Upacara Hari Pahlawan di Sidrap, Spirit “Pahlawanku Teladanku” Gema di Lapangan SKPD
- account_circle Iful -
- calendar_month Senin, 10 Nov 2025
- visibility 56
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK — Upacara peringatan Hari Pahlawan 2025 tingkat Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) berlangsung khidmat di Lapangan Kompleks SKPD, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Senin (10/11/2025).
Dengan mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Indonesia Jaya Selamanya”, seluruh komponen masyarakat Sidrap menggelorakan semangat kepahlawanan sebagai bentuk penghormatan dan teladan atas jasa para pejuang bangsa.
Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara Komandan Upacara dijabat Danramil 1420-06/Pancarijang Kapten Inf Ratno, dan Perwira Upacara oleh Pasipers Kodim 1420/Sidrap Kapten Cpl Junarman.
Rangkaian upacara diisi dengan pembacaan teks Pancasila oleh Bupati Syaharuddin, Pembukaan UUD 1945 oleh Muhammad Rusdin, serta pesan dan kesan pahlawan nasional oleh Ketua LVRI Sidrap, Usman.
Turut hadir Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua DPRD H. Takyuddin Masse, Dandim 1420 Letkol Awaloeddin, Kapolres AKBP Fantry Taherong, Kajari Adhy Kusumo Wibowo, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama Andi Muhammad Yusuf, serta Sekda Andi Rahmat Saleh.
Hadir pula Ketua TP PKK Haslindah Syaharuddin, Ketua DWP Andi Rieskha Rahmat, para kepala OPD, personel TNI/Polri, dan ASN lingkup Pemkab Sidrap.
Dalam amanatnya, Bupati Syaharuddin membacakan sambutan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, yang mengajak seluruh bangsa meneladani semangat juang para pahlawan dan menjadikannya inspirasi dalam membangun negeri.
“Kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,” ucapnya.
Ia menegaskan, dari Surabaya hingga Banda Aceh, dari Ambarawa hingga Biak, para pahlawan berjuang bukan demi diri mereka, melainkan demi masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal—yaitu generasi saat ini.
“Para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit, melainkan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,” lanjut Syaharuddin.
Menurutnya, perjuangan masa kini tidak lagi dilakukan dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama: membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tak ada satu pun anak bangsa tertinggal dari arus kemajuan.
“Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam — dengan bekerja, bergerak, dan berdampak,” tegasnya menutup amanat.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para veteran Sidrap sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas jasa serta pengabdian mereka kepada bangsa dan negara. (Gnd)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar