Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Di Mana Pangdam dan Kapolda? Begal Berkedok Debt Collector Diduga Dibekingi Oknum PM dan Polisi di Makassar

Di Mana Pangdam dan Kapolda? Begal Berkedok Debt Collector Diduga Dibekingi Oknum PM dan Polisi di Makassar

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 122
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAKASSAR, KBK  — Aksi perampasan kendaraan bermotor di Kota Makassar kian meresahkan. Ironisnya, kejahatan jalanan ini tak lagi dilakukan secara sembunyi-sembunyi, melainkan terang-terangan di ruang publik dengan modus penagihan utang oleh kelompok yang mengaku sebagai debt collector.

Di mata warga, pola kerja kelompok tersebut tak ubahnya begal. Penagihan dilakukan disertai intimidasi, ancaman, serta tekanan psikologis terhadap debitur. Yang lebih mengkhawatirkan, berdasarkan keterangan sejumlah sumber, praktik ini diduga melibatkan oknum Polisi Militer (PM) dan oknum anggota kepolisian yang turun langsung ke lapangan untuk mengawal, bahkan melindungi aksi para debt collector.

Seorang warga Makassar yang mengaku pernah menjadi korban perampasan kendaraan di jalan raya menuturkan, kelompok tersebut beraksi layaknya begal. Modusnya mengaku menagih utang, namun praktik di lapangan dilakukan secara brutal.

“Mereka menghadang di jalan, menakut-nakuti, mengancam, dan menyebut-nyebut aparat. Ada oknum Polisi Militer dan oknum polisi yang ikut mengawal. Kami sebagai warga tidak berani melawan,” ungkap sumber tersebut, seraya meminta identitasnya dirahasiakan.

Menurutnya, penagihan yang dilakukan sama sekali tidak sesuai dengan prosedur hukum. Tidak ada surat resmi, tidak ada putusan pengadilan, namun kendaraan dirampas secara paksa di tempat umum.

“Ini bukan penagihan, ini perampasan. Cara kerjanya seperti begal, hanya saja mereka berlindung di balik seragam dan atribut aparat,” tegasnya.

Lebih memprihatinkan, praktik ini disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun di Kota Makassar. Namun hingga kini, warga menilai belum terlihat langkah tegas dari pimpinan Kodam XIV/Hasanuddin maupun Kapolda Sulawesi Selatan untuk menghentikan praktik tersebut.

“Percuma lapor ke POM atau ke polisi. Tidak akan ditindaklanjuti. Ini seperti persekongkolan lama. Ujung-ujungnya pasti ada setoran,” ujar sumber itu dengan nada kesal.

Pembiaran yang berlarut-larut ini, lanjutnya, justru memperkuat dugaan bahwa praktik begal berkedok debt collector tersebut dibekingi, bahkan melibatkan oknum aparat secara langsung.

“Kalau tidak dibekingi, mana mungkin mereka berani merampas mobil di muka umum? Ini jelas mencoreng nama baik institusi TNI, khususnya Polisi Militer, dan juga Polda Sulsel,” katanya.

Warga berharap aparat penegak hukum benar-benar turun tangan dan menghentikan praktik yang dinilai telah sangat meresahkan masyarakat. Lemahnya penegakan hukum, menurut mereka, hanya akan membuat kejahatan serupa semakin menjamur.

“Saya belum pernah melihat Kapolda atau Pangdam benar-benar menindak tegas anggotanya yang terlibat langsung. Padahal kasus seperti ini sudah sering diberitakan media,” tambahnya.

Di akhir keterangannya, sumber tersebut menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang bersedia mempublikasikan kasus ini. Ia juga memohon perlindungan karena mengaku khawatir akan mendapatkan intimidasi lanjutan dari oknum-oknum yang diduga terlibat.

“Saya takut. Saya diintimidasi dan ditekan karena mereka menggunakan kekuatan oknum Polisi Militer dan polisi Polda Sulsel. Saya berharap kasus ini dibuka ke publik agar tidak ada lagi korban,” tutupnya.

Kasus ini kembali menyoroti lemahnya pengawasan dan penindakan internal di tubuh institusi keamanan. Jika dibiarkan, praktik begal berkedok debt collector tidak hanya merampas hak warga, tetapi juga berpotensi menggerogoti wibawa negara serta kepercayaan publik terhadap TNI dan Polri. (GnD)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wilayah Aman, Polres Sidrap Intensifkan Patroli Siang di Titik Rawan

    Wilayah Aman, Polres Sidrap Intensifkan Patroli Siang di Titik Rawan

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 238
    • 0Komentar

    SIDRAP – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, jajaran Polres Sidrap, Polda Sulsel, terus mengintensifkan kegiatan patroli siang hari di sejumlah titik rawan yang ada di wilayah hukum Polres Sidrap, Rabu (3/7/2025). Patroli siang ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) yang menyasar area publik seperti pusat perbelanjaan, perkantoran, pemukiman […]

  • 433 Jamaah Ikuti Manasik Akbar PT An-Nur Maarif, Tuai Apresiasi Nasional dan Siap Menuju Tanah Suci

    433 Jamaah Ikuti Manasik Akbar PT An-Nur Maarif, Tuai Apresiasi Nasional dan Siap Menuju Tanah Suci

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 1.067
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Sebanyak 433 calon jamaah Umrah dari PT An-Nur Maarif mengikuti Manasik Umrah Akbar yang digelar di Villa An-Nur Maarif, Kelurahan Arawa, Kecamatan Wattangpulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sabtu (15/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan intensif jelang keberangkatan ke Tanah Suci pada Senin, 21 Juli 2025. Manasik ini tidak hanya menjadi ajang pembekalan […]

  • Pimpin Apel HUT Reserse Polri ke-78, Kapolres Sidrap Beri Penghargaan untuk Personel Berprestasi

    Pimpin Apel HUT Reserse Polri ke-78, Kapolres Sidrap Beri Penghargaan untuk Personel Berprestasi

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Reserse Polri ke-78 menjadi ajang apresiasi bagi jajaran Reskrim Polres Sidrap. Kapolres Sidrap, AKBP Fantry Taherong, memimpin langsung apel peringatan sekaligus menyerahkan penghargaan kepada personel yang dinilai berprestasi dalam pengungkapan sejumlah kasus menonjol di wilayah Kabupaten Sidrap. Apel berlangsung khidmat di halaman Mapolres Sidrap, diikuti pejabat utama, […]

  • Wakapolres Sidrap Pimpin Penanaman Jagung Kwartal III di Lahan Ponpes Talawe

    Wakapolres Sidrap Pimpin Penanaman Jagung Kwartal III di Lahan Ponpes Talawe

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 263
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Wakapolres Sidenreng Rappang (Sidrap), Kompol Sulkarnain, memimpin langsung kegiatan penanaman bibit jagung di lahan produktif milik Pondok Pesantren Nurul Azhar, Desa Talawe, Kecamatan Watang Sidenreng, Rabu pagi (6/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional, sekaligus implementasi nyata program Strategi Penguatan Polri Presisi […]

  • Optimalkan Layanan 110, Kabag Ops dan Pamapta II Polres Enrekang Perkuat Dukungan Operasi Ketupat Pallawa 2026

    Optimalkan Layanan 110, Kabag Ops dan Pamapta II Polres Enrekang Perkuat Dukungan Operasi Ketupat Pallawa 2026

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 56
    • 0Komentar

    ENREKANG.KABAR KITA.CO.ID-–Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Ketupat Pallawa 2026, jajaran Polres Enrekang terus melakukan berbagai langkah strategis guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, khususnya melalui pemanfaatan Layanan Call Center 110. Atas arahan Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., optimalisasi layanan pengaduan masyarakat tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung pengamanan […]

  • Dari Desa Buae ke Panggung Provinsi: Jejak Prestasi Ratu Nurhilma Thalita

    Dari Desa Buae ke Panggung Provinsi: Jejak Prestasi Ratu Nurhilma Thalita

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 380
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Di usianya yang baru menginjak 12 tahun, Ratu Nurhilma Thalita sudah menapaki perjalanan yang menginspirasi. Gadis berdarah Bugis–Sunda kelahiran Parepare ini kembali bersiap mengharumkan nama Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Ia terpilih sebagai salah satu finalis Ana Dara Malebbi dan Kallolo Magaretta (AMKM) Sulawesi Selatan 2025 yang akan digelar pada 14 September mendatang. […]

expand_less