Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Petani Resah, Koperasi KIM Desak PT TWP Jelaskan Dasar Kenaikan Potongan TBS

Petani Resah, Koperasi KIM Desak PT TWP Jelaskan Dasar Kenaikan Potongan TBS

  • account_circle Basir
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LUWU TIMUR, KABAR KITA.CO.ID– Kebijakan kenaikan potongan Tandan Buah Segar (TBS) yang diterapkan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Teguh Wira Pratama (TWP) menuai sorotan keras dari kalangan petani sawit. Potongan yang sebelumnya berada pada kisaran 2,5 hingga 3,5 persen kini disebut telah meningkat menjadi 4,5 persen, sehingga dinilai semakin membebani petani.

Ketua Koperasi KIM, Mudatsir Musmian, secara tegas mengecam kebijakan tersebut karena dianggap tidak memiliki dasar yang jelas dan bertentangan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani sawit.

Menurut Mudatsir, pemerintah pusat saat ini tengah mendorong perbaikan tata niaga dan peningkatan pendapatan petani melalui berbagai kebijakan strategis. Namun, di saat harga sawit mulai menunjukkan perbaikan, justru muncul kebijakan kenaikan potongan yang dinilai merugikan petani.

“Kami sangat menyayangkan keputusan PKS PT TWP yang menaikkan potongan TBS hingga 4,5 persen. Sampai hari ini, pihak pabrik tidak pernah menyampaikan secara terbuka dasar perhitungan maupun landasan kebijakan tersebut kepada petani maupun mitra koperasi,” tegas Mudatsir, Selasa (10/6/2026).

Ia menjelaskan, selama ini potongan TBS yang diberlakukan masih berada pada kisaran 2,5 hingga 3,5 persen. Namun, kenaikan menjadi 4,5 persen dianggap tidak wajar karena tidak disertai transparansi dan penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kenaikan ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan petani. Jangan sampai muncul anggapan bahwa kebijakan ini hanya akal-akalan untuk mengurangi harga yang diterima petani. Sebab, ketika harga sawit mulai membaik, justru potongan dinaikkan tanpa penjelasan yang jelas,” ujarnya.

Sebagai organisasi yang bermitra langsung dengan petani sawit, Koperasi KIM menyatakan keberatan atas kebijakan tersebut dan meminta agar setiap perubahan yang berdampak terhadap pendapatan petani dilakukan secara terbuka serta berdasarkan aturan yang jelas.

Mudatsir menilai kenaikan potongan sebesar 4,5 persen akan berdampak langsung terhadap berkurangnya pendapatan petani. Kondisi ini dinilai semakin memberatkan karena petani saat ini juga menghadapi tingginya biaya produksi, mulai dari harga pupuk, biaya perawatan kebun, hingga biaya operasional panen.

“Kebijakan ini sangat merugikan petani. Jika memang ada alasan teknis atau regulasi yang menjadi dasar kenaikan potongan, maka pihak pabrik wajib menyampaikan secara terbuka kepada publik. Transparansi adalah hal yang sangat penting agar tidak menimbulkan kecurigaan dan keresahan di kalangan petani,” katanya.

Koperasi KIM juga mendesak manajemen PKS PT TWP untuk segera memberikan penjelasan resmi terkait dasar hukum, metode perhitungan, serta alasan kenaikan potongan TBS tersebut. Selain itu, pihaknya meminta pemerintah daerah dan instansi terkait untuk melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap kebijakan yang dinilai berpotensi merugikan petani.

“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah daerah dan instansi terkait agar hak-hak petani tetap terlindungi. Jangan sampai petani menjadi pihak yang selalu menanggung beban dari setiap kebijakan yang tidak transparan,” tutup Mudatsir.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PKS PT Teguh Wira Pratama (TWP) belum memberikan keterangan resmi terkait alasan kenaikan potongan TBS hingga 4,5 persen tersebut.(Ombass)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Basir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAZNAS Enrekang Memantau Penerima Beasiswa Cendekia di Kampus UNIMEN.

    BAZNAS Enrekang Memantau Penerima Beasiswa Cendekia di Kampus UNIMEN.

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 52
    • 0Komentar

    ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID–Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang, Dr Ilham Kadir, turun langsung melakukan monitoring terhadap para penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) di lingkungan Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN). Kegiatan yang digelar baru-baru ini di kampus UNIMEN tersebut merupakan agenda rutin bulanan yang dirancang untuk memantau perkembangan mahasiswa binaan. Tak sekadar memberikan bantuan finansial, […]

  • Ketua PPDI Terpilih Ajak Sukseskan Posenijar PGRI Sulsel di Sidrap

    Ketua PPDI Terpilih Ajak Sukseskan Posenijar PGRI Sulsel di Sidrap

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Kabarkita.co.id.Sidrap.– Panitia Khusus (Pansus) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Sidenreng Rappang sukses menyelenggarakan Musyawarah Daerah Kabupaten (Musdakab) II PPDI yang berlangsung di Sekolah Inggris Kebun Porang, Desa Talumae. Kegiatan tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan. Musdakab II menghasilkan Muhammad Saharuddin, S.E. sebagai Ketua Formatur Terpilih PPDI Kabupaten Sidenreng Rappang Masa Bakti […]

  • Rektor UNISAN Sidrap Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden, Siap Jadi Mitra Strategis

    Rektor UNISAN Sidrap Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden, Siap Jadi Mitra Strategis

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Rektor Universitas Ichsan (UNISAN) Kabupaten Sidenreng Rappang, Dr. Darnawati, menyatakan dukungan penuh terhadap kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia. Ia menilai, struktur tersebut memberikan landasan konstitusional yang kuat dan efektif bagi Polri dalam menjalankan tugas serta fungsinya secara profesional, independen, dan berorientasi pada kepentingan […]

  • UNIMEN Terapkan UAS Berbasis Proyek, Mahasiswa Pascasarjana Bangun Produk dan Model Bisnis Pendidikan

    UNIMEN Terapkan UAS Berbasis Proyek, Mahasiswa Pascasarjana Bangun Produk dan Model Bisnis Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 40
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– – Ujian Akhir Semester (UAS) di Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) berlangsung dengan cara yang tidak lazim. Alih-alih mengerjakan soal tertulis di ruang kelas, mahasiswa justru mempresentasikan berbagai gagasan bisnis dan inovasi pendidikan melalui Mini Exhibition Ide Kewirausahaan Pendidikan yang digelar di Aula Kampus I UNIMEN, Jumat (24/7/2026). Pameran […]

  • Kapolres Enrekang  Terjun Langsung Atur Lalu Lintas  Titik Kemacetan Akibat Jalan Amblas di Desa Bambapuang

    Kapolres Enrekang  Terjun Langsung Atur Lalu Lintas  Titik Kemacetan Akibat Jalan Amblas di Desa Bambapuang

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 420
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID–Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menunjukkan kepedulian dan respons cepat terhadap kondisi darurat dengan turun langsung ke lapangan mengatur arus lalu lintas di titik kemacetan akibat jalan amblas di poros Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Bambapuang Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang. Rabu (09/07/2025) Kondisi jalan yang amblas dan masih dalam tahap perbaikan […]

  • Polres Parepare Cetak Rekor Pengungkapan Narkoba, 41 Kilogram Sabu Disita di Pelabuhan Nusantara

    Polres Parepare Cetak Rekor Pengungkapan Narkoba, 41 Kilogram Sabu Disita di Pelabuhan Nusantara

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PAREPARE,KABAR KITA.CO.ID— Prestasi gemilang kembali ditorehkan jajaran Polres Parepare di bawah kepemimpinan Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yudha. Pengungkapan kasus narkotika dalam jumlah besar yang dilakukan aparat kepolisian setempat menjadi salah satu capaian terbesar di Sulawesi Selatan dalam beberapa tahun terakhir. Hingga saat ini, pengungkapan narkotika seberat kurang lebih 41 kilogram sabu yang berhasil diamankan […]

expand_less