Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Cepuh atau Masuk Sel: Skandal Busuk Pemerasan Warga oleh Oknum Narkoba Polda Sulsel

Cepuh atau Masuk Sel: Skandal Busuk Pemerasan Warga oleh Oknum Narkoba Polda Sulsel

  • account_circle Uterus
  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • visibility 343
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP — Ironi penegakan hukum kembali tersaji di hukum Ajatappareng. Bukannya menjadi pelindung dan pengayom masyarakat, sejumlah oknum dari salah satu satuan Direktorat Narkoba Polda Sulsel justru menjelma jadi predator lapangan yang menjadikan warga Sidrap sebagai “sapi perahan”.

Dalam modus operandi yang tak hanya kejam tapi juga licik, masyarakat yang tak bersalah dijebak, dikriminalisasi, lalu diperas dengan dalih penanganan narkoba.

Disebut-sebut sebagai “Tim Sapuratae”, julukan yang mulai menggema di tengah keresahan warga, para oknum ini diduga menjalankan modul operandi gelap dengan pola sistematis.

Mereka mencari target, memaksa warga menjadi informan atau “cepuh”, lalu menyuruh mereka menjual narkoba sebagai umpan.

Tak lama kemudian, skenario ditutup dengan penangkapan yang seolah sah padahal semua telah diatur. Korban? Dijebloskan atau dilepas tergantung negosiasi “mahar”.

Salah satu korban, yang identitasnya sengaja disamarkan demi keamanan, mengaku diperas hingga Rp15 juta.

Modusnya keji: dijebak di salah satu tempat hiburan malam di Sidrap, disuruh bertransaksi narkoba, lalu ditangkap bersama calon pembeli.

Padahal, warga tersebut sama sekali bukan pengguna, apalagi pengedar. “Saya bukan pengguna, saya dijebak, lalu dipaksa bayar Rp15 juta. Saya nginap dua malam di basecamp mereka di BTN WSB. Kalau tidak bayar, saya akan dijadikan tersangka dan dibawah ke Polda Sulsel. Ini murni pemerasan. Saya siap bertanggung jawab atas pengakuan ini,” ungkap korban dengan tegas, Selasa malam (3/6/2025) lewat via selulernya kepada media ini.

Tak hanya satu, kasus serupa disebut telah menjerat banyak warga Sidrap. Uang “tebusan” bervariasi, dari Rp10 juta hingga Rp100 juta.

Para korban, sebagian besar dari kalangan ekonomi lemah, terpaksa menggadaikan harta atau meminjam sana-sini hanya demi kebebasan yang tak seharusnya dirampas.

Yang lebih mencengangkan, transaksi pemerasan tidak dilakukan lewat transfer — semuanya tunai. Alasannya? Agar tak meninggalkan jejak digital. Seolah ini bukan lagi praktik oknum, tapi jaringan rapi yang tahu cara menyembunyikan bau busuk kejahatannya.

Basecamp yang disebut berada di sebuah perumahan di Watang Pulu Sidrap ini, menjadi markas tak resmi para oknum untuk menyusun jebakan demi jebakan dan skenario.

Di tempat inilah, diduga banyak warga ditahan diam-diam sebelum ‘dibanderol’ dengan harga kebebasan dan bervariatif.

Fenomena ini mencoreng institusi penegak hukum. Masyarakat mulai kehilangan kepercayaan.

Warga tak lagi takut pada narkoba, tapi lebih takut pada aparat yang katanya memberantasnya. Mereka tak tahu kapan akan jadi korban berikutnya.

Sebab, informasinya hingga malam ini masih banyak warga masyarakat ditangkap dan masih ditahan di base camp mereka sebelum uang tebusan dipenuhi.

“Informasinya masih banyak kasian masyarakat disana base camp ditangkap dan ditahan, mereka sama nasibnya seperti saya dua hari lalu saya ditangkap dan ditahan dua hari lalu,”tandasnya.

Kini, tekanan publik mulai menguat. Banyak korban yang mulai angkat suara perlahan namun pasti. Mereka tak hanya menuntut keadilan, tapi juga mendesak institusi Polda Sulsel untuk membersihkan diri.

Jika tidak, bukan hanya nama baik yang rusak, tapi juga nyawa warga tak bersalah yang menjadi tumbalnya. (Bm)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Uterus

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cetak Prajurit Profesional, Kodim 1419/Enrekang Rutin Gelar Latihan Pencak Silat Militer

    Cetak Prajurit Profesional, Kodim 1419/Enrekang Rutin Gelar Latihan Pencak Silat Militer

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 35
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– Dalam upaya membentuk prajurit yang profesional, tangguh, dan memiliki kemampuan bela diri yang mumpuni, Kodim 1419/Enrekang secara rutin melaksanakan latihan Pencak Silat Militer (PSM). Kegiatan latihan kali ini dipimpin oleh Sertu Ridwan Lalo dan berlangsung di halaman Makodim 1419/Enrekang, Jl. Pahlawan No. 12, Lingkungan Talaga, Kabupaten Enrekang, Selasa (28/07/2026). Latihan difokuskan pada tahapan […]

  • Hunian Nyaman di Lokasi Strategis, Perumahan Bukit Hijau Kukku Hadirkan Rumah Subsidi Berkualitas untuk Masyarakat

    Hunian Nyaman di Lokasi Strategis, Perumahan Bukit Hijau Kukku Hadirkan Rumah Subsidi Berkualitas untuk Masyarakat

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 57
    • 0Komentar

    ENREKANG.KABAR KITA.CO.ID — Memiliki rumah sendiri kini bukan lagi sekadar impian. Perumahan Bukit Hijau Kukku hadir sebagai solusi hunian modern dengan konsep nyaman, terjangkau, dan dibangun dengan kualitas konstruksi yang diperhatikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mendambakan rumah pertama maupun investasi masa depan. Dikembangkan oleh PT. Tungka Jaya Putra, kawasan perumahan ini menawarkan tipe rumah […]

  • Baznas Enrekang Bedah Rumah Warga Desa Paladang.

    Baznas Enrekang Bedah Rumah Warga Desa Paladang.

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 359
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Indo Gasang (66), warga Desa Paladang, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, kini bisa bernapas lega. Rumah reot yang ia tempati selama puluhan tahun kini berdiri kokoh dan nyaman, berkat bantuan dari Baznas Kabupaten Enrekang. Saat ditemui di rumah barunya, Selasa (12/8/2025), Indo Gasang mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. “Puluhan tahun saya tinggal di […]

  • Bupati Enrekang Dorong Konsultasi ke Empat Kementerian, Bahas Kejelasan Nasib PPPK.

    Bupati Enrekang Dorong Konsultasi ke Empat Kementerian, Bahas Kejelasan Nasib PPPK.

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 446
    • 0Komentar

    ENREKANG -KABARKITA.CO.ID –  Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga meminta Plh. BKPSDM Enrekang, Kurniawan dan Bagian Hukum Setda Enrekang untuk berkonsultasi dengan empat Kementrian terkait kejelasan nasib PPPK di Enrekang. Empat Kementrian yakni Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpanrb), Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementrian Keuangan. Hal itu diungkapkan […]

  • Sidrap Mantapkan Persiapan Upacara HUT ke-80 RI

    Sidrap Mantapkan Persiapan Upacara HUT ke-80 RI

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 435
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Gladi bersih upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia berlangsung khidmat di Lapangan Kompleks SKPD Sidrap, Jumat sore (15/8/2025). Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, yang akan bertindak sebagai inspektur upacara, hadir memimpin dan mengikuti setiap rangkaian gladi bersih tersebut. Turut hadir Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua DPRD Takyuddin Masse, Dandim 1420/Sidrap […]

  • Bripda La Majeng Harumkan Polres Sidrap, Raih Juara 1 Kejuaraan Karate Inkanas Sulsel 2025

    Bripda La Majeng Harumkan Polres Sidrap, Raih Juara 1 Kejuaraan Karate Inkanas Sulsel 2025

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 1.297
    • 0Komentar

     SIDRAP, KBK – Bripda La Majeng, personel Satuan Samapta Polres Sidenreng Rappang (Sidrap), berhasil meraih juara 1 dalam Kejuaraan Karate Inkanas Sulawesi Selatan Series I Tahun 2025. Prestasi membanggakan ini diraih dalam kategori Festival +70 kg Komite Polri, yang digelar di GOR Mandiri Lompoe, Kota Parepare, pada Minggu pagi (20/7/2025). Bintara muda lulusan SPN Polda […]

expand_less