Pemkab Sidrap dan Universitas Terbuka Teken MoU: Dorong Akses dan Mutu Pendidikan Tinggi
- account_circle Iful -
- calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
- visibility 353
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Pemkab Sidrap) resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Terbuka (UT) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang Peningkatan Mutu Penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi, Kamis malam (31/7/2025).
MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, bersama Penanggung Jawab Wilayah (PJW) UT Sidrap, Jamil, dalam momentum Temu Guru PGRI Cabang Maritengngae yang berlangsung di halaman Rumah Jabatan Bupati Sidrap.
Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua DPRD Takyuddin Masse, Kakan Kemenag Sidrap Muhammad Idris Usman, Plt. Kadis Pendidikan Sirajuddin, serta sejumlah pejabat daerah lainnya seperti Camat Maritengngae, Plt. Kepala BKD, Kabag Kerja Sama, Danramil Maritengngae, dan perwakilan Polres Sidrap.
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Kabupaten Sidrap.
“MoU ini merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi. Kami harap kerja sama ini berdampak nyata terhadap peningkatan mutu SDM di daerah,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif UT yang telah membuka peluang pendidikan bagi masyarakat Sidrap dari berbagai latar belakang.
“Terima kasih kepada pihak Universitas Terbuka. Ini bentuk komitmen bersama dalam menyediakan pendidikan tinggi yang inklusif dan terjangkau,” imbuhnya.
Sementara itu, PJW UT Sidrap, Jamil, menjelaskan bahwa sistem pendidikan tinggi berbasis jarak jauh yang diterapkan UT memungkinkan siapa saja untuk melanjutkan kuliah tanpa batasan ruang dan waktu.
“Pendidikan daring di UT memberikan kesempatan luas bagi ASN, wirausaha, lulusan SMA, hingga ibu rumah tangga untuk meningkatkan kompetensinya,” ujar Jamil.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 320 mahasiswa aktif UT di Sidrap, serta ribuan alumni yang tersebar di berbagai wilayah. Ia juga menyampaikan bahwa UT kini berstatus perguruan tinggi berbadan hukum, sejajar dengan kampus-kampus besar seperti Universitas Hasanuddin.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin semakin mendekatkan UT ke tengah masyarakat. Tak ada lagi alasan untuk tidak kuliah karena keterbatasan jarak, waktu, usia, atau biaya,” tegasnya.
Jamil berharap kehadiran UT dapat menjadi solusi atas masih rendahnya Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Sidrap, serta mendorong semangat belajar sepanjang hayat di kalangan masyarakat.
“Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah dan akan bergabung bersama UT,” tutupnya. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar