Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kematian Napi di Rutan Sidrap Kian Janggal: Polisi Tak Terima Visum, Keluarga Tolak Autopsi

Kematian Napi di Rutan Sidrap Kian Janggal: Polisi Tak Terima Visum, Keluarga Tolak Autopsi

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • visibility 231
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Misteri kematian narapidana kasus ITE di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sidrap kian mengundang tanda tanya besar. Perbedaan pernyataan antara pihak kepolisian dan rutan memperkeruh kejelasan penyebab kematian korban.

Korban, Muhammad Taufiq, warga Desa Bila, Kecamatan Pitu Riase, dilaporkan meninggal dunia pada Selasa, 17 Maret 2026, saat masih menjalani masa hukuman sejak 2024.

Kematian ini memicu kecurigaan keluarga setelah ditemukan sejumlah luka mencurigakan di tubuh korban. Lebam terlihat di bagian punggung, lengan, hingga kepala. Selain itu, terdapat bibir pecah dan bekas jeratan di leher—indikasi yang dinilai tidak sepenuhnya selaras dengan klaim kematian akibat gantung diri.

Desakan publik pun menguat, menuntut pengusutan transparan dan menyeluruh terhadap kasus ini.


Polisi: Tak Pernah Terima Visum, Tidak Terlibat Penyelidikan Awal

Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Welfrick K. Ambarita, secara tegas menyatakan pihaknya tidak pernah menerima hasil visum terkait kematian korban.

Bahkan, ia mengungkapkan bahwa kepolisian tidak dilibatkan dalam proses penyelidikan awal bersama pihak rutan.

“Kami tidak pernah bersama-sama dengan pihak Rutan melakukan penyelidikan. Dan kami tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai hasil penyelidikan peristiwa tersebut,” tegasnya, Senin (23/3/2026).

Pernyataan ini membuka celah besar dalam prosedur penanganan kasus kematian di dalam tahanan yang semestinya melibatkan aparat penegak hukum sejak awal.


Autopsi Ditolak, Penyelidikan Mandek

AKP Welfrick juga menegaskan, langkah penyelidikan lanjutan kini terhambat akibat penolakan autopsi oleh pihak keluarga.

“Dari pihak keluarga ada pernyataan penolakan autopsi, sehingga sampai saat ini kami belum bisa melanjutkan langkah penyelidikan lebih jauh,” ujarnya.

Meski demikian, kondisi ini justru memperumit upaya mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Polisi mengaku hanya sempat mendatangi lokasi kejadian berdasarkan laporan masyarakat. Namun, saat tiba, korban sudah tidak berada di tempat.

“Kami datang ke TKP, namun korban sudah tidak ada di lokasi. Kami baru melihat jenazah di rumah duka,” tambahnya.


Versi Rutan: Murni Gantung Diri

Di sisi lain, Kepala Rutan Kelas IIB Sidrap, Perimansyah, sebelumnya menyatakan kematian korban murni akibat gantung diri tanpa adanya unsur kekerasan.

Menurutnya, kejadian bermula saat kegiatan pembersihan kamar sekitar pukul 10.00 WITA. Rekan satu sel meninggalkan ruangan, dan saat kembali, korban ditemukan dalam kondisi tergantung menggunakan sarung yang diikat pada ventilasi udara.

Petugas kemudian mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.


Kontradiksi Menguat, Misteri Belum Terjawab

Perbedaan mencolok antara keterangan kepolisian dan pihak rutan kini menjadi sorotan tajam publik.

Di satu sisi, rutan menyebut kematian sebagai bunuh diri tanpa kekerasan. Di sisi lain, polisi mengaku tidak menerima visum dan tidak terlibat dalam penyelidikan awal—sementara luka-luka pada tubuh korban memicu dugaan lain.

Penolakan autopsi oleh keluarga menjadi simpul krusial yang membuat pengungkapan kasus ini tersendat.

Hingga kini, kematian Muhammad Taufiq masih menyisakan tanda tanya besar—apakah murni bunuh diri, atau ada fakta lain yang belum terungkap. (GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidrap Sabet Juara Umum Porsenijar PGRI Sulsel 2026, Seluruh Kontingen Pulang Bawa Medali

    Sidrap Sabet Juara Umum Porsenijar PGRI Sulsel 2026, Seluruh Kontingen Pulang Bawa Medali

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 77
    • 0Komentar

    SIDRAP — Kontingen Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) sukses menorehkan sejarah dengan keluar sebagai juara umum pada Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026. Prestasi gemilang itu dipastikan berdasarkan klasemen akhir yang diumumkan pada acara penutupan di pelataran Masjid Agung Pangkajene, Senin malam (6/7/2026). Sidrap tampil sebagai yang terbaik setelah mengoleksi […]

  • Wakapolres Sidrap Serahkan Santunan Anak Yatim, Ramadan Jadi Momentum Tebar Kepedulian

    Wakapolres Sidrap Serahkan Santunan Anak Yatim, Ramadan Jadi Momentum Tebar Kepedulian

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 118
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Momentum Ramadan dimaknai penuh kepedulian oleh jajaran Polres Sidenreng Rappang (Sidrap) dengan menyerahkan santunan kepada anak yatim dalam kegiatan buka puasa bersama insan pers di Aula TD Tathya Dharaka Polres Sidrap, Rabu (25/2/2026). Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong yang diwakili Wakapolres Sidrap Kompol Sumardi, S.H., secara langsung menyerahkan bantuan santunan kepada […]

  • Pemkab Sidrap dan FKUB Perkuat Ruang Komunikasi Lintas Agama: Jaga Kerukunan, Wujudkan Negeri Damai

    Pemkab Sidrap dan FKUB Perkuat Ruang Komunikasi Lintas Agama: Jaga Kerukunan, Wujudkan Negeri Damai

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 240
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga harmoni dan memperkuat toleransi antarumat beragama. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan ruang komunikasi lintas agama yang digagas dalam Rapat Koordinasi FKUB dengan tokoh lintas agama, Rabu (3/9/2025), di Aula Kemenag Sidrap, Kelurahan Majelling, Kecamatan Maritengngae. Rapat […]

  • Dr. Bunyamin Pastikan Layanan Haji di Solo Siap Sambut Lansia dan Disabilitas

    Dr. Bunyamin Pastikan Layanan Haji di Solo Siap Sambut Lansia dan Disabilitas

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

    SOLO – Layanan fast track untuk keberangkatan jemaah haji di Bandara Embarkasi Solo mendapat perhatian khusus dari Tenaga Ahli Menteri Agama RI Bidang Haji dan Umrah serta Hubungan Internasional, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H. Dalam kunjungan lapangannya, Dr. Bunyamin menegaskan pentingnya kesiapan menyeluruh, terutama dalam memberikan pelayanan yang ramah bagi jemaah lanjut usia […]

  • Satgas TMMD Kebut Pembangunan Jamban Keluarga Tidak Mampu

    Satgas TMMD Kebut Pembangunan Jamban Keluarga Tidak Mampu

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 382
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID – Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 1419/Enrekang terus melanjutkan pembangunan jamban keluarga bagi warga kurang mampu di Desa Pekalobean Anggeraja Kabupaten Enrekang. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai 30 persen. Jumat 25 Juli 2025 Program pembangunan jamban keluarga ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke-125 yang bertujuan […]

  • BPBD Sidrap Bekali Pramuka Keterampilan Mitigasi dan Evakuasi Bencana

    BPBD Sidrap Bekali Pramuka Keterampilan Mitigasi dan Evakuasi Bencana

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 325
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidenreng Rappang memberikan edukasi terkait mitigasi dan evakuasi mandiri kepada anggota Pramuka dalam rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-64. Kegiatan yang berlangsung Selasa (12/8/2025) pukul 09.00–12.00 Wita di Kompleks SKPD Sidrap ini menjadi bagian dari acara Kabar Jamekab (Kemah Akbar II & Jambore Cabang X) 2025 yang […]

expand_less