Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Cepuh atau Masuk Sel: Skandal Busuk Pemerasan Warga oleh Oknum Narkoba Polda Sulsel

Cepuh atau Masuk Sel: Skandal Busuk Pemerasan Warga oleh Oknum Narkoba Polda Sulsel

  • account_circle Uterus
  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • visibility 322
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP — Ironi penegakan hukum kembali tersaji di hukum Ajatappareng. Bukannya menjadi pelindung dan pengayom masyarakat, sejumlah oknum dari salah satu satuan Direktorat Narkoba Polda Sulsel justru menjelma jadi predator lapangan yang menjadikan warga Sidrap sebagai “sapi perahan”.

Dalam modus operandi yang tak hanya kejam tapi juga licik, masyarakat yang tak bersalah dijebak, dikriminalisasi, lalu diperas dengan dalih penanganan narkoba.

Disebut-sebut sebagai “Tim Sapuratae”, julukan yang mulai menggema di tengah keresahan warga, para oknum ini diduga menjalankan modul operandi gelap dengan pola sistematis.

Mereka mencari target, memaksa warga menjadi informan atau “cepuh”, lalu menyuruh mereka menjual narkoba sebagai umpan.

Tak lama kemudian, skenario ditutup dengan penangkapan yang seolah sah padahal semua telah diatur. Korban? Dijebloskan atau dilepas tergantung negosiasi “mahar”.

Salah satu korban, yang identitasnya sengaja disamarkan demi keamanan, mengaku diperas hingga Rp15 juta.

Modusnya keji: dijebak di salah satu tempat hiburan malam di Sidrap, disuruh bertransaksi narkoba, lalu ditangkap bersama calon pembeli.

Padahal, warga tersebut sama sekali bukan pengguna, apalagi pengedar. “Saya bukan pengguna, saya dijebak, lalu dipaksa bayar Rp15 juta. Saya nginap dua malam di basecamp mereka di BTN WSB. Kalau tidak bayar, saya akan dijadikan tersangka dan dibawah ke Polda Sulsel. Ini murni pemerasan. Saya siap bertanggung jawab atas pengakuan ini,” ungkap korban dengan tegas, Selasa malam (3/6/2025) lewat via selulernya kepada media ini.

Tak hanya satu, kasus serupa disebut telah menjerat banyak warga Sidrap. Uang “tebusan” bervariasi, dari Rp10 juta hingga Rp100 juta.

Para korban, sebagian besar dari kalangan ekonomi lemah, terpaksa menggadaikan harta atau meminjam sana-sini hanya demi kebebasan yang tak seharusnya dirampas.

Yang lebih mencengangkan, transaksi pemerasan tidak dilakukan lewat transfer — semuanya tunai. Alasannya? Agar tak meninggalkan jejak digital. Seolah ini bukan lagi praktik oknum, tapi jaringan rapi yang tahu cara menyembunyikan bau busuk kejahatannya.

Basecamp yang disebut berada di sebuah perumahan di Watang Pulu Sidrap ini, menjadi markas tak resmi para oknum untuk menyusun jebakan demi jebakan dan skenario.

Di tempat inilah, diduga banyak warga ditahan diam-diam sebelum ‘dibanderol’ dengan harga kebebasan dan bervariatif.

Fenomena ini mencoreng institusi penegak hukum. Masyarakat mulai kehilangan kepercayaan.

Warga tak lagi takut pada narkoba, tapi lebih takut pada aparat yang katanya memberantasnya. Mereka tak tahu kapan akan jadi korban berikutnya.

Sebab, informasinya hingga malam ini masih banyak warga masyarakat ditangkap dan masih ditahan di base camp mereka sebelum uang tebusan dipenuhi.

“Informasinya masih banyak kasian masyarakat disana base camp ditangkap dan ditahan, mereka sama nasibnya seperti saya dua hari lalu saya ditangkap dan ditahan dua hari lalu,”tandasnya.

Kini, tekanan publik mulai menguat. Banyak korban yang mulai angkat suara perlahan namun pasti. Mereka tak hanya menuntut keadilan, tapi juga mendesak institusi Polda Sulsel untuk membersihkan diri.

Jika tidak, bukan hanya nama baik yang rusak, tapi juga nyawa warga tak bersalah yang menjadi tumbalnya. (Bm)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Uterus

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HST Hair Studio Resmi Dibuka di Sidrap, Tawarkan Konsep Barbershop Modern dan Nyaman

    HST Hair Studio Resmi Dibuka di Sidrap, Tawarkan Konsep Barbershop Modern dan Nyaman

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 186
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Dunia usaha jasa perawatan rambut di Kabupaten Sidenreng Rappang kembali bergeliat dengan hadirnya HST Hair Studio, yang resmi melakukan grand opening pada Senin, 5 Januari 2026. HST Hair Studio berlokasi di Jalan Andi Makkasau, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, tepat berdampingan dengan HST Car Wash. Lokasi yang strategis ini diharapkan […]

  • Barisan Karnaval HUT ke-80 RI di Maritengngae Lewati Halaman Rujab Bupati, Warga Soraki Meriah

    Barisan Karnaval HUT ke-80 RI di Maritengngae Lewati Halaman Rujab Bupati, Warga Soraki Meriah

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 293
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Kemeriahan Karnaval HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Maritengngae berlangsung istimewa, Rabu (13/8/2025). Seluruh barisan karnaval dan gerak jalan melewati halaman Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sidrap, tempat panggung penghormatan berada. Riuh sorak dan tepuk tangan warga mengiringi setiap barisan yang melintas, menambah hangatnya suasana perayaan kemerdekaan. Camat Maritengngae, Andi Surya Praja, […]

  • Jaga Kamtibmas, Polres Sidrap Sasar Titik Rawan di Malam Akhir Pekan

    Jaga Kamtibmas, Polres Sidrap Sasar Titik Rawan di Malam Akhir Pekan

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Uterus
    • visibility 308
    • 0Komentar

    TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP – Guna menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Polres Sidrap terus menggencarkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada malam akhir pekan, Sabtu malam (7/6/25). Kegiatan yang dipimpin oleh Perwira pengendali, ini menyasar titik-titik rawan gangguan kamtibmas seperti area publik, ruas jalan protokol, tempat hiburan malam, serta […]

  • Fahmil Qur’an Meriahkan MTQ Aceh Barat, Meureubo dan Samatiga Sabet Juara

    Fahmil Qur’an Meriahkan MTQ Aceh Barat, Meureubo dan Samatiga Sabet Juara

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Uterus
    • visibility 271
    • 0Komentar

    MEULABOH – Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 tingkat Kabupaten Aceh Barat di Kecamatan Pante Ceureumen terus berlangsung semarak. Satu cabang lomba telah menuntaskan babak final, yakni Fahmil Qur’an, baik kategori putra maupun putri, dengan hasil yang membanggakan bagi sejumlah kecamatan. Dalam pengumuman resmi Rabu (16/7/2025), Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Barat, M Isa, menyampaikan […]

  • Pemkab Sidrap Matangkan Kesiapan Audisi Dangdut Academy 8 Indosiar

    Pemkab Sidrap Matangkan Kesiapan Audisi Dangdut Academy 8 Indosiar

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memantapkan persiapan menjelang pelaksanaan audisi Dangdut Academy 8 yang akan digelar di daerah tersebut. Upaya itu ditandai dengan rapat koordinasi bersama tim audisi Indosiar yang berlangsung di Lobi Kantor Bupati Sidrap, Kamis (23/4/2026) malam. Rapat tersebut bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memperjelas tugas dan fungsi masing-masing pihak, […]

  • Perang Bintang Berubah Mencekam: Pembalap Tabrak Penonton di Sirkuit Maradona

    Perang Bintang Berubah Mencekam: Pembalap Tabrak Penonton di Sirkuit Maradona

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Uterus
    • visibility 344
    • 0Komentar

    SIDRAP — Ajang Kejurda Seri 2 Grasstrack dan Motocross bertajuk “Perang Bintang Bupati Cup” yang digelar Sabtu (10/5/2025) di Sirkuit Maradona, Desa Lasiwala, Kecamatan Pitu Riawa, berubah menjadi momen memilukan usai insiden mengejutkan terjadi pada Minggu sore (11/5/2025). Seorang pembalap yang tengah memacu motornya dalam kecepatan tinggi diduga kehilangan kendali dan menabrak kerumunan penonton yang […]

expand_less