Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kematian Napi di Rutan Sidrap Kian Janggal: Polisi Tak Terima Visum, Keluarga Tolak Autopsi

Kematian Napi di Rutan Sidrap Kian Janggal: Polisi Tak Terima Visum, Keluarga Tolak Autopsi

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • visibility 240
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Misteri kematian narapidana kasus ITE di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sidrap kian mengundang tanda tanya besar. Perbedaan pernyataan antara pihak kepolisian dan rutan memperkeruh kejelasan penyebab kematian korban.

Korban, Muhammad Taufiq, warga Desa Bila, Kecamatan Pitu Riase, dilaporkan meninggal dunia pada Selasa, 17 Maret 2026, saat masih menjalani masa hukuman sejak 2024.

Kematian ini memicu kecurigaan keluarga setelah ditemukan sejumlah luka mencurigakan di tubuh korban. Lebam terlihat di bagian punggung, lengan, hingga kepala. Selain itu, terdapat bibir pecah dan bekas jeratan di leher—indikasi yang dinilai tidak sepenuhnya selaras dengan klaim kematian akibat gantung diri.

Desakan publik pun menguat, menuntut pengusutan transparan dan menyeluruh terhadap kasus ini.


Polisi: Tak Pernah Terima Visum, Tidak Terlibat Penyelidikan Awal

Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Welfrick K. Ambarita, secara tegas menyatakan pihaknya tidak pernah menerima hasil visum terkait kematian korban.

Bahkan, ia mengungkapkan bahwa kepolisian tidak dilibatkan dalam proses penyelidikan awal bersama pihak rutan.

“Kami tidak pernah bersama-sama dengan pihak Rutan melakukan penyelidikan. Dan kami tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai hasil penyelidikan peristiwa tersebut,” tegasnya, Senin (23/3/2026).

Pernyataan ini membuka celah besar dalam prosedur penanganan kasus kematian di dalam tahanan yang semestinya melibatkan aparat penegak hukum sejak awal.


Autopsi Ditolak, Penyelidikan Mandek

AKP Welfrick juga menegaskan, langkah penyelidikan lanjutan kini terhambat akibat penolakan autopsi oleh pihak keluarga.

“Dari pihak keluarga ada pernyataan penolakan autopsi, sehingga sampai saat ini kami belum bisa melanjutkan langkah penyelidikan lebih jauh,” ujarnya.

Meski demikian, kondisi ini justru memperumit upaya mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Polisi mengaku hanya sempat mendatangi lokasi kejadian berdasarkan laporan masyarakat. Namun, saat tiba, korban sudah tidak berada di tempat.

“Kami datang ke TKP, namun korban sudah tidak ada di lokasi. Kami baru melihat jenazah di rumah duka,” tambahnya.


Versi Rutan: Murni Gantung Diri

Di sisi lain, Kepala Rutan Kelas IIB Sidrap, Perimansyah, sebelumnya menyatakan kematian korban murni akibat gantung diri tanpa adanya unsur kekerasan.

Menurutnya, kejadian bermula saat kegiatan pembersihan kamar sekitar pukul 10.00 WITA. Rekan satu sel meninggalkan ruangan, dan saat kembali, korban ditemukan dalam kondisi tergantung menggunakan sarung yang diikat pada ventilasi udara.

Petugas kemudian mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.


Kontradiksi Menguat, Misteri Belum Terjawab

Perbedaan mencolok antara keterangan kepolisian dan pihak rutan kini menjadi sorotan tajam publik.

Di satu sisi, rutan menyebut kematian sebagai bunuh diri tanpa kekerasan. Di sisi lain, polisi mengaku tidak menerima visum dan tidak terlibat dalam penyelidikan awal—sementara luka-luka pada tubuh korban memicu dugaan lain.

Penolakan autopsi oleh keluarga menjadi simpul krusial yang membuat pengungkapan kasus ini tersendat.

Hingga kini, kematian Muhammad Taufiq masih menyisakan tanda tanya besar—apakah murni bunuh diri, atau ada fakta lain yang belum terungkap. (GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disaksikan Wabup Nurkanaah, 35 Peserta Sekolah Lansia Fella Diwisuda

    Disaksikan Wabup Nurkanaah, 35 Peserta Sekolah Lansia Fella Diwisuda

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 184
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — 17 September 2025 – Sebanyak 35 peserta Sekolah Lanjut Usia (Lansia) Fella resmi diwisuda dalam sebuah prosesi khidmat yang berlangsung di Aula Masjid Raya Sidrap, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Rabu (17/9/2025). Momen istimewa itu turut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Hj. Nurkanaah, yang memberikan apresiasi besar kepada seluruh peserta. […]

  • Kinerja Desa Tersendat, Pemkab Sidrap Minta Kades Selektif Ganti Aparat

    Kinerja Desa Tersendat, Pemkab Sidrap Minta Kades Selektif Ganti Aparat

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    SIDRAP — Polemik pergantian aparat desa di sejumlah wilayah di Kabupaten Sidrap menjadi sorotan tajam dalam Safari Apdesi yang digelar di Desa Kampale, Kamis, 8 Mei 2025. Pemerintah daerah menilai pergantian yang tidak selektif dan tergesa-gesa dapat berdampak serius pada kinerja administrasi desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Pemdes) dan PPA Sidrap, Abbas […]

  • Kapolres Enrekang Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Sejumlah Kapolsek

    Kapolres Enrekang Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Sejumlah Kapolsek

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Enrekang,KABAR KITA.CO.ID- Kapolres Enrekang AKBP Ketut Yoga Saputra, S.I.K. memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasat Reskrim, Kapolsek Cendana, Kapolsek Enrekang, Kapolsek Baraka, Kapolsek Anggeraja serta pelantikan Kasikum Polres Enrekang, Selasa (11/8/26). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Wira Pratama Polres Enrekang dan diikuti oleh Wakapolres Enrekang, para Kabag, para Kapolsek jajaran, para perwira, personel Polres […]

  • Polres Enrekang Kawal Ketat Pemberangkatan Jamaah Haji Kloter 32 Tahun 2025

    Polres Enrekang Kawal Ketat Pemberangkatan Jamaah Haji Kloter 32 Tahun 2025

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 334
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menerjunkan puluhan personel, juga secara langsung turun untuk mengamankan proses pemberangkatan calon jamaah haji kloter 32 tahun 2025 yang berlangsung di Kantor Bupati Enrekang, pada Kamis malam (23/05/2025) lalu. Sebanyak 191 jamaah haji dilepas secara resmi oleh Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, didampingi Kapolres Enrekang […]

  • Kapolres Enrekang Hadiri Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81

    Kapolres Enrekang Hadiri Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 31
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID- Kapolres Enrekang AKBP Ketut Yoga Saputra, S.I.K. menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang digelar di Lapangan Abubakar Lambogo, Batili, Kabupaten Enrekang, Senin (17/8/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus momentum untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Kehadiran […]

  • Pemkab Sidrap Salurkan 70 Ribu Bibit Kakao untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

    Pemkab Sidrap Salurkan 70 Ribu Bibit Kakao untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 135
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menyalurkan sebanyak 70 ribu bibit kakao kepada petani di Kecamatan Pitu Riase sebagai upaya memperkuat sektor perkebunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Kamis (25/12/2025). Bantuan bibit kakao tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif kepada kelompok tani dalam kegiatan yang dipusatkan di kediaman Agus Laugu, Kelurahan Batu, Kecamatan […]

expand_less