Semakin Kompetitif, Mahasiswa UNIMEN Sabet Juara 1 Pekan Budaya Nasional
- account_circle Basir
- calendar_month 50 menit yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAKASSAR, — KABAR KITA.CO.ID– Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional.
Adalah Repki Paujan, Nur Qalbi dan Chandra Fa’izul Putra, mahasiswa dari Program Studi Bimbingan dan Konseling UNIMEN tampil sebagai Juara 1 dalam ajang Pekan Budaya Nasional 2026 pada kategori Video Kampanye Kebudayaan yang diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin Makassar sejak 20 Juli hingga 29 Oktober 2026.
Dengan mengusung tema budaya yang bertajuk “Kaluppini: Jejak Identitas yang Tak Lekang Waktu”, Repki cs berhasil menyingkirkan 18 kompetitornya dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia, termasuk sang tuan rumah Universitas Hasanuddin.
Menurut Repki, untuk kategori Video Kampanye Kebudayaan yang mereka ikuti, terdapat 19 perguruan tinggi yang berpartisipasi dalam mengirimkan video.
Tahapan awal dimulai dengan cara mengirimkan video kepada panitia pelaksana, kemudian dinilai oleh juri yang kompeten dan selanjutnya diseleksi menjadi 6 besar.
“Tim UNIMEN termasuk yang lolos 6 besar dan diundang untuk melakukan presentasi secara langsung dihadapan para juri dari Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Hasanuddin,” katanya.
Dan setelah dilakukan penilaian secara menyeluruh oleh Tim Juri, Alhamdulillah UNIMEN tampil sebagai Juara 1.
“Pastinya kami sangat bersyukur dan bahagia dengan prestasi ini, ini menjadi bukti bahwa UNIMEN juga mampu bersaing di kancah nasional. Apalagi saingan kami adalah mahasiswa dari kampus top secara nasional. Semoga ke depan lebih banyak lagi mahasiswa UNIMEN yang bisa berprestasi di luar,” terang Repki.
Senada, Dosen Pendamping Dr. Muhammad Junaedi menyampaikan kesyukurannya atas torehan prestasi yang membanggakan bagi mahasiswa Bimbingan dan Konseling.
“Sebagai dosen pendamping sekaligus Ketua Prodi Bimbingan Konseling tentunya prestasi yang mereka raih adalah prestasi luar biasa. Mereka bukan berasal dari latar belakang pekerja atau pemerhati film bahkan budaya, namun dengan bekal ilmu Bimbingan dan Konseling mereka terbiasa mendengar, memahami manusia, dan memahami makna dibalik prilaku. Pendekatan inilah yang membawa mereka menjadi juara,” ujarnya.
Junaedi menjelaskan, pembutan video sendiri memakan waktu sekitar tiga bulan dengan segala dinamika yang mereka temui seperti terhapusnya video yang telah diambil sebelumnya, akibatnya mereka harus melakukan kunjungan ulang ke lapangan untuk mengambil video baru.
Tugas kami sebagai pendamping bukan untuk menentukan jalan namun memastikan mereka tidak berjalan sendirian. Dan pada malam puncak penganugerahan menjadi bukti bahwa Enrekang dan mahassiswa UNIMEN juga mampu bersaing, sambungnya.
Tidak lupa, Junaedi mengucapkan terima kasih kepada Rektor UNIMEN dan seluruh civitas UNIMEN yang telah memberikan dukungan yang maksimal sehingga bisa tampil sebagai Juara 1. Kemenangan yang diraih ini bukan hanya untuk UNIMEN dan Enrekang tetapi juga untuk Indonesia.
Selain UNIMEN, pemenang kompetisi Video Kampanye Kebudayaan diraih oleh tuan rumah Universitas Hasanuddin sebagai Juara 2 dan Universitas Muslim Indonesia sebagai Juara 3. (Ombass)
- Penulis: Basir

Saat ini belum ada komentar