Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Keluarga Korban Soroti Kejanggalan Pembunuhan Rustam, Dugaan Pelaku Lebih dari Satu Menguat

Keluarga Korban Soroti Kejanggalan Pembunuhan Rustam, Dugaan Pelaku Lebih dari Satu Menguat

  • account_circle Basir
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • visibility 232
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID – Kasus pembunuhan yang menewaskan Rustam (21) di Desa Kendenan, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, kembali menjadi sorotan.

Saat persidangan berlangsung di Pengadilan Negeri Enrekang, Rabu, 10 Juni 2026 keluarga korban mengungkap sejumlah kejanggalan yang dinilai belum terjawab dalam proses hukum yang berjalan.

Hamzah, perwakilan keluarga korban, menyampaikan kekecewaannya hasil berita acara pemeriksaan (BAP) penyidik di depan Kantor Pengadilan Negeri Enrekang, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, luka yang dialami korban menimbulkan dugaan bahwa peristiwa tersebut tidak dilakukan oleh satu orang pelaku saja.

“Kami melihat ada banyak kejanggalan. Dugaan kami, pelaku lebih dari satu orang dan kemungkinan peristiwa ini sudah direncanakan sebelumnya,” ujar Hamzah dengan nada penuh harap agar majelis hakim memberikan hukuman seberat-beratnya kepada terdakwa Joni.

Ia menyoroti luka parah yang ditemukan pada tubuh korban, khususnya luka tusuk tembus di paha kiri yang menyebabkan pendarahan hebat hingga merenggut nyawa Rustam.

“Yang menjadi pertanyaan bagi keluarga, bagaimana mungkin korban tidak melakukan perlawanan berarti jika hanya berhadapan dengan satu orang pelaku. Kenapa tidak ada teriakan minta tolong saat kejadian berlangsung,” katanya.

Selain itu, keluarga korban juga mempertanyakan keberadaan sejumlah saksi di lokasi kejadian. Menurut Hamzah, terdapat beberapa orang yang berada di sekitar tempat kejadian namun tidak mampu mencegah ataupun memberikan pertolongan kepada korban.

“Kami berharap jaksa dan hakim benar-benar jeli melihat seluruh fakta persidangan. Banyak hal yang menurut kami masih sangat ganjal,” tegasnya.

Keluarga korban juga menduga adanya unsur perencanaan sebelum peristiwa berdarah itu terjadi. Dugaan tersebut muncul karena senjata tajam berupa parang yang digunakan dalam kejadian disebut berasal dari salah seorang saksi yang berada di lokasi.

“Kami menduga ada unsur perencanaan. Apalagi sebelumnya korban dan pelaku memiliki persoalan hutang piutang,” tambah Hamzah.

Dalam persidangan, saksi Anca mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, korban, terdakwa, dan beberapa saksi lainnya sempat duduk bersama sambil mengonsumsi minuman tradisional jenis ballo.

Menurut Anca, saat peristiwa terjadi dirinya sedang berada sekitar 30 meter dari lokasi untuk buang air besar. Ketika kembali, ia melihat korban sudah tergeletak dengan kondisi luka serius dan terdakwa masih berada di sekitar lokasi kejadian.

“Saya kembali dan melihat korban sudah bersimbah darah. Saat itu pelaku juga masih ada di lokasi,” ungkap Anca dalam keterangannya.

Berdasarkan data Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Enrekang, peristiwa bermula saat terdakwa Joni alias Bapak Najwa bersama korban dan sejumlah saksi berkumpul sambil mengonsumsi minuman keras tradisional pada 18 Februari 2026.

Dalam dakwaan disebutkan bahwa cekcok terjadi setelah terdakwa menanyakan sosok perempuan dalam sebuah video yang ditonton korban. Jawaban korban yang menyebut “anakmu” sebanyak dua kali memicu emosi terdakwa hingga terjadi perkelahian.

Jaksa menguraikan bahwa setelah sempat dilerai, terdakwa diam-diam mengambil parang milik salah seorang saksi dan kembali mendekati korban. Dalam kondisi emosi dan dipengaruhi minuman keras, terdakwa kemudian menusukkan parang tersebut ke paha kiri korban.

Hasil Visum Et Repertum yang dilakukan UPT Puskesmas Baraka menunjukkan korban mengalami luka tusuk tembus pada paha kiri dengan kedalaman mencapai 12 sentimeter.

Luka tersebut menyebabkan pendarahan hebat hingga korban mengalami syok hipovolemik dan meninggal dunia.

Meski demikian, keluarga korban tetap berharap majelis hakim dapat mengungkap seluruh fakta yang terungkap selama persidangan, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain yang dianggap mengetahui atau memiliki peran dalam peristiwa tragis tersebut.

Kasus yang menyita perhatian masyarakat Enrekang ini masih terus bergulir di Pengadilan Negeri Enrekang dan menjadi harapan keluarga korban untuk memperoleh keadilan yang seadil-adilnya. (Ombass)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Basir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas oleh Kasat Lantas Polres Enrekang di Desa Karueng Kecamatan Enrekang.

    Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas oleh Kasat Lantas Polres Enrekang di Desa Karueng Kecamatan Enrekang.

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 56
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keselamatan berlalu lintas, Kasat Lantas Polres Enrekang , menggelar kegiatan sosialisasi tertib berlalu lintas di gedung balai Desa karueng kecamatan enrekang kab.enrekang. Senin, (24/8/2026) Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat setempat mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi terciptanya keselamatan di jalan raya. Sosialisasi yang dilaksanakan di ruang […]

  • Aparat Diminta Bertindak, Dugaan Penimbunan BBM oleh Pelangsir IL di Tanete Sidrap Picu Kelangkaan

    Aparat Diminta Bertindak, Dugaan Penimbunan BBM oleh Pelangsir IL di Tanete Sidrap Picu Kelangkaan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 178
    • 0Komentar

    SIDRAP — Aktivitas distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Tanete, Kabupaten Sidrap, kembali menuai sorotan tajam. Seorang pelangsir berinisial IL diduga mengumpulkan BBM jenis solar dan pertalite dalam jumlah besar untuk kemudian dikirim ke Morowali. Dugaan ini mencuat setelah warga setempat mengeluhkan semakin sulitnya memperoleh BBM subsidi di daerah mereka sendiri. Masyarakat menyebut antrean […]

  • Kapolres Enrekang Bersama Masyarakat Melaksanakan Gotong royong dalam Inovasi “Polsek Kita, Rumah Bersama”

    Kapolres Enrekang Bersama Masyarakat Melaksanakan Gotong royong dalam Inovasi “Polsek Kita, Rumah Bersama”

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 377
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID-Bentuk nyata dari pendekatan kepolisian yang humanis dan partisipatif kembali ditunjukkan oleh Kapolres Enrekang, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pelaksanaan program unggulan “Polsek Kita, Rumah Bersama” bersama masyarakat di Mapolsek Baraka. Jumat (20/06/2025) Tidak sekadar meninjau, Kapolres turun langsung bergabung bersama warga dan personel Polsek untuk melakukan kegiatan […]

  • Pemkab Enrekang Raih Jamsostek Award, Beri Jaminan Sosial bagi Pekerja Rentan dan Masyarakat Miskin

    Pemkab Enrekang Raih Jamsostek Award, Beri Jaminan Sosial bagi Pekerja Rentan dan Masyarakat Miskin

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 27
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– Komitmen Pemerintah Kabupaten Enrekang dalam memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja berbuah penghargaan. Pemkab Enrekang berhasil masuk dalam enam pemerintah kabupaten/kota terbaik di Sulawesi Selatan dalam program BPJS Ketenagakerjaan pada ajang Penganugerahan Jamsostek Awards 2026 Provinsi Sulawesi Selatan. Penghargaan tersebut diterima Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Nakertrans Kabupaten Enrekang, Hasbar, yang hadir mewakili […]

  • Mahasiswa KKN-T Inovasi Daerah Gelar Sosialisasi Belajar Menabung Sejak Usia Dini di Desa Ajubissue

    Mahasiswa KKN-T Inovasi Daerah Gelar Sosialisasi Belajar Menabung Sejak Usia Dini di Desa Ajubissue

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Kabarkita.co.id.Sidrap.— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Daerah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Belajar Tabung Menabung Sejak Usia Dini di tiga sekolah dasar yang berada di Desa Ajubissue, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis 13–15 Januari 2026, di SD 7 Otting, SD 8 Otting, dan SD […]

  • Dukung Stabilitas Pangan, Bupati dan Kapolres Sidrap Pimpin Panen dan Tanam Jagung di Mattirotasi

    Dukung Stabilitas Pangan, Bupati dan Kapolres Sidrap Pimpin Panen dan Tanam Jagung di Mattirotasi

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 118
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan panen raya sekaligus penanaman jagung di Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Rabu (18/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif didampingi Wakil Bupati Nurkanaah serta Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong. Turut hadir Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Kepala […]

expand_less