Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » “Tembakan Gelap di Lainungan: Warga Sidrap Bongkar Dugaan ‘Skenario Bohong’ BNNP Sulsel — Peluru Nyasar, Kebenaran pun Dibelah!”

“Tembakan Gelap di Lainungan: Warga Sidrap Bongkar Dugaan ‘Skenario Bohong’ BNNP Sulsel — Peluru Nyasar, Kebenaran pun Dibelah!”

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • visibility 225
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Kasus penembakan brutal oleh petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan terhadap mobil warga di Desa Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), kini berubah menjadi bola panas yang mengguncang kepercayaan publik terhadap lembaga tersebut.

Pasca kejadian yang terjadi pada Selasa dini hari (14/10/2025) lalu, warga Sidrap mendesak BNNP Sulsel buka-bukaan soal kronologi tembakan yang disebut dilakukan secara serampangan, bahkan diduga oleh oknum sipil bersenjata yang bukan aparat resmi.

“Kalau memang petugas resmi, kenapa tembakan tidak terukur? Bukannya ke ban mobil, malah tembus kaca depan dan jok sopir. Ini bukan salah tembak — ini tembakan mematikan!” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Minggu (26/10/2025).

Warga kini menuntut BNN RI turun langsung mengusut dugaan pelanggaran prosedur ini, bukan hanya sekadar pemeriksaan internal.
“Kalau benar pelakunya sipil bersenjata, itu sudah di luar batas hukum. Kami minta pelaku diproses, bukan ditutupi,” tegas sumber lain dengan nada geram.

Kasi Intel BNNP Sulsel, Agung FS, saat dikonfirmasi, mengaku pelaku penembakan tengah diperiksa secara internal.
“(Pelaku) dalam riksa internal, Pak,” tulis Agung melalui pesan WhatsApp.
Namun ketika ditanya soal dugaan bahwa pelaku adalah sipil bersenjata, ia buru-buru membantah. “Kalau yang ini, tidak benar,” ujarnya singkat.

Sayangnya, hingga kini Agung belum memberi kejelasan posisi resmi hasil pemeriksaan maupun siapa yang bertanggung jawab atas tembakan yang mengenai mobil milik warga itu.

Kronologi Berdarah di Malam Sunyi

Peristiwa bermula ketika mobil Mitsubishi Xpander milik Hasdar, warga Kelurahan Tanru Tedong, diberondong peluru oleh petugas BNNP Sulsel di Desa Lainungan sekitar pukul 00.40 WITA.
Mobil yang dikendarai dua pria—kenalan dari seorang kepala dusun asal Siwa—berlubang di beberapa bagian akibat tembakan bertubi-tubi.

Menurut Hasdar, kedua pria itu sempat menelpon kepala dusun minta dijemput karena panik diserang petugas.
“Mereka bilang ditembaki tanpa tahu apa salahnya, makanya kabur dan tinggalkan mobil,” ujarnya.

Saat mendatangi lokasi, Hasdar menemukan delapan lubang peluru menembus bodi dan kaca mobilnya.
“Kerugian saya ratusan juta. Tapi yang paling berat itu, ketidakadilan. Mobil saya bolong-bolong, pelaku malah belum jelas siapa,” keluh Hasdar.

Warga sekitar pun menguatkan kesaksian bahwa penembakan itu dilakukan oleh petugas BNN, namun tanpa barang bukti narkoba apa pun ditemukan di lokasi.
Artinya, dugaan “salah sasaran” semakin menguat.

Pernyataan BNNP Sulsel Plin-Plan dan Janggal

Yang makin memperkeruh suasana adalah pernyataan tidak konsisten dari pihak BNNP Sulsel.
Awalnya, Kasi Intel Agung FS menyebut dua pria yang mengendarai mobil, berinisial HR dan RF, hendak menjemput narkoba jenis ekstasi sebanyak 94 butir.

“Petugas menembak ban mobil, tapi peluru mengenai bodi,” ujarnya.
Namun tak lama berselang, Agung mengubah pernyataannya sendiri, mengatakan bahwa HR dan RF adalah pemilik narkoba tersebut.
“Mereka (HR dan RF) yang punya barang,” katanya singkat.

Saat ditanya alasan perubahan keterangan, Agung memilih diam. Pesan konfirmasi yang dikirim kepadanya hanya centang biru—dibaca tapi tak dibalas.

 Warga Tuntut Transparansi, BNN RI Diminta Turun Tangan

Kemarahan warga Sidrap kini tak terbendung. Mereka meminta BNN RI segera turun langsung menyelidiki dugaan penembakan liar ini, termasuk mengaudit siapa sebenarnya yang menembakkan senjata malam itu.

“Kalau ini dibiarkan, berarti nyawa warga bisa sewaktu-waktu melayang hanya karena salah operasi. Kami tidak mau ada lagi korban salah tembak,” kata salah satu tokoh masyarakat Sidrap dengan tegas.

Sementara itu, Brigjen Sulistyo Pudjo, mantan Karo Humas BNN RI yang dihubungi, menyatakan tidak lagi menjabat dan enggan berkomentar.
Hingga berita ini tayang, BNN RI belum memberikan pernyataan resmi terkait desakan warga dan inkonsistensi versi BNNP Sulsel.

 Publik Bertanya: Siapa yang Akan Bertanggung Jawab?

Kasus penembakan di Lainungan bukan sekadar insiden salah sasaran. Ia telah menjadi ujian moral dan integritas lembaga penegak hukum, ketika masyarakat mempertanyakan: apakah nyawa dan keselamatan rakyat masih dianggap penting di negeri ini?

Sampai kejelasan hukum muncul, warga Sidrap menolak bungkam.
Mereka menuntut bukan hanya keadilan untuk Hasdar dan keluarganya — tetapi juga transparansi penuh dan pertanggungjawaban dari institusi yang seharusnya melindungi, bukan menembaki rakyatnya sendiri. (Gnd)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IP300 Dimulai di Bila Riase! Bupati Sidrap Yakin Pendapatan Petani Melonjak Hingga Rp80 Miliar

    IP300 Dimulai di Bila Riase! Bupati Sidrap Yakin Pendapatan Petani Melonjak Hingga Rp80 Miliar

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Kabarkita.co.id.sidrap— Desa Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, menjadi saksi dimulainya babak baru pertanian Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, memimpin langsung panen perdana program Indeks Pertanaman (IP) 300, Senin (20/7/2026), yang digadang-gadang bakal melipatgandakan pendapatan petani hingga puluhan miliar rupiah setiap tahun. Suasana panen berlangsung spektakuler. Lebih dari 20 unit combine harvester bergerak […]

  • Pimpin Upacara Penurunan Bendera, Bupati Enrekang Ajak Kenang Jasa Pahlawan

    Pimpin Upacara Penurunan Bendera, Bupati Enrekang Ajak Kenang Jasa Pahlawan

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 32
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID,– Bupati Enrekang, Muh. Yusuf Ritangnga, memimpin langsung upacara penurunan Bendera Sang Merah Putih dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Abu Bakar Lambogo, Enrekang, Senin (17/8/2026) sore. Dalam upacara tersebut, Yusuf Ritangnga bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup). Sementara posisi Perwira Upacara (Paup) dipercayakan kepada Kapten Inf Ridwan yang menjabat sebagai Pasi Pers […]

  • Mangkir dari Panggilan Polisi, Madam Katty Klarifikasi di Medsos dan Viral di Karaoke

    Mangkir dari Panggilan Polisi, Madam Katty Klarifikasi di Medsos dan Viral di Karaoke

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 205
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Perkembangan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menyeret nama Yuliana alias Madam Katty kian menjadi sorotan publik. Sikap terlapor yang dinilai belum kooperatif dalam memenuhi panggilan penyidik turut memicu perhatian luas. Penyidik Polres Sidrap diketahui telah melayangkan panggilan kedua kepada Madam Katty. Namun hingga saat ini, yang bersangkutan belum juga hadir untuk […]

  • Anggaran untuk Rumah Jabatan Ketua DPRD Enrekang, Plt Sekwan Angkat Bicara.

    Anggaran untuk Rumah Jabatan Ketua DPRD Enrekang, Plt Sekwan Angkat Bicara.

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 371
    • 0Komentar

    ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID- Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Enrekang, Syamsul Iwan, S.IP., M.Si, memberikan klarifikasi terkait anggaran belanja modal rumah jabatan Ketua DPRD senilai Rp78 juta yang sempat menjadi sorotan publik. Menurut Syamsul, pengadaan sejumlah fasilitas di rumah jabatan tersebut bukan untuk kepentingan pribadi pejabat, melainkan bagian dari upaya perawatan aset daerah […]

  • Cegah Tindak Kejahatan Di Malam Hari, Personel Satlantas Polres Enrekang Laksanakan Patroli Blue Light

    Cegah Tindak Kejahatan Di Malam Hari, Personel Satlantas Polres Enrekang Laksanakan Patroli Blue Light

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Cegah Tindak Kejahatan Di Malam Hari, Personel Satlantas Polres Enrekang Laksanakan Patroli Blue Light ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Personil satlantas <span;>Polres Enrekang melaksanakan Patroli Blue Light dengan menggunakan kendaraan mobil Patroli.jumat malam(4/9/2026) Pelaksanaan patroli blue light ini adalah dalam rangka menciptakan suasana Kamtibmas yang tetap aman dan kondusif, serta mencegah adanya tindak kejahatan yang akan terjadi pada  malam […]

  • Lapas Parepare Gelar Pemberian Remisi HUT RI ke-80 dan Dasawarsa, Dua Warga Binaan Langsung Bebas

    Lapas Parepare Gelar Pemberian Remisi HUT RI ke-80 dan Dasawarsa, Dua Warga Binaan Langsung Bebas

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 406
    • 0Komentar

     PAREPARE, KBK 17 Agustus 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare menggelar upacara pemberian remisi umum (RU) dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus pemberian remisi dasawarsa (RD). Kegiatan berlangsung di Lapangan Upacara Lapas Parepare dan dihadiri Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, S.E., M.H., Wakil Wali Kota, jajaran SKPD, […]

expand_less