Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Di Mana Pangdam dan Kapolda? Begal Berkedok Debt Collector Diduga Dibekingi Oknum PM dan Polisi di Makassar

Di Mana Pangdam dan Kapolda? Begal Berkedok Debt Collector Diduga Dibekingi Oknum PM dan Polisi di Makassar

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 187
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAKASSAR, KBK  — Aksi perampasan kendaraan bermotor di Kota Makassar kian meresahkan. Ironisnya, kejahatan jalanan ini tak lagi dilakukan secara sembunyi-sembunyi, melainkan terang-terangan di ruang publik dengan modus penagihan utang oleh kelompok yang mengaku sebagai debt collector.

Di mata warga, pola kerja kelompok tersebut tak ubahnya begal. Penagihan dilakukan disertai intimidasi, ancaman, serta tekanan psikologis terhadap debitur. Yang lebih mengkhawatirkan, berdasarkan keterangan sejumlah sumber, praktik ini diduga melibatkan oknum Polisi Militer (PM) dan oknum anggota kepolisian yang turun langsung ke lapangan untuk mengawal, bahkan melindungi aksi para debt collector.

Seorang warga Makassar yang mengaku pernah menjadi korban perampasan kendaraan di jalan raya menuturkan, kelompok tersebut beraksi layaknya begal. Modusnya mengaku menagih utang, namun praktik di lapangan dilakukan secara brutal.

“Mereka menghadang di jalan, menakut-nakuti, mengancam, dan menyebut-nyebut aparat. Ada oknum Polisi Militer dan oknum polisi yang ikut mengawal. Kami sebagai warga tidak berani melawan,” ungkap sumber tersebut, seraya meminta identitasnya dirahasiakan.

Menurutnya, penagihan yang dilakukan sama sekali tidak sesuai dengan prosedur hukum. Tidak ada surat resmi, tidak ada putusan pengadilan, namun kendaraan dirampas secara paksa di tempat umum.

“Ini bukan penagihan, ini perampasan. Cara kerjanya seperti begal, hanya saja mereka berlindung di balik seragam dan atribut aparat,” tegasnya.

Lebih memprihatinkan, praktik ini disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun di Kota Makassar. Namun hingga kini, warga menilai belum terlihat langkah tegas dari pimpinan Kodam XIV/Hasanuddin maupun Kapolda Sulawesi Selatan untuk menghentikan praktik tersebut.

“Percuma lapor ke POM atau ke polisi. Tidak akan ditindaklanjuti. Ini seperti persekongkolan lama. Ujung-ujungnya pasti ada setoran,” ujar sumber itu dengan nada kesal.

Pembiaran yang berlarut-larut ini, lanjutnya, justru memperkuat dugaan bahwa praktik begal berkedok debt collector tersebut dibekingi, bahkan melibatkan oknum aparat secara langsung.

“Kalau tidak dibekingi, mana mungkin mereka berani merampas mobil di muka umum? Ini jelas mencoreng nama baik institusi TNI, khususnya Polisi Militer, dan juga Polda Sulsel,” katanya.

Warga berharap aparat penegak hukum benar-benar turun tangan dan menghentikan praktik yang dinilai telah sangat meresahkan masyarakat. Lemahnya penegakan hukum, menurut mereka, hanya akan membuat kejahatan serupa semakin menjamur.

“Saya belum pernah melihat Kapolda atau Pangdam benar-benar menindak tegas anggotanya yang terlibat langsung. Padahal kasus seperti ini sudah sering diberitakan media,” tambahnya.

Di akhir keterangannya, sumber tersebut menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang bersedia mempublikasikan kasus ini. Ia juga memohon perlindungan karena mengaku khawatir akan mendapatkan intimidasi lanjutan dari oknum-oknum yang diduga terlibat.

“Saya takut. Saya diintimidasi dan ditekan karena mereka menggunakan kekuatan oknum Polisi Militer dan polisi Polda Sulsel. Saya berharap kasus ini dibuka ke publik agar tidak ada lagi korban,” tutupnya.

Kasus ini kembali menyoroti lemahnya pengawasan dan penindakan internal di tubuh institusi keamanan. Jika dibiarkan, praktik begal berkedok debt collector tidak hanya merampas hak warga, tetapi juga berpotensi menggerogoti wibawa negara serta kepercayaan publik terhadap TNI dan Polri. (GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyuluh Agama Islam Enrekang Dilatih Jadi Konten Kreator Dakwah Digital

    Penyuluh Agama Islam Enrekang Dilatih Jadi Konten Kreator Dakwah Digital

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 529
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID — Puluhan penyuluh agama Islam dari seluruh wilayah Kabupaten Enrekang mengikuti pelatihan pembuatan konten kreatif yang digelar pada Rabu, 7 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Enrekang dan bertujuan meningkatkan kapasitas penyuluh dalam berdakwah melalui media digital. Pelatihan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala Bidang […]

  • Kontingen Sidrap Siap Harumkan Daerah di Harganas Sulsel 2025

    Kontingen Sidrap Siap Harumkan Daerah di Harganas Sulsel 2025

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 370
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Kabupaten Sidenreng Rappang siap berpartisipasi dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan digelar di Kota Makassar pada 27-28 Juli 2025. Pelepasan resmi kontingen dilakukan oleh Wakil Bupati Sidrap, Hj. Nurkanaah, didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Syahrul Mubarak, di Baruga Kompleks SKPD, Kelurahan […]

  • Sengketa Lahan Dimenangkan As’adiyah, Bunyamin Yapid: Hukum Masih Berpihak pada Kebenaran

    Sengketa Lahan Dimenangkan As’adiyah, Bunyamin Yapid: Hukum Masih Berpihak pada Kebenaran

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 138
    • 0Komentar

    WAJO — Upaya dugaan mafia tanah untuk menguasai lahan milik Yayasan As’adiyah kembali menemui jalan buntu. Pengadilan Tinggi Makassar resmi menguatkan putusan Pengadilan Negeri Sengkang dalam perkara sengketa lahan nomor 40 yang sebelumnya telah dimenangkan pihak As’adiyah. Berdasarkan amar putusan yang tercantum dalam sistem E-Court Mahkamah Agung, majelis hakim menerima permohonan banding para pembanding semula […]

  • Ukir Prestasi, Aisa Fitri Wakili UNIMEN Di Ajang Pilmapres 2025

    Ukir Prestasi, Aisa Fitri Wakili UNIMEN Di Ajang Pilmapres 2025

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 391
    • 0Komentar

    MAKASSAR,-KABAR KITA.CO.ID– Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) kembali mengukir prestasi membanggakan pada level nasional. Adalah Aisa Fitri, mahasiswa berprestasi dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dipercaya untuk mewakili UNIMEN dalam ajang bergengsi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tahun 2025 yang di selenggarakan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (BELMAWA) Kemdiktisaintek RI. Khusus […]

  • Plh. Wakapolres Enrekang Pimpin Pengecekan Personil, Ini Penegasannya

    Plh. Wakapolres Enrekang Pimpin Pengecekan Personil, Ini Penegasannya

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 437
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Dalam upaya memperkuat kedisiplinan internal dan memastikan kesiapan seluruh anggota Polri di lingkungan Polres Enrekang, Plh.Wakapolres Enrekang Kompol Andi Asdar.A.Md didampingi Kasi Propam, memimpin langsung kegiatan apel pengecekan personil di halaman Mapolres Enrekang, pada Senin pagi (09/06/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto.S.H.,S.I.K.,M.H.,  yang menaruh perhatian serius terhadap […]

  • BAZNAS Bersama Pemkab Enrekang Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Dante Malua

    BAZNAS Bersama Pemkab Enrekang Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Dante Malua

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 482
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kab.Enrekang bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang menyambangi lokasi bencana kebakaran di Dusun Dante Malua, Desa Ledan kecamatan Buntu Batu. Kamis 8 Mei 2025. Hadir bapak bupati menyerahkan langsung bantuan berupa uang tunai sebesar 17 juta  rupiah untuk dua kepala keluarga penerima manfaat  an. Rusi dan Asdar yang merupakan bapak […]

expand_less