Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data. 

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data. 

  • account_circle Admin
  • calendar_month 53 menit yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data. 

Kabarkita.co.id.Jakarta — Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menekankan kepada jajaran pegawai Kementerian ATR/BPN untuk memperkuat pengelolaan manajemen risiko melalui integrasi dengan proses bisnis dan transformasi digital. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pengendalian internal, terutama dalam mengantisipasi potensi permasalahan yang dapat memengaruhi kualitas pelayanan pertanahan dan tata ruang

“Saya berharap melalui pendekatan _Governance, Risk, and Compliance_ atau GRC ini dapat membantu kita bergerak dari pengendalian yang reaktif menuju pengendalian yang berbasis data dan juga peringatan dini,” ujar Wamen Ossy saat membuka Seminar GRC Tahun 2026 di Kementerian ATR/BPN, Jakarta pada Kamis (22/10/2026).

Penerapan manajemen risiko dalam transformasi digital perlu disertai penguatan proses bisnis, mulai dari alur kewenangan, validasi data, pemisahan fungsi, hingga mekanisme pengendalian. Menurut Wamen Ossy, digitalisasi tidak serta-merta menghilangkan risiko apabila proses bisnis yang mendasarinya masih memiliki kelemahan. Sebagai contoh, dalam pelayanan peralihan hak, percepatan proses perlu tetap memperhatikan keandalan verifikasi, keabsahan dokumen, keamanan data, dan keterlacakan setiap tahapan pelayanan.

“Pelayanan yang cepat, tetapi mengandung risiko hukum bukanlah pelayanan yang berkualitas. Sebaliknya, pengendalian yang terlalu berlebihan hingga melumpuhkan pelayanan juga bukan manajemen risiko yang baik. Di sinilah diperlukan keseimbangan antara kecepatan, kepastian, dan pengendalian,” ujar Wamen Ossy dalam seminar bertemakan ‘Transformasi Melayani Lebih Pasti: Mewujudkan Tata Kelola yang Baik Melalui Integrasi Governance, Risk, and Compliance’.

Dalam kesempatan yang sama, selaku Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko, Einstein Al Makarima Muhammad menjelaskan maksud penyelenggaraan Seminar Governance, Risk, and Compliance (GRC) Tahun 2026. Seminar ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan praktik baik, sekaligus menghimpun rekomendasi yang relevan dengan kebijakan agraria, pertanahan, dan tata ruang, untuk memperkuat pemahaman jajaran mengenai penerapan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan dalam setiap siklus proses bisnis kementerian.

“Melalui seminar GRC Tahun 2026, Kementerian ATR/BPN juga mendorong penguatan sinergi antarunit kerja agar pelaksanaan kebijakan lebih selaras, tumpang tindih proses dapat dikurangi, dan akuntabilitas pelaksanaan tugas semakin baik. Hendaknya kesadaran akan manajemen risiko ini tercermin baik dalam perencanaan kegiatan, menetapkan keputusan, melaksanakan pengendalian, ataupun saat mengevaluasi pekerjaan,” pungkasnya.

Seminar GRC tahun ini juga menghadirkan beberapa narasumber di bidang manajemen risiko, seperti Founder and Principal CRMS Indonesia, Antonius Alijoyo dan Staf Ahli Bidang Manajemen Risiko dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Hery Subowo. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN secara luring serta diikuti secara daring oleh 34 Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi. (AR/JR)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Babinsa dan Bhabinkamtibmas Amankan Pembukaan Turnamen Semarak Kemerdekaan RI ke-80 di Desa Ranga

    Babinsa dan Bhabinkamtibmas Amankan Pembukaan Turnamen Semarak Kemerdekaan RI ke-80 di Desa Ranga

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 67
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID – Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan masyarakat sekaligus memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Babinsa Koramil 1419-02/Enrekang Sertu Salehuddin bersama Bhabinkamtibmas Desa Ranga Aiptu Irwanto menghadiri sekaligus melaksanakan pengamanan pada pembukaan Turnamen Semarak Kemerdekaan RI ke-80 Ranga Maroa. Kegiatan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Ranga, Desa Ranga, Kecamatan Enrekang, […]

  • Bikers Sidrap Gelar Rolling Merdeka dan Lomba Merdeka Semarakkan HUT ke-80 RI

    Bikers Sidrap Gelar Rolling Merdeka dan Lomba Merdeka Semarakkan HUT ke-80 RI

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 533
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, komunitas Bikers Sidrap menggelar Rolling Merdeka yang dikemas dengan konvoi merdeka dan berbagai perlombaan, Ahad (17/8/2025). Ketua Panitia, Mr. Gandong, menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini dibuat berbeda dari sebelumnya. Selain touring, panitia juga menyiapkan aneka lomba seru untuk semakin mempererat persaudaraan antarpecinta […]

  • Pagi hingga Malam, Bupati Sidrap Susuri Saluran Irigasi di Kecamatan Kulo

    Pagi hingga Malam, Bupati Sidrap Susuri Saluran Irigasi di Kecamatan Kulo

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 92
    • 0Komentar

    SIDRAP — Sejak pagi hingga malam hari, Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, turun langsung menyusuri saluran irigasi Sungai Saddang dan areal persawahan masyarakat di Kecamatan Kulo, Jumat (24/7/2026). Kunjungan lapangan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi pertanian sekaligus mempercepat penanganan dampak kekeringan akibat fenomena El Nino. Bersama rombongan, Bupati menggunakan sepeda motor trail menyusuri sejumlah […]

  • Syaharuddin Alrif Pimpin Pelepasan Jenazah Mantan Penjabat Bupati Sidrap

    Syaharuddin Alrif Pimpin Pelepasan Jenazah Mantan Penjabat Bupati Sidrap

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 41
    • 0Komentar

    SIDRAP — Bupati Sidenreng Rappang Syaharuddin Alrif memimpin upacara pelepasan jenazah almarhum Dr. H. Basra, S.Kep., M.Kes., dari rumah duka di Kecamatan Kulo, Sabtu (26/9/2026). Semasa hidup, Basra pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidenreng Rappang serta Penjabat Bupati Sidrap. Ia mengembuskan napas terakhir pada pukul 06.00 Wita, pada hari yang sama. Prosesi pelepasan […]

  • Bupati Sidrap Hadiri Langsung Proses Akreditasi RSUD Dua Pitue oleh LAFKI

    Bupati Sidrap Hadiri Langsung Proses Akreditasi RSUD Dua Pitue oleh LAFKI

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 284
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia (LAFKI) resmi memulai proses akreditasi UPTD RSUD Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kamis (24/7/2025). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 24 hingga 25 Juli 2025. Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, hadir langsung menyaksikan pembukaan proses akreditasi tersebut. Turut mendampingi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Muh. […]

  • Nelayan Tenggelam di Danau Sidenreng, Pencarian Dihentikan Sementara dan Dilanjutkan Jumat Pagi

    Nelayan Tenggelam di Danau Sidenreng, Pencarian Dihentikan Sementara dan Dilanjutkan Jumat Pagi

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 331
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Seorang nelayan bernama Asdil alias Mole’e (35 tahun) dilaporkan tenggelam di Danau Sidenreng, tepatnya di perairan yang masuk wilayah Desa Teteaji dan Polewali, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kamis malam (24/7/2025). Korban diketahui sehari-hari berprofesi sebagai nelayan tradisional. Insiden tersebut terjadi saat Asdil diduga tengah memasang alat tangkap ikan di kawasan […]

expand_less