Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » BAZNAS Enrekang  Gelar Sosialisasi Optimalisasi Pengumpulan ZIS Dan Dana Sosial Keagamaan.

BAZNAS Enrekang  Gelar Sosialisasi Optimalisasi Pengumpulan ZIS Dan Dana Sosial Keagamaan.

  • account_circle Basir
  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID- — Pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS) di lingkungan pemerintah daerah menjadi perhatian serius BAZNAS Kabupaten Enrekang. Hal itu mengemuka dalam sosialisasi optimalisasi pengumpulan ZIS dan dana sosial keagamaan lainnya di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Kesehatan tersebut dihadiri Plt. Kepala Dinas Kesehatan Enrekang Sabir, S.Kep., Ners., M.Adm.Kes., Ketua BAZNAS Enrekang dr. H. Siswandi Mazmur, M.Kes., Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Muh. Yusrifai Yunus, M.Si., serta Ketua MUI Kabupaten Enrekang Ustaz Amir Mustafa.

Plt. Kadis Kesehatan Enrekang, Sabir, menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban pribadi, tetapi di dalam harta seseorang terdapat hak masyarakat yang membutuhkan.

“Sebagian harta kita ada hak orang lain. Justru pertimbangan inilah yang harus mendorong kita untuk melakukan pengumpulan zakat, infak dan sedekah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Enrekang, dr. H. Siswandi Mazmur, secara terbuka mengungkapkan tantangan yang dihadapi lembaga tersebut dalam meningkatkan jumlah muzaki.

“Saya masuk BAZNAS, baru dua orang yang mendaftar. Jadi bagaimana jadinya BAZNAS kalau begini?” ungkap Siswandi di hadapan peserta sosialisasi.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan dalam kegiatan itu. Menurutnya, potensi zakat di Kabupaten Enrekang sebenarnya sangat besar apabila kesadaran masyarakat, khususnya kalangan ASN dan pegawai, dapat terus ditingkatkan.

Siswandi mengatakan, BAZNAS tidak hanya mengumpulkan dan menyalurkan zakat, tetapi juga hadir langsung membantu masyarakat yang membutuhkan.

Di tengah musim kemarau, misalnya, BAZNAS ikut bergerak mendistribusikan air bersih kepada masyarakat dan rumah ibadah yang membutuhkan.

“Orang miskin kalau tidak dibantu, siapa lagi yang bisa membantu? Banyak sekali program yang ada di BAZNAS yang harus kita selesaikan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa berbagai bantuan yang disalurkan BAZNAS merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat melalui dana zakat dan dana sosial keagamaan lainnya.

Menurut Siswandi, sinergi dengan pemerintah daerah juga penting agar bantuan dapat menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ia mencontohkan keterlibatan Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga dalam kegiatan penyaluran bantuan kepada masyarakat. Menurutnya, hal tersebut diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial, bukan dikaitkan dengan kepentingan politik.

“Kalau ada bantuan, kami minta bantuan atau titipan dari muzaki untuk diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Zakat 2,5 Persen Jadi Sorotan
Ketua MUI Enrekang, Ustaz Amir Mustafa, dalam kesempatan tersebut turut memberikan pemahaman mengenai kewajiban zakat, termasuk zakat penghasilan.

Ia menjelaskan bahwa perhitungan zakat harus mengacu pada ketentuan syariat, termasuk terkait nisab dan kadar zakat.

Amir juga menyinggung angka 2,5 persen dalam zakat penghasilan serta pembahasan penerapan pengumpulan zakat di lingkungan instansi pemerintah.

“Bagaimana bisa menjadi Perbup, pemotongan 2,5 persen, setara 85 gram emas. PDAM sudah sepakat 1 persen,” katanya.

Ia menyebut potensi zakat penghasilan dapat mencapai angka tertentu berdasarkan penghasilan yang diterima, namun besaran kewajiban zakat tetap harus dilihat berdasarkan ketentuan syariat dan kondisi masing-masing wajib zakat.

Sosialisasi ini sekaligus menjadi momentum bagi Dinas Kesehatan dan BAZNAS Enrekang untuk memperkuat kesadaran membayar zakat serta mendorong optimalisasi potensi ZIS.

Pesannya jelas: semakin besar zakat yang dihimpun, semakin besar pula peluang masyarakat yang membutuhkan untuk mendapatkan manfaatnya.(Ombass)

Pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS) di lingkungan pemerintah daerah menjadi perhatian serius BAZNAS Kabupaten Enrekang. Hal itu mengemuka dalam sosialisasi optimalisasi pengumpulan ZIS dan dana sosial keagamaan lainnya di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Kesehatan tersebut dihadiri Plt. Kepala Dinas Kesehatan Enrekang Sabir, S.Kep., Ners., M.Adm.Kes., Ketua BAZNAS Enrekang dr. H. Siswandi Mazmur, M.Kes., Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Muh. Yusrifai Yunus, M.Si., serta Ketua MUI Kabupaten Enrekang Ustaz Amir Mustafa.

Plt. Kadis Kesehatan Enrekang, Sabir, menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban pribadi, tetapi di dalam harta seseorang terdapat hak masyarakat yang membutuhkan.

“Sebagian harta kita ada hak orang lain. Justru pertimbangan inilah yang harus mendorong kita untuk melakukan pengumpulan zakat, infak dan sedekah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Enrekang, dr. H. Siswandi Mazmur, secara terbuka mengungkapkan tantangan yang dihadapi lembaga tersebut dalam meningkatkan jumlah muzaki.

“Saya masuk BAZNAS, baru dua orang yang mendaftar. Jadi bagaimana jadinya BAZNAS kalau begini?” ungkap Siswandi di hadapan peserta sosialisasi.
Pernyataan tersebut menjadi sorotan dalam kegiatan itu. Menurutnya, potensi zakat di Kabupaten Enrekang sebenarnya sangat besar apabila kesadaran masyarakat, khususnya kalangan ASN dan pegawai, dapat terus ditingkatkan.
Siswandi mengatakan, BAZNAS tidak hanya mengumpulkan dan menyalurkan zakat, tetapi juga hadir langsung membantu masyarakat yang membutuhkan.
Di tengah musim kemarau, misalnya, BAZNAS ikut bergerak mendistribusikan air bersih kepada masyarakat dan rumah ibadah yang membutuhkan.
“Orang miskin kalau tidak dibantu, siapa lagi yang bisa membantu? Banyak sekali program yang ada di BAZNAS yang harus kita selesaikan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa berbagai bantuan yang disalurkan BAZNAS merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat melalui dana zakat dan dana sosial keagamaan lainnya.

Menurut Siswandi, sinergi dengan pemerintah daerah juga penting agar bantuan dapat menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ia mencontohkan keterlibatan Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga dalam kegiatan penyaluran bantuan kepada masyarakat. Menurutnya, hal tersebut diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial, bukan dikaitkan dengan kepentingan politik.

“Kalau ada bantuan, kami minta bantuan atau titipan dari muzaki untuk diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Zakat 2,5 Persen Jadi Sorotan
Ketua MUI Enrekang, Ustaz Amir Mustafa, dalam kesempatan tersebut turut memberikan pemahaman mengenai kewajiban zakat, termasuk zakat penghasilan.

Ia menjelaskan bahwa perhitungan zakat harus mengacu pada ketentuan syariat, termasuk terkait nisab dan kadar zakat.
Amir juga menyinggung angka 2,5 persen dalam zakat penghasilan serta pembahasan penerapan pengumpulan zakat di lingkungan instansi pemerintah.
“Bagaimana bisa menjadi Perbup, pemotongan 2,5 persen, setara 85 gram emas. PDAM sudah sepakat 1 persen,” katanya.

Ia menyebut potensi zakat penghasilan dapat mencapai angka tertentu berdasarkan penghasilan yang diterima, namun besaran kewajiban zakat tetap harus dilihat berdasarkan ketentuan syariat dan kondisi masing-masing wajib zakat.
Sosialisasi ini sekaligus menjadi momentum bagi Dinas Kesehatan dan BAZNAS Enrekang untuk memperkuat kesadaran membayar zakat serta mendorong optimalisasi potensi ZIS.

Pesannya jelas: semakin besar zakat yang dihimpun, semakin besar pula peluang masyarakat yang membutuhkan untuk mendapatkan manfaatnya.(Ombass)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Basir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Enrekang Pimpin Apel Pagi, Ini Arahannya

    Kapolres Enrekang Pimpin Apel Pagi, Ini Arahannya

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 420
    • 0Komentar

    ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID-Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto.S.H.,S.I.K.,M.H. , memimpin pelaksanaan Apel jam pimpinan tingkat polres Enrekang bertempat dilapangan apel Mapolres. Rabu (14/05/2025) Pelaksanaan apel jam pimpinan tingkat polres Enrekang dihadiri Ph.Wakapolres Enrekang Kompol Andi Asdar.A.Md, serta para Kabag , Kasat, KBO, Kasie dan segenap personil Polres Enrekang. Dalam arahan singkatnya, Kapolres Enrekang meminta segenap personil […]

  • Patroli Malam Satlantas Polres Enrekang  Hadirkan Rasa Aman bagi Pengguna Jalan

    Patroli Malam Satlantas Polres Enrekang  Hadirkan Rasa Aman bagi Pengguna Jalan

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 40
    • 0Komentar

    ENREKANG,-KABAR KITA.CO.ID– Personel satlantas  Polres Enrekang  melaksanakan giat patroli malam dalam rangka mengantisipasi balap liar, parkir liar, serta potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Enrekang. Minggu malam ( 18/10/2026) Kegiatan patroli dimulai pukul 22.30 wita s/d selesai, dengan menyasar beberapa ruas jalan di kota Enrekang  yang rawan terjadinya pelanggaran, Dalam kegiatan ini, […]

  • Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional. 

    Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional. 

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Kabarkita.co,id.Yogyakarta.– Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyiapkan empat instrumen pertanahan dan tata ruang untuk mendukung Pertamina dalam mewujudkan ketahanan energi nasional. Keempat instrumen tersebut mencakup kepastian tata ruang, ketersediaan tanah, kepastian hukum atas tanah dan aset, serta penyelesaian persoalan pertanahan. “Presiden Prabowo selalu mengingatkan betapa swasembada energi, kemandirian energi, merupakan _survival interest_ […]

  • IAI DDI Sidrap Beri Penghargaan kepada Dr. Bunyamin Yafid atas Gagasan Ekoteologi dalam Dunia Akademik

    IAI DDI Sidrap Beri Penghargaan kepada Dr. Bunyamin Yafid atas Gagasan Ekoteologi dalam Dunia Akademik

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 433
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Institut Agama Islam Darud Da’wah wal Irsyad (IAI DDI) Sidenreng Rappang memberikan penghargaan kepada Dr. H. Bunyamin Yafid, Lc., M.H., Tenaga Ahli Menteri Agama RI, atas kontribusinya dalam menyampaikan kuliah umum bertema “Penguatan Ekoteologi sebagai Program Prioritas Kementerian Agama RI” di kampus IAI DDI Sidrap, Sabtu, 19 Juli 2025 . Kuliah umum tersebut […]

  • Babinsa Koramil 1419-03/Baraka Bersama Bhabinkamtibmas Laksanakan Pemantauan Wilayah dan Komsos di Latimojong

    Babinsa Koramil 1419-03/Baraka Bersama Bhabinkamtibmas Laksanakan Pemantauan Wilayah dan Komsos di Latimojong

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 105
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babinsa Koramil 1419-03/Baraka, Kopda Syarifuddin, bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan pemantauan wilayah sekaligus komunikasi sosial (komsos) bersama warga binaan, Senin (27/04/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Latimojong, tepatnya di wilayah Dusun Rantelemo, Kabupaten Enrekang. Dalam kesempatan itu, Babinsa dan Bhabinkamtibmas berinteraksi langsung dengan masyarakat guna […]

  • Wujudkan Ketahanan Pangan, Polres dan Pemkab Sidrap Tanam Jagung Serentak Dukung Program Asta Cita 2025

    Wujudkan Ketahanan Pangan, Polres dan Pemkab Sidrap Tanam Jagung Serentak Dukung Program Asta Cita 2025

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 332
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Kapolres Sidenreng Rappang (Sidrap) AKBP Fantry Taherong, bersama sejumlah stakeholder, melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III sekaligus Penanaman Jagung di Lahan Perhutanan Sosial Kabupaten Sidrap. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendukung penuh program nasional Swasembada Pangan 2025, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kegiatan ini dipusatkan […]

expand_less