlah uang.

Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya terhadap informasi atau tawaran yang belum dapat dipastikan kebenarannya serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menjadi korban atau menemukan indikasi tindak pidana siber.(Ombass)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Basir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sapril Pimpin Komisi I DPRD Enrekang Kunjungi KPU Sulsel, Bahas Kepemiluan dan Wacana Penataan Dapil

    Sapril Pimpin Komisi I DPRD Enrekang Kunjungi KPU Sulsel, Bahas Kepemiluan dan Wacana Penataan Dapil

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 208
    • 0Komentar

    MAKASSAR, KABAR KITA.CO.ID-<span;> Komisi I DPRD Kabupaten Enrekang melakukan kunjungan kerja ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan pada Kamis, 8 Januari 2026. Rombongan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD, Sapril, yang juga merupakan anggota legislatif dari Fraksi PKS, bersama Ketua KPU Enrekang. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Ketua KPU Sulsel, Hasbullah, […]

  • Tragedi Maut di Wisma Grand Dua Pitue: Perselisihan Layanan Seksual Berujung Pembunuhan Sadis

    Tragedi Maut di Wisma Grand Dua Pitue: Perselisihan Layanan Seksual Berujung Pembunuhan Sadis

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 427
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Masyarakat Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) diguncang kabar mengerikan pada Jumat malam, 5 September 2025. Seorang perempuan berinisial MKP (34), warga asal Makassar, ditemukan tewas bersimbah darah di kamar nomor 1 Wisma Grand Dua Pitue, Jalan Poros Pare, Kelurahan Salomallori, Kecamatan Dua Pitue. Kejadian sekitar pukul 21.00 WITA itu sontak menghebohkan warga setempat. […]

  • Babinsa Koramil 1419-02/Enrekang Dampingi Percetakan Sawah di Desa Malalin

    Babinsa Koramil 1419-02/Enrekang Dampingi Percetakan Sawah di Desa Malalin

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 158
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 1419-02/Enrekang, Serka Ahmad Naim, melaksanakan kegiatan pendampingan percetakan sawah di Desa Malalin, Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang, Rabu (15/04/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program cetak sawah baru serta optimalisasi lahan guna meningkatkan produksi pangan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Babinsa turut mendampingi mulai dari tahap […]

  • Peredaran Rokok Ilegal Marak di Sidrap, Negara Dirugikan Miliar Rupiah

    Peredaran Rokok Ilegal Marak di Sidrap, Negara Dirugikan Miliar Rupiah

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Uterus
    • visibility 504
    • 0Komentar

    SIDRAP – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kini menghadapi maraknya peredaran rokok ilegal tanpa cukai yang tersebar luas di berbagai wilayah hukum setempat. Rokok-rokok ini diduga kuat berasal dari luar daerah, khususnya dari Kabupaten Bulukumba dan Soppeng. Informasi yang dihimpun menyebutkan, berbagai merek rokok ilegal kini dengan mudah ditemukan di sejumlah toko kelontong di berbagai kecamatan, […]

  • Bupati Sidrap Tekankan Transparansi dan Kesejahteraan Warga dalam Rakor APBDes 2025

    Bupati Sidrap Tekankan Transparansi dan Kesejahteraan Warga dalam Rakor APBDes 2025

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 436
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK 1 Agustus 2025 – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, memimpin rapat koordinasi (Rakor) terkait perubahan penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan berlangsung pada Jumat malam di halaman Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae. Rakor dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara […]

  • Meriah, Wabup Nurkanaah Buka Semarak HUT ke-81 RI di Panca Rijang

    Meriah, Wabup Nurkanaah Buka Semarak HUT ke-81 RI di Panca Rijang

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 63
    • 0Komentar

    SIDRAP — Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, secara resmi membuka rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Panca Rijang di Lapangan Andi Cammi, Rappang, Senin (27/7/2026). Kegiatan berlangsung meriah dengan diawali upacara pembukaan dan defile peserta dari seluruh satuan pendidikan, menandai dimulainya rangkaian perlombaan dalam rangka menyemarakkan Bulan […]

expand_less