Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » “Tembakan Gelap di Lainungan: Warga Sidrap Bongkar Dugaan ‘Skenario Bohong’ BNNP Sulsel — Peluru Nyasar, Kebenaran pun Dibelah!”

“Tembakan Gelap di Lainungan: Warga Sidrap Bongkar Dugaan ‘Skenario Bohong’ BNNP Sulsel — Peluru Nyasar, Kebenaran pun Dibelah!”

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • visibility 226
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Kasus penembakan brutal oleh petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan terhadap mobil warga di Desa Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), kini berubah menjadi bola panas yang mengguncang kepercayaan publik terhadap lembaga tersebut.

Pasca kejadian yang terjadi pada Selasa dini hari (14/10/2025) lalu, warga Sidrap mendesak BNNP Sulsel buka-bukaan soal kronologi tembakan yang disebut dilakukan secara serampangan, bahkan diduga oleh oknum sipil bersenjata yang bukan aparat resmi.

“Kalau memang petugas resmi, kenapa tembakan tidak terukur? Bukannya ke ban mobil, malah tembus kaca depan dan jok sopir. Ini bukan salah tembak — ini tembakan mematikan!” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Minggu (26/10/2025).

Warga kini menuntut BNN RI turun langsung mengusut dugaan pelanggaran prosedur ini, bukan hanya sekadar pemeriksaan internal.
“Kalau benar pelakunya sipil bersenjata, itu sudah di luar batas hukum. Kami minta pelaku diproses, bukan ditutupi,” tegas sumber lain dengan nada geram.

Kasi Intel BNNP Sulsel, Agung FS, saat dikonfirmasi, mengaku pelaku penembakan tengah diperiksa secara internal.
“(Pelaku) dalam riksa internal, Pak,” tulis Agung melalui pesan WhatsApp.
Namun ketika ditanya soal dugaan bahwa pelaku adalah sipil bersenjata, ia buru-buru membantah. “Kalau yang ini, tidak benar,” ujarnya singkat.

Sayangnya, hingga kini Agung belum memberi kejelasan posisi resmi hasil pemeriksaan maupun siapa yang bertanggung jawab atas tembakan yang mengenai mobil milik warga itu.

Kronologi Berdarah di Malam Sunyi

Peristiwa bermula ketika mobil Mitsubishi Xpander milik Hasdar, warga Kelurahan Tanru Tedong, diberondong peluru oleh petugas BNNP Sulsel di Desa Lainungan sekitar pukul 00.40 WITA.
Mobil yang dikendarai dua pria—kenalan dari seorang kepala dusun asal Siwa—berlubang di beberapa bagian akibat tembakan bertubi-tubi.

Menurut Hasdar, kedua pria itu sempat menelpon kepala dusun minta dijemput karena panik diserang petugas.
“Mereka bilang ditembaki tanpa tahu apa salahnya, makanya kabur dan tinggalkan mobil,” ujarnya.

Saat mendatangi lokasi, Hasdar menemukan delapan lubang peluru menembus bodi dan kaca mobilnya.
“Kerugian saya ratusan juta. Tapi yang paling berat itu, ketidakadilan. Mobil saya bolong-bolong, pelaku malah belum jelas siapa,” keluh Hasdar.

Warga sekitar pun menguatkan kesaksian bahwa penembakan itu dilakukan oleh petugas BNN, namun tanpa barang bukti narkoba apa pun ditemukan di lokasi.
Artinya, dugaan “salah sasaran” semakin menguat.

Pernyataan BNNP Sulsel Plin-Plan dan Janggal

Yang makin memperkeruh suasana adalah pernyataan tidak konsisten dari pihak BNNP Sulsel.
Awalnya, Kasi Intel Agung FS menyebut dua pria yang mengendarai mobil, berinisial HR dan RF, hendak menjemput narkoba jenis ekstasi sebanyak 94 butir.

“Petugas menembak ban mobil, tapi peluru mengenai bodi,” ujarnya.
Namun tak lama berselang, Agung mengubah pernyataannya sendiri, mengatakan bahwa HR dan RF adalah pemilik narkoba tersebut.
“Mereka (HR dan RF) yang punya barang,” katanya singkat.

Saat ditanya alasan perubahan keterangan, Agung memilih diam. Pesan konfirmasi yang dikirim kepadanya hanya centang biru—dibaca tapi tak dibalas.

 Warga Tuntut Transparansi, BNN RI Diminta Turun Tangan

Kemarahan warga Sidrap kini tak terbendung. Mereka meminta BNN RI segera turun langsung menyelidiki dugaan penembakan liar ini, termasuk mengaudit siapa sebenarnya yang menembakkan senjata malam itu.

“Kalau ini dibiarkan, berarti nyawa warga bisa sewaktu-waktu melayang hanya karena salah operasi. Kami tidak mau ada lagi korban salah tembak,” kata salah satu tokoh masyarakat Sidrap dengan tegas.

Sementara itu, Brigjen Sulistyo Pudjo, mantan Karo Humas BNN RI yang dihubungi, menyatakan tidak lagi menjabat dan enggan berkomentar.
Hingga berita ini tayang, BNN RI belum memberikan pernyataan resmi terkait desakan warga dan inkonsistensi versi BNNP Sulsel.

 Publik Bertanya: Siapa yang Akan Bertanggung Jawab?

Kasus penembakan di Lainungan bukan sekadar insiden salah sasaran. Ia telah menjadi ujian moral dan integritas lembaga penegak hukum, ketika masyarakat mempertanyakan: apakah nyawa dan keselamatan rakyat masih dianggap penting di negeri ini?

Sampai kejelasan hukum muncul, warga Sidrap menolak bungkam.
Mereka menuntut bukan hanya keadilan untuk Hasdar dan keluarganya — tetapi juga transparansi penuh dan pertanggungjawaban dari institusi yang seharusnya melindungi, bukan menembaki rakyatnya sendiri. (Gnd)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rentenir Berkedok Penolong Resahkan Warga Sidrap, Bunga Mencekik Jadi Jerat

    Rentenir Berkedok Penolong Resahkan Warga Sidrap, Bunga Mencekik Jadi Jerat

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    SIDRAP – Warga Kabupaten Sidrap kembali dibuat gelisah oleh maraknya praktik rentenir yang berkedok pemberi bantuan keuangan cepat. Alih-alih menjadi solusi, tawaran pinjaman tanpa agunan justru menjerat warga dalam lingkaran utang berbunga tinggi yang mencekik. Kemudahan proses tanpa syarat ribet menjadi daya tarik utama. Namun di baliknya, bunga pinjaman yang tidak masuk akal jadi bom […]

  • Ketua Kwarran Patampanua Sirajuddin Rasyid: 800 Siswa Siswi Pramuka Ikuti Jambore Ranting VI Kwarran Patampanua Tahun 2025

    Ketua Kwarran Patampanua Sirajuddin Rasyid: 800 Siswa Siswi Pramuka Ikuti Jambore Ranting VI Kwarran Patampanua Tahun 2025

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Haji Bintang
    • visibility 657
    • 0Komentar

    PINRANG, KABARKITA – Sebanyak 800 pramuka penggalang dari pangkalan SD/MI memeriahkan Jambore Ranting VI tahun 2025 yang digelar di Desa Sipatuo Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan.” Kegiatan yang mulai dilaksanakan pada tanggal 16 Juli sampai dengan 19 Juli 2025 tersebut mengangkat tema “PRAMUKA SETIA (Pramuka Solid, Empati, Terampil, Ikhlas dan Aktif) (16/07/2025). Secara khusus, Kak […]

  • Mahasiswa KKN-T Unhas Sosialisasikan dan Latih Warga Desa Kulo Membuat Pestisida Nabati dari Daun Pepaya

    Mahasiswa KKN-T Unhas Sosialisasikan dan Latih Warga Desa Kulo Membuat Pestisida Nabati dari Daun Pepaya

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Kabarkita.co.id.Sidrap.— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Daerah Universitas Hasanuddin (Unhas), Egidia Rongko, mahasiswa Jurusan Agroteknologi, melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan pestisida nabati berbahan dasar ekstrak daun pepaya kepada warga Desa Kulo, Sidrap Rabu 14 Januari 2026 di Aula kantor Desa Kulo Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya petani, […]

  • Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

    Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Kabarkita.co.id.Surabaya. — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian ATR/BPN, pemerintah daerah melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam mempercepat dan mempermudah layanan pertanahan bagi masyarakat. Kolaborasi ketiga pihak tersebut juga menjadi kunci pelaksanaan Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS) 10 Hari yang […]

  • Satgas MBG Kabupaten Sidrap Gelar Rakor Perdana, Pastikan Program Berjalan Terarah dan Tepat Sasaran

    Satgas MBG Kabupaten Sidrap Gelar Rakor Perdana, Pastikan Program Berjalan Terarah dan Tepat Sasaran

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 186
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG), Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) perdana bersama seluruh stakeholder, Rabu (22/10/25). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, S.Pt., M.M., ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se-Kabupaten Sidrap, […]

  • Babinsa Kalosi Imbau Warga Bijak Menyikapi Berita Hoaks Melalui Komsos

    Babinsa Kalosi Imbau Warga Bijak Menyikapi Berita Hoaks Melalui Komsos

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 85
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID – Babinsa Kelurahan Kalosi Koramil 1419-04/Alla Sertu Muh Tahir melaksanakan kegiatan pemantauan wilayah sekaligus Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga binaan bertempat di Kelurahan Kalosi, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, Kamis (18/06/2026). Dalam kegiatan tersebut, Sertu Muh Tahir berdialog langsung dengan masyarakat untuk mengetahui perkembangan situasi wilayah serta mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan warga. […]

expand_less