Turnamen Sepak Takraw Local Pride 2025 di Sidrap Usai, Wisma M7R Pitu Riase Raih Juara Pertama
- account_circle Iful -
- calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
- visibility 283
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDRAP, KBK — Setelah berlangsung selama delapan hari penuh, sejak 14 hingga 21 September 2025, Turnamen Sepak Takraw Local Pride Sidrap resmi berakhir. Ajang bergengsi tingkat kabupaten ini ditutup langsung oleh Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Hj. Nurkanaah, Ahad sore (21/9/2025).
Daftar Juara Turnamen
Hasil akhir turnamen menempatkan Wisma M7R Pitu Riase sebagai juara pertama setelah tampil dominan sepanjang kompetisi. Posisi kedua diraih MR. Lombenk, sementara BMP 55 harus puas di peringkat ketiga. Adapun Scorpion 88 Tandutedong menempati posisi keempat.
Turnamen yang digelar di Lapangan BMP 55 Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae, serta Lapangan Mr. Lombenk Interior ini sukses menyedot perhatian masyarakat. Ratusan penonton hadir setiap harinya untuk memberikan dukungan bagi tim kebanggaan mereka.

Wabup Nurkanaah Apresiasi Atlet dan Panitia
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nurkanaah menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya turnamen ini dengan lancar dan penuh sportivitas.
“Alhamdulillah sore ini kita sudah sampai di babak semifinal dan menyaksikan penampilan terbaik dari grup Local Pride Kabupaten Sidenreng Rappang. Insya Allah ke depan kita akan melihat perkembangan sepak takraw yang lebih baik di Sidrap,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti kiprah sejumlah atlet yang tampil di turnamen ini dan akan mewakili Sidrap di ajang Pra Porprov Sulsel 2025.
“Periode lalu kita meraih perak, Insya Allah tahun ini bisa emas dengan dukungan dan doa masyarakat,” tegasnya optimis.
Harapan Jadi Agenda Tahunan
Pada kesempatan itu, Wabup Nurkanaah turut menyerahkan bantuan dari Bupati Sidrap kepada panitia sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah daerah. Ia berharap turnamen ini tidak berhenti di tahun ini saja, melainkan bisa menjadi agenda tahunan yang terus berkelanjutan.
“Dengan adanya kompetisi rutin, maka akan lahir bibit-bibit atlet baru yang dapat membawa nama Sidrap bersinar, baik di level provinsi maupun nasional,” tambahnya.
Dukungan Penuh dari Pemerintah dan Masyarakat
Penutupan turnamen juga dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya Kepala Dinas Porapar Patriadi, Anggota DPRD Abdul Rahman, Camat Maritengngae Andi Surya Praja, Plt Ketua KONI Sidrap, Kapolsek Maritengngae, Lurah Rijang Pittu, serta para panitia pelaksana.
Kehadiran mereka menjadi bukti nyata dukungan bersama terhadap olahraga tradisional yang sudah mengakar di masyarakat Sulawesi Selatan ini.
Dengan berakhirnya turnamen, Sidrap kembali menegaskan diri sebagai salah satu daerah yang konsisten menjaga eksistensi olahraga sepak takraw, sekaligus menjadikannya sebagai ajang mempererat persaudaraan dan kebanggaan daerah. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar