Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » “Tembakan Gelap di Lainungan: Warga Sidrap Bongkar Dugaan ‘Skenario Bohong’ BNNP Sulsel — Peluru Nyasar, Kebenaran pun Dibelah!”

“Tembakan Gelap di Lainungan: Warga Sidrap Bongkar Dugaan ‘Skenario Bohong’ BNNP Sulsel — Peluru Nyasar, Kebenaran pun Dibelah!”

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • visibility 166
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Kasus penembakan brutal oleh petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan terhadap mobil warga di Desa Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), kini berubah menjadi bola panas yang mengguncang kepercayaan publik terhadap lembaga tersebut.

Pasca kejadian yang terjadi pada Selasa dini hari (14/10/2025) lalu, warga Sidrap mendesak BNNP Sulsel buka-bukaan soal kronologi tembakan yang disebut dilakukan secara serampangan, bahkan diduga oleh oknum sipil bersenjata yang bukan aparat resmi.

“Kalau memang petugas resmi, kenapa tembakan tidak terukur? Bukannya ke ban mobil, malah tembus kaca depan dan jok sopir. Ini bukan salah tembak — ini tembakan mematikan!” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Minggu (26/10/2025).

Warga kini menuntut BNN RI turun langsung mengusut dugaan pelanggaran prosedur ini, bukan hanya sekadar pemeriksaan internal.
“Kalau benar pelakunya sipil bersenjata, itu sudah di luar batas hukum. Kami minta pelaku diproses, bukan ditutupi,” tegas sumber lain dengan nada geram.

Kasi Intel BNNP Sulsel, Agung FS, saat dikonfirmasi, mengaku pelaku penembakan tengah diperiksa secara internal.
“(Pelaku) dalam riksa internal, Pak,” tulis Agung melalui pesan WhatsApp.
Namun ketika ditanya soal dugaan bahwa pelaku adalah sipil bersenjata, ia buru-buru membantah. “Kalau yang ini, tidak benar,” ujarnya singkat.

Sayangnya, hingga kini Agung belum memberi kejelasan posisi resmi hasil pemeriksaan maupun siapa yang bertanggung jawab atas tembakan yang mengenai mobil milik warga itu.

Kronologi Berdarah di Malam Sunyi

Peristiwa bermula ketika mobil Mitsubishi Xpander milik Hasdar, warga Kelurahan Tanru Tedong, diberondong peluru oleh petugas BNNP Sulsel di Desa Lainungan sekitar pukul 00.40 WITA.
Mobil yang dikendarai dua pria—kenalan dari seorang kepala dusun asal Siwa—berlubang di beberapa bagian akibat tembakan bertubi-tubi.

Menurut Hasdar, kedua pria itu sempat menelpon kepala dusun minta dijemput karena panik diserang petugas.
“Mereka bilang ditembaki tanpa tahu apa salahnya, makanya kabur dan tinggalkan mobil,” ujarnya.

Saat mendatangi lokasi, Hasdar menemukan delapan lubang peluru menembus bodi dan kaca mobilnya.
“Kerugian saya ratusan juta. Tapi yang paling berat itu, ketidakadilan. Mobil saya bolong-bolong, pelaku malah belum jelas siapa,” keluh Hasdar.

Warga sekitar pun menguatkan kesaksian bahwa penembakan itu dilakukan oleh petugas BNN, namun tanpa barang bukti narkoba apa pun ditemukan di lokasi.
Artinya, dugaan “salah sasaran” semakin menguat.

Pernyataan BNNP Sulsel Plin-Plan dan Janggal

Yang makin memperkeruh suasana adalah pernyataan tidak konsisten dari pihak BNNP Sulsel.
Awalnya, Kasi Intel Agung FS menyebut dua pria yang mengendarai mobil, berinisial HR dan RF, hendak menjemput narkoba jenis ekstasi sebanyak 94 butir.

“Petugas menembak ban mobil, tapi peluru mengenai bodi,” ujarnya.
Namun tak lama berselang, Agung mengubah pernyataannya sendiri, mengatakan bahwa HR dan RF adalah pemilik narkoba tersebut.
“Mereka (HR dan RF) yang punya barang,” katanya singkat.

Saat ditanya alasan perubahan keterangan, Agung memilih diam. Pesan konfirmasi yang dikirim kepadanya hanya centang biru—dibaca tapi tak dibalas.

 Warga Tuntut Transparansi, BNN RI Diminta Turun Tangan

Kemarahan warga Sidrap kini tak terbendung. Mereka meminta BNN RI segera turun langsung menyelidiki dugaan penembakan liar ini, termasuk mengaudit siapa sebenarnya yang menembakkan senjata malam itu.

“Kalau ini dibiarkan, berarti nyawa warga bisa sewaktu-waktu melayang hanya karena salah operasi. Kami tidak mau ada lagi korban salah tembak,” kata salah satu tokoh masyarakat Sidrap dengan tegas.

Sementara itu, Brigjen Sulistyo Pudjo, mantan Karo Humas BNN RI yang dihubungi, menyatakan tidak lagi menjabat dan enggan berkomentar.
Hingga berita ini tayang, BNN RI belum memberikan pernyataan resmi terkait desakan warga dan inkonsistensi versi BNNP Sulsel.

 Publik Bertanya: Siapa yang Akan Bertanggung Jawab?

Kasus penembakan di Lainungan bukan sekadar insiden salah sasaran. Ia telah menjadi ujian moral dan integritas lembaga penegak hukum, ketika masyarakat mempertanyakan: apakah nyawa dan keselamatan rakyat masih dianggap penting di negeri ini?

Sampai kejelasan hukum muncul, warga Sidrap menolak bungkam.
Mereka menuntut bukan hanya keadilan untuk Hasdar dan keluarganya — tetapi juga transparansi penuh dan pertanggungjawaban dari institusi yang seharusnya melindungi, bukan menembaki rakyatnya sendiri. (Gnd)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “60 Hektare Tanah Negara Diduga Dijual Ilegal, DPRD Sidrap Bentuk Satgassus Bongkar Mafia HGU”

    “60 Hektare Tanah Negara Diduga Dijual Ilegal, DPRD Sidrap Bentuk Satgassus Bongkar Mafia HGU”

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 503
    • 0Komentar

     SIDRAP, KBK — Dugaan praktik mafia tanah kembali mencuat di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Sedikitnya 60 hektare lahan berstatus Hak Guna Usaha (HGU) eks Margareksa, yang sejatinya merupakan aset negara, diduga diperjualbelikan secara ilegal oleh oknum tertentu. Ironisnya, lahan tersebut bahkan disebut-sebut telah bersertifikat atas nama pihak-pihak tertentu yang diduga tidak memiliki hak […]

  • Ramadan, Tim RMS Berbagi Blusukan di Amparita Puluhan Muallaf Terima Bingkisan Sembako Tim RMS Berbagi

    Ramadan, Tim RMS Berbagi Blusukan di Amparita Puluhan Muallaf Terima Bingkisan Sembako Tim RMS Berbagi

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 71
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK  — Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan, RMS Berbagi X TEAM kembali menggelar kegiatan sosial kemanusiaan bertajuk Jumat Berkah. Pada Jumat (27/2/2026), tim RMS Berbagi membagikan puluhan paket sembako kepada warga di Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang. Koordinator Tim RMS Berbagi Sidrap, Shepa Wela, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan sosial […]

  • Pengerjaan Rumah Ibu Dara Rampung 100%, Satgas TMMD Ke-125 Wujudkan Hunian Layak

    Pengerjaan Rumah Ibu Dara Rampung 100%, Satgas TMMD Ke-125 Wujudkan Hunian Layak

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Pengerjaan ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-125 Kodim 1419/Enrekang kembali menunjukkan hasil nyata. Salah satu sasaran fisik berupa pembangunan rumah milik Ibu Dara, warga Desa Pekalobean, Kecamatan Anggeraja, kini telah rampung 100 persen. Minggu 03/08/2025 Pembangunan rumah tersebut merupakan bagian dari kegiatan TMMD dalam membantu masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan tempat […]

  • Kajati Sulsel Dampingi Sesjamintel Buka Edukasi Keuangan Pekerja Migran Indonesia di Makassar

    Kajati Sulsel Dampingi Sesjamintel Buka Edukasi Keuangan Pekerja Migran Indonesia di Makassar

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 195
    • 0Komentar

    MAKASSAR, KBK — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Agus Salim mendampingi Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen (Sesjamintel), Sarjono Turin, membuka kegiatan Edukasi Keuangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang digelar Desk Koordinasi Peningkatan Penerimaan Devisa Negara (PPDN) Kemenko Polkam di The Rinra Hotel Makassar, Kamis (28/8/2025). Kegiatan ini bertujuan membekali calon PMI dan keluarganya dengan pengetahuan […]

  • Dari Arafah ke Mina, Jamaah Haji An-Nur Maarif Khusyuk Jalankan Prosesi Lempar Jamarat

    Dari Arafah ke Mina, Jamaah Haji An-Nur Maarif Khusyuk Jalankan Prosesi Lempar Jamarat

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 116
    • 0Komentar

    MEKKAH — Jamaah haji khusus An-Nur Maarif saat ini tengah berada di Mina, Arab Saudi, untuk melaksanakan lempar jamarat pada hari kedua Tasyrik sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Prosesi tersebut dilaksanakan setelah seluruh jamaah menyelesaikan puncak ibadah haji, yakni wukuf di Padang Arafah pada 9 Zulhijjah, kemudian bermalam atau mabit di […]

  • Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle Uterus
    • visibility 719
    • 0Komentar

    President Joe Biden was visiting Mother Emanuel AME Church in Charleston, South Carolina, on a campaign stop today when a group of war protesters interrupted his speech. “If you really care about the lives lost here, then you should honor the lives lost and call for a ceasefire in Palestine,” one protester shouted during his […]

expand_less