LP2M UIN Alauddin Makassar Monitoring Riset MoRA The Air Funds 2025 di Kawasan Adat Kaluppini, Tim Serahkan Buku Hasil Riset kepada Pemangku Kepentingan
- account_circle Basir
- calendar_month 53 menit yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– 24 Oktober 2026 — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Alauddin Makassar melaksanakan monitoring kegiatan riset di Kawasan Adat Kaluppini, Kabupaten Enrekang, pada Sabtu (24/10/2026). Kegiatan monitoring yang dipimpin oleh Ketua LP2M, Dr. Hj. Rosmini Amin, M.Th.I., ini merupakan bagian dari pemantauan pelaksanaan riset yang memperoleh dukungan pendanaan MoRA The Air Funds Tahun 2025.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk meninjau pelaksanaan penelitian sekaligus memperkuat keterhubungan antara hasil riset perguruan tinggi, pelestarian kebudayaan lokal, pengembangan literasi, dan pemberdayaan masyarakat adat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Dr. Ir. Ar. Zulkarnain AS, ST., MT., IAI, selaku Ketua Tim Periset, bersama tim menyerahkan secara simbolis buku hasil penelitian yang telah diterbitkan sebagai salah satu indikator capaian riset. Penyerahan buku ini merupakan bagian dari upaya mendiseminasikan pengetahuan akademik agar dapat diakses dan dimanfaatkan oleh para pemangku kepentingan serta masyarakat.
Buku hasil penelitian tersebut diserahkan kepada Drs. H. Muslimin Bando, M. Pd., anggota DPR RI Komisi X, sebagai salah satu pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan kebudayaan. Penyerahan juga dilakukan kepada Perpustakaan Daerah Kabupaten Enrekang, yang diwakili oleh Dr. Irsan, M. IP., pustakawan sekaligus penggiat literasi dan Ketua IPU Enrekang. Selain itu, buku diserahkan kepada masyarakat adat Kaluppini yang diwakili oleh Taufik Syahrandi, Koordinator Pemuda Sa’pulo Tallu Kaluppini.
Penyerahan kepada ketiga pihak tersebut mencerminkan pentingnya membangun jembatan pengetahuan antara dunia akademik, pemangku kebijakan, lembaga literasi, dan komunitas adat. Hasil penelitian diharapkan tidak berhenti sebagai luaran akademik, tetapi juga menjadi sumber pengetahuan yang dapat mendukung pelestarian identitas budaya, penguatan literasi, serta pengembangan kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan masyarakat adat.
Riset yang dipimpin oleh Dr. Ir. Ar. Zulkarnain AS, ST., MT., IAI, ini mengangkat tema “Manifestasi Trilogi Kerukunan dalam Sistem Ruang dan Relasi Sosial Masyarakat Adat Kaluppini.” Penelitian tersebut mengkaji keterkaitan antara nilai-nilai kerukunan, sistem ruang, dan relasi sosial masyarakat adat melalui tiga dimensi utama, yakni hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan antarmanusia, serta hubungan manusia dengan alam.
Dalam perspektif arsitektur dan kebudayaan, Kawasan Adat Kaluppini merupakan ruang hidup yang menyimpan pengetahuan lokal, nilai-nilai sosial, serta praktik budaya yang diwariskan lintas generasi. Oleh karena itu, dokumentasi dan diseminasi hasil penelitian menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan pengetahuan lokal sekaligus memperkuat pemahaman mengenai hubungan antara ruang, budaya, dan kehidupan masyarakat.
Monitoring LP2M UIN Alauddin Makassar yang dirangkaikan dengan penyerahan buku hasil riset ini diharapkan dapat memperluas manfaat penelitian, memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan, serta mendorong pemanfaatan hasil riset bagi kepentingan akademik dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, riset perguruan tinggi ditegaskan bukan semata-mata sebagai upaya menghasilkan publikasi ilmiah, melainkan juga sebagai ikhtiar menghadirkan pengetahuan yang tumbuh dari masyarakat, kembali kepada masyarakat, dan berkontribusi bagi pelestarian kebudayaan serta pembangunan berkelanjutan.(Ombass)
- Penulis: Basir

Saat ini belum ada komentar