Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Cepuh atau Masuk Sel: Skandal Busuk Pemerasan Warga oleh Oknum Narkoba Polda Sulsel

Cepuh atau Masuk Sel: Skandal Busuk Pemerasan Warga oleh Oknum Narkoba Polda Sulsel

  • account_circle Uterus
  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • visibility 323
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP — Ironi penegakan hukum kembali tersaji di hukum Ajatappareng. Bukannya menjadi pelindung dan pengayom masyarakat, sejumlah oknum dari salah satu satuan Direktorat Narkoba Polda Sulsel justru menjelma jadi predator lapangan yang menjadikan warga Sidrap sebagai “sapi perahan”.

Dalam modus operandi yang tak hanya kejam tapi juga licik, masyarakat yang tak bersalah dijebak, dikriminalisasi, lalu diperas dengan dalih penanganan narkoba.

Disebut-sebut sebagai “Tim Sapuratae”, julukan yang mulai menggema di tengah keresahan warga, para oknum ini diduga menjalankan modul operandi gelap dengan pola sistematis.

Mereka mencari target, memaksa warga menjadi informan atau “cepuh”, lalu menyuruh mereka menjual narkoba sebagai umpan.

Tak lama kemudian, skenario ditutup dengan penangkapan yang seolah sah padahal semua telah diatur. Korban? Dijebloskan atau dilepas tergantung negosiasi “mahar”.

Salah satu korban, yang identitasnya sengaja disamarkan demi keamanan, mengaku diperas hingga Rp15 juta.

Modusnya keji: dijebak di salah satu tempat hiburan malam di Sidrap, disuruh bertransaksi narkoba, lalu ditangkap bersama calon pembeli.

Padahal, warga tersebut sama sekali bukan pengguna, apalagi pengedar. “Saya bukan pengguna, saya dijebak, lalu dipaksa bayar Rp15 juta. Saya nginap dua malam di basecamp mereka di BTN WSB. Kalau tidak bayar, saya akan dijadikan tersangka dan dibawah ke Polda Sulsel. Ini murni pemerasan. Saya siap bertanggung jawab atas pengakuan ini,” ungkap korban dengan tegas, Selasa malam (3/6/2025) lewat via selulernya kepada media ini.

Tak hanya satu, kasus serupa disebut telah menjerat banyak warga Sidrap. Uang “tebusan” bervariasi, dari Rp10 juta hingga Rp100 juta.

Para korban, sebagian besar dari kalangan ekonomi lemah, terpaksa menggadaikan harta atau meminjam sana-sini hanya demi kebebasan yang tak seharusnya dirampas.

Yang lebih mencengangkan, transaksi pemerasan tidak dilakukan lewat transfer — semuanya tunai. Alasannya? Agar tak meninggalkan jejak digital. Seolah ini bukan lagi praktik oknum, tapi jaringan rapi yang tahu cara menyembunyikan bau busuk kejahatannya.

Basecamp yang disebut berada di sebuah perumahan di Watang Pulu Sidrap ini, menjadi markas tak resmi para oknum untuk menyusun jebakan demi jebakan dan skenario.

Di tempat inilah, diduga banyak warga ditahan diam-diam sebelum ‘dibanderol’ dengan harga kebebasan dan bervariatif.

Fenomena ini mencoreng institusi penegak hukum. Masyarakat mulai kehilangan kepercayaan.

Warga tak lagi takut pada narkoba, tapi lebih takut pada aparat yang katanya memberantasnya. Mereka tak tahu kapan akan jadi korban berikutnya.

Sebab, informasinya hingga malam ini masih banyak warga masyarakat ditangkap dan masih ditahan di base camp mereka sebelum uang tebusan dipenuhi.

“Informasinya masih banyak kasian masyarakat disana base camp ditangkap dan ditahan, mereka sama nasibnya seperti saya dua hari lalu saya ditangkap dan ditahan dua hari lalu,”tandasnya.

Kini, tekanan publik mulai menguat. Banyak korban yang mulai angkat suara perlahan namun pasti. Mereka tak hanya menuntut keadilan, tapi juga mendesak institusi Polda Sulsel untuk membersihkan diri.

Jika tidak, bukan hanya nama baik yang rusak, tapi juga nyawa warga tak bersalah yang menjadi tumbalnya. (Bm)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Uterus

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAZNAS BERSAMA PEMDA ENREKANG SALURKAN BANTUAN PENGOBATAN DI RSUD MASPUL

    BAZNAS BERSAMA PEMDA ENREKANG SALURKAN BANTUAN PENGOBATAN DI RSUD MASPUL

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 96
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID- Badan Amil Zakat Nasional Kab. Enrekang  bersama Pemerintah menyalurkan bantuan pengobatan kepada Ahmad Palondongan masyarakat kurang mampu, warga Dusun Rodo-rodo, Desa Benteng Alla Utara, Kecamatan Baroko. Kegiatan penyaluran bantuan dilaksanakan di Rumah Sakit Daerah Umum Massenrempulu Enrekang, Kamis (22/1/2026). Bupati Enrekang, M. Yusuf Ritangnga, menyerahkan langsung bantuan pengobatan kepada Ahmad Palondongan. “Kami berharap […]

  • Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle Uterus
    • visibility 653
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Dari Aspal ke Alam: Karimun Club Makassar Menggema di Zulu Park Pangkep”

    Dari Aspal ke Alam: Karimun Club Makassar Menggema di Zulu Park Pangkep”

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Haji Bintang
    • visibility 123
    • 0Komentar

    PANGKEP, KABARKITA – Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan terasa kuat di Zulu Park, Balocci, Kabupaten Pangkep, saat Karimun Club Makassar (KCM) menggelar touring perdana awal tahun 2026. Sebanyak 32 unit kendaraan roda empat jenis Suzuki Karimun dari berbagai wilayah Sulawesi Selatan hadir memeriahkan kegiatan yang berlangsung hangat, meriah, dan sarat nuansa persaudaraan. Kegiatan ini […]

  • Dukung IP300, Bupati Syaharuddin Salurkan Benih Padi Genjah ke Tiga Desa

    Dukung IP300, Bupati Syaharuddin Salurkan Benih Padi Genjah ke Tiga Desa

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 220
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, menyerahkan benih padi genjah kepada kelompok tani di tiga desa Kecamatan Maritengngae, yakni Desa Takkalasi, Allakkuang, dan Tanete. Penyerahan berlangsung di kediaman Anggota DPRD Sidrap, H. Faisal, Desa Allakkuang, Ahad (24/8/2025). Hadir pula Anggota DPRD Sidrap H. Faisal, Kadis PSDA Andi Safari Renata, Camat Maritengngae […]

  • Brigade Pangan Masuk Sawah, Syaharuddin Komandoi Tanam Padi Menuju Swasembada

    Brigade Pangan Masuk Sawah, Syaharuddin Komandoi Tanam Padi Menuju Swasembada

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

    SIDRAP — Langkah besar menuju swasembada pangan kembali digelorakan di Kabupaten Sidrap. Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, secara simbolis memulai penanaman padi perdana program Brigade Pangan Merah Putih di Desa Polewali, Kecamatan Tellu Limpoe, Rabu (7/5/2025). Didampingi Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse dan sejumlah pejabat daerah, Syaharuddin turun langsung ke sawah dan menggunakan alat tradisional tanam […]

  • Polres Enrekang Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an, Perkuat Iman dan Profesionalisme Personel

    Polres Enrekang Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an, Perkuat Iman dan Profesionalisme Personel

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 50
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Jajaran Polres Enrekang menggelar kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an yang berlangsung khidmat di Masjid Nurul Amanah Mapolres Enrekang, Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto.S.H.,S.I.K.,M.H., para pejabat utama, personel Polres Enrekang serta Bhayangkari dengan penuh khidmat sebagai bentuk refleksi spiritual dalam momentum bulan suci Ramadan. Kapolres melalui Sihumas menjelaskan bahwa Peringatan […]

expand_less