Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » “Dugaan Manipulasi Fidusia, PT Smart Multi Finance Disorot Tajam: Klien Tak Tanda Tangan, Tapi Sertifikat Terbit?!”

“Dugaan Manipulasi Fidusia, PT Smart Multi Finance Disorot Tajam: Klien Tak Tanda Tangan, Tapi Sertifikat Terbit?!”

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
  • visibility 635
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAREPARE, KBK — Drama panas sengketa hukum antara Hj. Gusnah Toiyeb melawan PT. Smart Multi Finance (SMF) kini kian memanas. Di balik dalih hukum dan angka-angka pembiayaan, mulai terkuak aroma tajam dugaan perbuatan melawan hukum yang berpotensi mengguncang kredibilitas lembaga pembiayaan itu sendiri.

 Niat Baik Dibalas Eksekusi: “Kami Mau Bayar, Malah Disita!”

 Kuasa hukum Hj. Gusnah, Adv. Rahmat S. Lulung, S.H., dengan nada tegas menyebut kliennya sama sekali tidak lari dari tanggung jawab. Bahkan, Hj. Gusnah telah menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan kewajiban finansialnya.

Namun, alih-alih membuka pintu dialog, PT. SMF justru mengayunkan palu eksekusi lebih dulu. Dua unit kendaraan langsung dimohonkan untuk disita ke Pengadilan Negeri Parepare dalam dua perkara terpisah (Nomor 9 dan 10).

“Kami kaget, padahal klien kami sudah datang baik-baik. Tapi bukannya negosiasi, malah digiring ke meja eksekusi. Ini seperti niat damai dibalas peluru hukum,” tegas Rahmat dengan nada kecewa.

 Fakta Mengejutkan: “Tak Pernah Tanda Tangan, Tapi Ada Sertifikat Fidusia!”

Ledakan berikutnya datang saat tim hukum Hj. Gusnah mengungkap fakta yang mengiris logika hukum: kliennya tidak pernah menandatangani perjanjian fidusia di hadapan notaris, apalagi menerima salinan dokumennya.

“Kalau dokumen itu ada, siapa yang tanda tangan? Di mana dan kapan? Ini bukan hal sepele, ini pondasi keabsahan hukum!” ujar Adv. Abdul Razak Arsyad, S.H., M.H. dengan nada penuh curiga.

Kecurigaan itu kian menguat: penerbitan sertifikat fidusia yang dijadikan dasar eksekusi diduga cacat formil, bahkan berpotensi menyeret unsur pidana jika terbukti ada manipulasi administratif atau pemalsuan dokumen.

 Hakim Sudah Minta Dokumen, Tapi PT. SMF Bungkam

Puncak kejanggalan terjadi di ruang mediasi Pengadilan Negeri Parepare. Majelis Hakim secara resmi memerintahkan pihak PT. SMF untuk menyerahkan dokumen asli fidusia yang mereka jadikan dasar eksekusi.

Namun hingga kini, perintah itu diabaikan. Tak ada dokumen, tak ada klarifikasi. Diam seribu bahasa.

“Kami datang ke kantor PT. Smart, tapi hanya disambut staf yang bilang tak bisa menyerahkan dokumen. Ini perintah hakim, bukan permintaan pribadi. Kalau perusahaan patuh hukum, seharusnya tidak ada yang ditutup-tutupi,” ujar Rahmat, yang menduga kuat adanya indikasi penghalangan proses peradilan.

 Legalitas Tak Bisa Mengalahkan Keadilan

Hukum memang bicara prosedur, tapi keadilan bicara nurani. Menurut Pasal 15 UU Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, kekuatan eksekutorial hanya sah bila perjanjian dibuat dan ditandatangani sah di hadapan notaris.

“Kalau tanda tangan saja tidak pernah dilakukan, maka sertifikat fidusia itu hanyalah kertas tanpa ruh hukum. Tidak bisa dijadikan dasar eksekusi. Itu cacat berat,” tegas Rahmat.

Kuasa hukum Hj. Gusnah bahkan berencana melaporkan dugaan manipulasi dokumen tersebut ke pihak berwajib. “Kalau benar ada yang bermain di balik meja, maka kami akan buka semua. Hukum tidak boleh jadi alat pemerasan rakyat kecil,” tambahnya.

 Desakan ke OJK: Jangan Tutup Mata!

Sorotan publik kini tertuju pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebagai pengawas sektor pembiayaan, OJK diminta segera memeriksa kepatuhan PT. Smart Multi Finance terhadap:

  • Prosedur pengikatan fidusia;
  • Kewajiban transparansi terhadap debitur;
  • Prinsip kehati-hatian dan perlindungan konsumen;
  • Kepatuhan terhadap perintah majelis hakim.

Jika benar terjadi pelanggaran, OJK berhak menjatuhkan sanksi administratif hingga pencabutan izin operasional.

 Akuntabilitas Bukan Sekadar Formalitas

Kasus ini bukan sekadar sengketa antara dua pihak. Ia telah menjadi cermin suram wajah pembiayaan nasional, ketika rakyat kecil bisa dikalahkan oleh dokumen yang bahkan tak pernah mereka tandatangani.

“Kita ingin keadilan yang nyata, bukan keadilan administratif yang hanya berpihak pada perusahaan besar,” tutup Rahmat dengan nada tajam.

MEDIA KABAR KITA, akan terus mengawal perkara ini hingga tuntas. Karena di atas hukum, masih ada satu hal yang lebih tinggi: kebenaran. (Mld)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Syaharuddin Bersama Warga Nikmati Suasana Kekeluargaan di Pesta Panen Sipodeceng

    Bupati Syaharuddin Bersama Warga Nikmati Suasana Kekeluargaan di Pesta Panen Sipodeceng

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 244
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Suasana penuh semangat dan kekeluargaan menyelimuti Pesta Panen dan Musyawarah Tudang Sipulung Musim Tanam Oktober–Maret yang digelar di Desa Sipodeceng, Kecamatan Baranti, Sabtu (11/10/2025). Kegiatan ini tak hanya menjadi momentum perayaan hasil bumi, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menyongsong musim tanam baru dengan semangat gotong royong khas […]

  • Kapolres Enrekang Hadiri Pelantikan Pengurus TP PKK Kabupaten Enrekang

    Kapolres Enrekang Hadiri Pelantikan Pengurus TP PKK Kabupaten Enrekang

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 376
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID- Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri acara pengukuhan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Enrekang masa bhakti 2025–2030 yang digelar di Anjungan Sungai Mata Allo, Minggu, (18/5/2025), Malam lalu. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pelantikan pengurus TP PKK, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), serta Pokja Bunda PAUD […]

  • Orang Tua Mahasiswa Pertanyakan Kejelasan Akreditasi Profesi Dokter di Universitas Bosowa

    Orang Tua Mahasiswa Pertanyakan Kejelasan Akreditasi Profesi Dokter di Universitas Bosowa

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Haji Bintang
    • visibility 744
    • 0Komentar

    MAKASSAR, KABAR KITA – Sejumlah orang tua mahasiswa Universitas Bosowa angkat suara terkait belum jelasnya status akreditasi program profesi dokter di kampus tersebut. Mereka mengaku resah dengan ketidakpastian yang bisa berdampak langsung pada masa depan pendidikan anak-anak mereka. “Universitas Bosowa ini yang tidak ada titik terang akreditasi B. Kasian anak-anak nanti tidak bisa ambil spesialis […]

  • LKMM 2026 UMS Rappang Bangun Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa, Siapkan Agen Perubahan untuk Masyarakat

    LKMM 2026 UMS Rappang Bangun Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa, Siapkan Agen Perubahan untuk Masyarakat

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 77
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Semangat melahirkan generasi muda yang kritis, visioner, dan berdaya saing terus diperkuat di lingkungan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang melalui pelaksanaan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Tahun 2026. Kegiatan ini digelar secara kolaboratif oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta Fakultas […]

  • Pengungkapan 5 Kg Sabu Jaringan Sidrap–Makassar, Nilai Rp9 Miliar, 25 Ribu Jiwa Terselamatkan

    Pengungkapan 5 Kg Sabu Jaringan Sidrap–Makassar, Nilai Rp9 Miliar, 25 Ribu Jiwa Terselamatkan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 202
    • 0Komentar

    MAKASSAR, KBK — Sinergi antara Bareskrim Polri dan Polda Sulawesi Selatan kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan jaringan narkotika lintas daerah. Sebanyak lima kilogram sabu berhasil diamankan dari jaringan yang diduga beroperasi di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan akan diedarkan di Makassar. Operasi ini dipimpin langsung Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso. Ia […]

  • Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian

    Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian Kabarkita.co.id.Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memastikan layanan pertanahan di Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor I tetap berjalan normal di tengah proses penyidikan Kepolisian. Pada Rabu (09/09/2026), penyidik Polda Metro Jaya melakukan pencarian dokumen di Kantah […]

expand_less