Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Di Mana Pangdam dan Kapolda? Begal Berkedok Debt Collector Diduga Dibekingi Oknum PM dan Polisi di Makassar

Di Mana Pangdam dan Kapolda? Begal Berkedok Debt Collector Diduga Dibekingi Oknum PM dan Polisi di Makassar

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 214
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAKASSAR, KBK  — Aksi perampasan kendaraan bermotor di Kota Makassar kian meresahkan. Ironisnya, kejahatan jalanan ini tak lagi dilakukan secara sembunyi-sembunyi, melainkan terang-terangan di ruang publik dengan modus penagihan utang oleh kelompok yang mengaku sebagai debt collector.

Di mata warga, pola kerja kelompok tersebut tak ubahnya begal. Penagihan dilakukan disertai intimidasi, ancaman, serta tekanan psikologis terhadap debitur. Yang lebih mengkhawatirkan, berdasarkan keterangan sejumlah sumber, praktik ini diduga melibatkan oknum Polisi Militer (PM) dan oknum anggota kepolisian yang turun langsung ke lapangan untuk mengawal, bahkan melindungi aksi para debt collector.

Seorang warga Makassar yang mengaku pernah menjadi korban perampasan kendaraan di jalan raya menuturkan, kelompok tersebut beraksi layaknya begal. Modusnya mengaku menagih utang, namun praktik di lapangan dilakukan secara brutal.

“Mereka menghadang di jalan, menakut-nakuti, mengancam, dan menyebut-nyebut aparat. Ada oknum Polisi Militer dan oknum polisi yang ikut mengawal. Kami sebagai warga tidak berani melawan,” ungkap sumber tersebut, seraya meminta identitasnya dirahasiakan.

Menurutnya, penagihan yang dilakukan sama sekali tidak sesuai dengan prosedur hukum. Tidak ada surat resmi, tidak ada putusan pengadilan, namun kendaraan dirampas secara paksa di tempat umum.

“Ini bukan penagihan, ini perampasan. Cara kerjanya seperti begal, hanya saja mereka berlindung di balik seragam dan atribut aparat,” tegasnya.

Lebih memprihatinkan, praktik ini disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun di Kota Makassar. Namun hingga kini, warga menilai belum terlihat langkah tegas dari pimpinan Kodam XIV/Hasanuddin maupun Kapolda Sulawesi Selatan untuk menghentikan praktik tersebut.

“Percuma lapor ke POM atau ke polisi. Tidak akan ditindaklanjuti. Ini seperti persekongkolan lama. Ujung-ujungnya pasti ada setoran,” ujar sumber itu dengan nada kesal.

Pembiaran yang berlarut-larut ini, lanjutnya, justru memperkuat dugaan bahwa praktik begal berkedok debt collector tersebut dibekingi, bahkan melibatkan oknum aparat secara langsung.

“Kalau tidak dibekingi, mana mungkin mereka berani merampas mobil di muka umum? Ini jelas mencoreng nama baik institusi TNI, khususnya Polisi Militer, dan juga Polda Sulsel,” katanya.

Warga berharap aparat penegak hukum benar-benar turun tangan dan menghentikan praktik yang dinilai telah sangat meresahkan masyarakat. Lemahnya penegakan hukum, menurut mereka, hanya akan membuat kejahatan serupa semakin menjamur.

“Saya belum pernah melihat Kapolda atau Pangdam benar-benar menindak tegas anggotanya yang terlibat langsung. Padahal kasus seperti ini sudah sering diberitakan media,” tambahnya.

Di akhir keterangannya, sumber tersebut menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang bersedia mempublikasikan kasus ini. Ia juga memohon perlindungan karena mengaku khawatir akan mendapatkan intimidasi lanjutan dari oknum-oknum yang diduga terlibat.

“Saya takut. Saya diintimidasi dan ditekan karena mereka menggunakan kekuatan oknum Polisi Militer dan polisi Polda Sulsel. Saya berharap kasus ini dibuka ke publik agar tidak ada lagi korban,” tutupnya.

Kasus ini kembali menyoroti lemahnya pengawasan dan penindakan internal di tubuh institusi keamanan. Jika dibiarkan, praktik begal berkedok debt collector tidak hanya merampas hak warga, tetapi juga berpotensi menggerogoti wibawa negara serta kepercayaan publik terhadap TNI dan Polri. (GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres dan Bupati Sidrap Pimpin Istighosah Kebangsaan: Satukan Doa, Eratkan Persaudaraan

    Kapolres dan Bupati Sidrap Pimpin Istighosah Kebangsaan: Satukan Doa, Eratkan Persaudaraan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 279
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Suasana penuh khidmat dan haru menyelimuti Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqaa Benteng, Senin malam (1/9/2025), saat ribuan jamaah berkumpul dalam Istighosah Kebangsaan Bersama. Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong, S.H., S.I.K., M.H., dan Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, S.I.P., M.M., bersama jajaran Forkopimda, ulama, santri, serta para tokoh […]

  • Dukung Pembinaan Atlet, Kapolres Sidrap dan Bupati Buka Tournament Volly Manisa Cup III 2025

    Dukung Pembinaan Atlet, Kapolres Sidrap dan Bupati Buka Tournament Volly Manisa Cup III 2025

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 221
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Ajang olahraga tahunan yang ditunggu-tunggu masyarakat Kecamatan Baranti kembali digelar. Open Tournament Bola Volly Manisa Cup III Tahun 2025 resmi dibuka di Lapangan Rethander, Kelurahan Manisa, Rabu (1/10/2025) malam. Pembukaan berlangsung meriah dengan hadirnya sejumlah tokoh penting, di antaranya Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong selaku Ketua PBVSI Sidrap, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, […]

  • Personel Koramil 1419-01/Maiwa Bersama Yonif TP 872/Andi Jemma Kebut Renovasi Jembatan Gantung Perintis

    Personel Koramil 1419-01/Maiwa Bersama Yonif TP 872/Andi Jemma Kebut Renovasi Jembatan Gantung Perintis

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 49
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID- – Personel Koramil 1419-01/Maiwa bersama prajurit Yonif TP 872/Andi Jemma terus berpacu dengan waktu dalam menyelesaikan renovasi Jembatan Gantung Perintis yang berada di Dusun Salokaraja, Desa Pattondon Salu, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Sabtu (25/07/2026). Renovasi jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan akses transportasi masyarakat, sekaligus memperlancar mobilitas warga dalam […]

  • Kapolres Enrekang Kunjungi Rumah Duka, Berikan Dukungan Moril Kepada Keluarga Korban Pascakasus Pembunuhan

    Kapolres Enrekang Kunjungi Rumah Duka, Berikan Dukungan Moril Kepada Keluarga Korban Pascakasus Pembunuhan

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 56
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID- – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif pascakasus pembunuhan, Kapolres Enrekang AKBP Ketut Yoga Saputra, S.I.K., bersama jajaran melaksanakan kunjungan ke rumah duka, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan yang dilaksanakan sekitar pukul 14.30 WITA tersebut berlangsung di wilayah Sossok, Kelurahan Mataran, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang. Kunjungan dilakukan sebagai […]

  • Bupati Sidrap dan Kakanwil Ditjenpas Sulsel Satukan Komitmen Pembinaan Warga Binaan hingga Reintegrasi Sosial

    Bupati Sidrap dan Kakanwil Ditjenpas Sulsel Satukan Komitmen Pembinaan Warga Binaan hingga Reintegrasi Sosial

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SIDRAP — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Mulyadi, menyatukan komitmen memperkuat pembinaan warga binaan. Sinergi itu juga diarahkan untuk mendukung keberhasilan program reintegrasi sosial agar warga binaan siap kembali ke tengah masyarakat. Hal tersebut mengemuka dalam audiensi yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati, Jalan Daeng […]

  • Di Townhall Danantara, Prabowo Ungkap Sering Tegur Direksi BUMN

    Di Townhall Danantara, Prabowo Ungkap Sering Tegur Direksi BUMN

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Uterus
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkap alasan mengapa acara townhall meeting Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) digelar secara tertutup. Ternyata, dalam forum yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (28/4), Prabowo mengaku melontarkan banyak teguran kepada para direksi BUMN. “Ya tertutup karena saya banyak negur juga direksi-direksi,” ujar Prabowo usai […]

expand_less