Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Cepuh atau Masuk Sel: Skandal Busuk Pemerasan Warga oleh Oknum Narkoba Polda Sulsel

Cepuh atau Masuk Sel: Skandal Busuk Pemerasan Warga oleh Oknum Narkoba Polda Sulsel

  • account_circle Uterus
  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • visibility 284
  • comment 0 komentar

SIDRAP — Ironi penegakan hukum kembali tersaji di hukum Ajatappareng. Bukannya menjadi pelindung dan pengayom masyarakat, sejumlah oknum dari salah satu satuan Direktorat Narkoba Polda Sulsel justru menjelma jadi predator lapangan yang menjadikan warga Sidrap sebagai “sapi perahan”.

Dalam modus operandi yang tak hanya kejam tapi juga licik, masyarakat yang tak bersalah dijebak, dikriminalisasi, lalu diperas dengan dalih penanganan narkoba.

Disebut-sebut sebagai “Tim Sapuratae”, julukan yang mulai menggema di tengah keresahan warga, para oknum ini diduga menjalankan modul operandi gelap dengan pola sistematis.

Mereka mencari target, memaksa warga menjadi informan atau “cepuh”, lalu menyuruh mereka menjual narkoba sebagai umpan.

Tak lama kemudian, skenario ditutup dengan penangkapan yang seolah sah padahal semua telah diatur. Korban? Dijebloskan atau dilepas tergantung negosiasi “mahar”.

Salah satu korban, yang identitasnya sengaja disamarkan demi keamanan, mengaku diperas hingga Rp15 juta.

Modusnya keji: dijebak di salah satu tempat hiburan malam di Sidrap, disuruh bertransaksi narkoba, lalu ditangkap bersama calon pembeli.

Padahal, warga tersebut sama sekali bukan pengguna, apalagi pengedar. “Saya bukan pengguna, saya dijebak, lalu dipaksa bayar Rp15 juta. Saya nginap dua malam di basecamp mereka di BTN WSB. Kalau tidak bayar, saya akan dijadikan tersangka dan dibawah ke Polda Sulsel. Ini murni pemerasan. Saya siap bertanggung jawab atas pengakuan ini,” ungkap korban dengan tegas, Selasa malam (3/6/2025) lewat via selulernya kepada media ini.

Tak hanya satu, kasus serupa disebut telah menjerat banyak warga Sidrap. Uang “tebusan” bervariasi, dari Rp10 juta hingga Rp100 juta.

Para korban, sebagian besar dari kalangan ekonomi lemah, terpaksa menggadaikan harta atau meminjam sana-sini hanya demi kebebasan yang tak seharusnya dirampas.

Yang lebih mencengangkan, transaksi pemerasan tidak dilakukan lewat transfer — semuanya tunai. Alasannya? Agar tak meninggalkan jejak digital. Seolah ini bukan lagi praktik oknum, tapi jaringan rapi yang tahu cara menyembunyikan bau busuk kejahatannya.

Basecamp yang disebut berada di sebuah perumahan di Watang Pulu Sidrap ini, menjadi markas tak resmi para oknum untuk menyusun jebakan demi jebakan dan skenario.

Di tempat inilah, diduga banyak warga ditahan diam-diam sebelum ‘dibanderol’ dengan harga kebebasan dan bervariatif.

Fenomena ini mencoreng institusi penegak hukum. Masyarakat mulai kehilangan kepercayaan.

Warga tak lagi takut pada narkoba, tapi lebih takut pada aparat yang katanya memberantasnya. Mereka tak tahu kapan akan jadi korban berikutnya.

Sebab, informasinya hingga malam ini masih banyak warga masyarakat ditangkap dan masih ditahan di base camp mereka sebelum uang tebusan dipenuhi.

“Informasinya masih banyak kasian masyarakat disana base camp ditangkap dan ditahan, mereka sama nasibnya seperti saya dua hari lalu saya ditangkap dan ditahan dua hari lalu,”tandasnya.

Kini, tekanan publik mulai menguat. Banyak korban yang mulai angkat suara perlahan namun pasti. Mereka tak hanya menuntut keadilan, tapi juga mendesak institusi Polda Sulsel untuk membersihkan diri.

Jika tidak, bukan hanya nama baik yang rusak, tapi juga nyawa warga tak bersalah yang menjadi tumbalnya. (Bm)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Uterus

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Propam ke-23, Kapolres Sidrap: Momen Refleksi Diri untuk Tingkatkan Integritas dan Pelayanan Masyarakat

    HUT Propam ke-23, Kapolres Sidrap: Momen Refleksi Diri untuk Tingkatkan Integritas dan Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 131
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sidenreng Rappang (Sidrap), AKBP Fantry Taherong, S.I.K., memimpin langsung apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Propam Polri yang digelar di Lapangan Apel Presisi Polres Sidrap, Jumat (17/10/2025) pagi. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri para pejabat utama, Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres Sidrap. Momen […]

  • BAZNAS Salurkan Bantuan Biaya Hidup, 4 Keluarga 1 Rumah Hidup dalam Kemiskinan.

    BAZNAS Salurkan Bantuan Biaya Hidup, 4 Keluarga 1 Rumah Hidup dalam Kemiskinan.

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 186
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang menyalurkan bantuan biaya hidup kepada Ridhawaty (49) yang tinggal bersama tiga keluarga lainnya. sabtu.(1/11/2025) Apa Reaksi Anda? +1 0 +1 0 +1 0 +1 0 +1 0 +1 0 +1 0 Facebook Twitter Email

  • Dugaan Mark Up Proyek Fisik Pinrang, ITCW Bakal Lapor Ke Polda

    Dugaan Mark Up Proyek Fisik Pinrang, ITCW Bakal Lapor Ke Polda

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Haji Bintang
    • visibility 78
    • 0Komentar

    PINRANG, KABARKITA – Mafia proyek fisik mulai menjadi sorotan yang dikerjakan di Kabupaten Pinrang. Indonesia Timur Coruption Watch atau ITCW yang sejak awal pengerjaan hingga selesai dikerjakan melakukan pengumpulan data. Koordinator ITCW, Jasmir L. Lainting menuturkan sejak awal pihaknya sebagai bagian dari masyarakat melakukan kontro sosial. “Alhamdullillah sejumlah ruas jalan mendapat perhatian besar tahun ini […]

  • UNIMEN Hadiri Peluncuran Beasiswa Cendekia Baznas

    UNIMEN Hadiri Peluncuran Beasiswa Cendekia Baznas

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 223
    • 0Komentar

    JAKARTA,KABAR KITA.CO.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat resmi meluncurkan program Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Tahun 2025 di Gedung Utama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta Pusat (04/08/2025). Pada kesempatan tersebut semua perguruan tinggi yang menjadi mitra Baznas diundang hadir memeriahkan acara peluncuran tidak terkecuali Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN). UNIMEN sendiri merupakan mitra baru […]

  • Gairah Dangdut Nasional Hadir di Sidrap, Catat Tanggal Audisinya DA8 Digelar 25 April Akhir Bukan ini

    Gairah Dangdut Nasional Hadir di Sidrap, Catat Tanggal Audisinya DA8 Digelar 25 April Akhir Bukan ini

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 68
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Kabupaten Sidrap resmi menjadi salah satu dari empat daerah di Indonesia yang dipercaya menggelar audisi ajang pencarian bakat dangdut bergengsi D’Academy 8 atau DA8. Audisi di Sidrap dijadwalkan berlangsung pada 25 April 2026, bertempat di Lobby VIP Kantor Bupati Sidrap, dengan menghadirkan Selfi Yamma sebagai dewan juri dan Andi Syaqirah sebagai bintang […]

  • Kapolres Enrekang Beri Penghargaan kepada Personel Berprestasi dalam Operasi Ketupat Pallawa 2026

    Kapolres Enrekang Beri Penghargaan kepada Personel Berprestasi dalam Operasi Ketupat Pallawa 2026

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 31
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto, S.H.,S.I.K.,M.H., memberikan penghargaan kepada sejumlah personel yang berprestasi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Pallawa 2026. Kegiatan tersebut digelar dalam upacara resmi di lapangan apel Mapolres Enrekang, Senin (30/3/2026). Sihumas polres Enrekang kepada awak media menjelaskan bahwa, Penghargaan berupa piagam diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja luar biasa […]

expand_less