Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Cepuh atau Masuk Sel: Skandal Busuk Pemerasan Warga oleh Oknum Narkoba Polda Sulsel

Cepuh atau Masuk Sel: Skandal Busuk Pemerasan Warga oleh Oknum Narkoba Polda Sulsel

  • account_circle Uterus
  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • visibility 387
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP — Ironi penegakan hukum kembali tersaji di hukum Ajatappareng. Bukannya menjadi pelindung dan pengayom masyarakat, sejumlah oknum dari salah satu satuan Direktorat Narkoba Polda Sulsel justru menjelma jadi predator lapangan yang menjadikan warga Sidrap sebagai “sapi perahan”.

Dalam modus operandi yang tak hanya kejam tapi juga licik, masyarakat yang tak bersalah dijebak, dikriminalisasi, lalu diperas dengan dalih penanganan narkoba.

Disebut-sebut sebagai “Tim Sapuratae”, julukan yang mulai menggema di tengah keresahan warga, para oknum ini diduga menjalankan modul operandi gelap dengan pola sistematis.

Mereka mencari target, memaksa warga menjadi informan atau “cepuh”, lalu menyuruh mereka menjual narkoba sebagai umpan.

Tak lama kemudian, skenario ditutup dengan penangkapan yang seolah sah padahal semua telah diatur. Korban? Dijebloskan atau dilepas tergantung negosiasi “mahar”.

Salah satu korban, yang identitasnya sengaja disamarkan demi keamanan, mengaku diperas hingga Rp15 juta.

Modusnya keji: dijebak di salah satu tempat hiburan malam di Sidrap, disuruh bertransaksi narkoba, lalu ditangkap bersama calon pembeli.

Padahal, warga tersebut sama sekali bukan pengguna, apalagi pengedar. “Saya bukan pengguna, saya dijebak, lalu dipaksa bayar Rp15 juta. Saya nginap dua malam di basecamp mereka di BTN WSB. Kalau tidak bayar, saya akan dijadikan tersangka dan dibawah ke Polda Sulsel. Ini murni pemerasan. Saya siap bertanggung jawab atas pengakuan ini,” ungkap korban dengan tegas, Selasa malam (3/6/2025) lewat via selulernya kepada media ini.

Tak hanya satu, kasus serupa disebut telah menjerat banyak warga Sidrap. Uang “tebusan” bervariasi, dari Rp10 juta hingga Rp100 juta.

Para korban, sebagian besar dari kalangan ekonomi lemah, terpaksa menggadaikan harta atau meminjam sana-sini hanya demi kebebasan yang tak seharusnya dirampas.

Yang lebih mencengangkan, transaksi pemerasan tidak dilakukan lewat transfer — semuanya tunai. Alasannya? Agar tak meninggalkan jejak digital. Seolah ini bukan lagi praktik oknum, tapi jaringan rapi yang tahu cara menyembunyikan bau busuk kejahatannya.

Basecamp yang disebut berada di sebuah perumahan di Watang Pulu Sidrap ini, menjadi markas tak resmi para oknum untuk menyusun jebakan demi jebakan dan skenario.

Di tempat inilah, diduga banyak warga ditahan diam-diam sebelum ‘dibanderol’ dengan harga kebebasan dan bervariatif.

Fenomena ini mencoreng institusi penegak hukum. Masyarakat mulai kehilangan kepercayaan.

Warga tak lagi takut pada narkoba, tapi lebih takut pada aparat yang katanya memberantasnya. Mereka tak tahu kapan akan jadi korban berikutnya.

Sebab, informasinya hingga malam ini masih banyak warga masyarakat ditangkap dan masih ditahan di base camp mereka sebelum uang tebusan dipenuhi.

“Informasinya masih banyak kasian masyarakat disana base camp ditangkap dan ditahan, mereka sama nasibnya seperti saya dua hari lalu saya ditangkap dan ditahan dua hari lalu,”tandasnya.

Kini, tekanan publik mulai menguat. Banyak korban yang mulai angkat suara perlahan namun pasti. Mereka tak hanya menuntut keadilan, tapi juga mendesak institusi Polda Sulsel untuk membersihkan diri.

Jika tidak, bukan hanya nama baik yang rusak, tapi juga nyawa warga tak bersalah yang menjadi tumbalnya. (Bm)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Uterus

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edy Basri Kembali Nahkodai IWO Sidrap 2025–2030: Musda Pertama Jadi Tonggak Regenerasi dan Strategi Baru Organisasi

    Edy Basri Kembali Nahkodai IWO Sidrap 2025–2030: Musda Pertama Jadi Tonggak Regenerasi dan Strategi Baru Organisasi

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 270
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK– Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mencatat sejarah baru dengan sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) I Tahun 2025. Agenda akbar yang berlangsung di lantai 2 Hotel Grand Sidny Pangkajene, Rabu (24/9/2025) itu, bukan sekadar forum pergantian kepemimpinan, melainkan tonggak baru perjalanan organisasi pers di Bumi Nene Mallomo. Melalui forum tertinggi organisasi […]

  • Babinsa dan Warga Pangkas Ranting Kayu, Cegah Pohon Membahayakan Rumah Warga di Mattiro Ade

    Babinsa dan Warga Pangkas Ranting Kayu, Cegah Pohon Membahayakan Rumah Warga di Mattiro Ade

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 55
    • 0Komentar

    PINRANG, KABAR KITA.CO.ID- Dalam upaya menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan, Babinsa Koramil 1404-05/Patampanua bersama warga melaksanakan kegiatan pembersihan dan pemangkasan ranting kayu di sekitar permukiman warga, Desa Mattiro Ade, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Rabu (26/08/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WITA tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar pertumbuhan pohon dan ranting di sekitar rumah masyarakat […]

  • Kejari Sidrap–Pemkab Sidrap Teken MoU Pidana Kerja Sosial, Jampidum Saksikan Langsung di Rujab Gubernur Sulsel

    Kejari Sidrap–Pemkab Sidrap Teken MoU Pidana Kerja Sosial, Jampidum Saksikan Langsung di Rujab Gubernur Sulsel

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 210
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Kejaksaan Negeri Sidenreng Rappang bersama Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait pelaksanaan Pidana Kerja Sosial, Kamis, 20 November 2025. Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam menyambut implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru, yang mengusung pendekatan pemidanaan modern dan humanis. Kegiatan tersebut digelar di Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan […]

  • Bupati Enrekang  Meninjau Beberapa Titik wilayah  Terdampak Bencana.

    Bupati Enrekang  Meninjau Beberapa Titik wilayah  Terdampak Bencana.

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 395
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga meninjau akses jalan Poros Desa Baringin, Maiwa – Tallangrilau, Bungin yang sudah bisa dilalui,, Kamis,( 17 /7/2025.) Kemarin. Akses jalan utama itu sempat tertutup longsoran beberapa waktu yang lalu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Enrekang kemudian melakukan pembersihan longsor setelah mendapat laporan dari warga setempat. Bupati Enrekang H. Muh. […]

  • Pemilik Media Sidrap Matangkan Muscab SMSI di Warkop Hadide

    Pemilik Media Sidrap Matangkan Muscab SMSI di Warkop Hadide

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Uterus
    • visibility 547
    • 0Komentar

    SIDRAP — Sejumlah pemilik media di Kabupaten Sidrap berkumpul dalam rapat Pra Musyawarah Cabang (Muscab) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sidrap yang digelar di Warkop Hadide, Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Senin (14/7/2025). Pertemuan berlangsung khidmat dan produktif, membahas langkah strategis menuju pelaksanaan Muscab SMSI Sidrap yang akan digelar dalam waktu dekat. Para […]

  • Wujud Soliditas Antar Personel, Polres Sidrap Gelar Pertandingan Bulutangkis

    Wujud Soliditas Antar Personel, Polres Sidrap Gelar Pertandingan Bulutangkis

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 218
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Suasana penuh semangat terlihat di GOR Usman Isa Sidrap, Minggu (14/9/2025) pagi. Puluhan personel Kepolisian Resor (Polres) Sidrap beserta jajaran Polsek mengikuti pertandingan bulutangkis internal yang digelar untuk mempererat hubungan, meningkatkan sinergitas, sekaligus menjaga kebugaran fisik para anggota. Kegiatan ini dihadiri langsung Kapolres Sidrap, AKBP Fantry Taherong, bersama sejumlah pejabat utama Polres […]

expand_less