Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Keluarga Korban Soroti Kejanggalan Pembunuhan Rustam, Dugaan Pelaku Lebih dari Satu Menguat

Keluarga Korban Soroti Kejanggalan Pembunuhan Rustam, Dugaan Pelaku Lebih dari Satu Menguat

  • account_circle Basir
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID – Kasus pembunuhan yang menewaskan Rustam (21) di Desa Kendenan, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, kembali menjadi sorotan.

Saat persidangan berlangsung di Pengadilan Negeri Enrekang, Rabu, 10 Juni 2026 keluarga korban mengungkap sejumlah kejanggalan yang dinilai belum terjawab dalam proses hukum yang berjalan.

Hamzah, perwakilan keluarga korban, menyampaikan kekecewaannya hasil berita acara pemeriksaan (BAP) penyidik di depan Kantor Pengadilan Negeri Enrekang, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, luka yang dialami korban menimbulkan dugaan bahwa peristiwa tersebut tidak dilakukan oleh satu orang pelaku saja.

“Kami melihat ada banyak kejanggalan. Dugaan kami, pelaku lebih dari satu orang dan kemungkinan peristiwa ini sudah direncanakan sebelumnya,” ujar Hamzah dengan nada penuh harap agar majelis hakim memberikan hukuman seberat-beratnya kepada terdakwa Joni.

Ia menyoroti luka parah yang ditemukan pada tubuh korban, khususnya luka tusuk tembus di paha kiri yang menyebabkan pendarahan hebat hingga merenggut nyawa Rustam.

“Yang menjadi pertanyaan bagi keluarga, bagaimana mungkin korban tidak melakukan perlawanan berarti jika hanya berhadapan dengan satu orang pelaku. Kenapa tidak ada teriakan minta tolong saat kejadian berlangsung,” katanya.

Selain itu, keluarga korban juga mempertanyakan keberadaan sejumlah saksi di lokasi kejadian. Menurut Hamzah, terdapat beberapa orang yang berada di sekitar tempat kejadian namun tidak mampu mencegah ataupun memberikan pertolongan kepada korban.

“Kami berharap jaksa dan hakim benar-benar jeli melihat seluruh fakta persidangan. Banyak hal yang menurut kami masih sangat ganjal,” tegasnya.

Keluarga korban juga menduga adanya unsur perencanaan sebelum peristiwa berdarah itu terjadi. Dugaan tersebut muncul karena senjata tajam berupa parang yang digunakan dalam kejadian disebut berasal dari salah seorang saksi yang berada di lokasi.

“Kami menduga ada unsur perencanaan. Apalagi sebelumnya korban dan pelaku memiliki persoalan hutang piutang,” tambah Hamzah.

Dalam persidangan, saksi Anca mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, korban, terdakwa, dan beberapa saksi lainnya sempat duduk bersama sambil mengonsumsi minuman tradisional jenis ballo.

Menurut Anca, saat peristiwa terjadi dirinya sedang berada sekitar 30 meter dari lokasi untuk buang air besar. Ketika kembali, ia melihat korban sudah tergeletak dengan kondisi luka serius dan terdakwa masih berada di sekitar lokasi kejadian.

“Saya kembali dan melihat korban sudah bersimbah darah. Saat itu pelaku juga masih ada di lokasi,” ungkap Anca dalam keterangannya.

Berdasarkan data Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Enrekang, peristiwa bermula saat terdakwa Joni alias Bapak Najwa bersama korban dan sejumlah saksi berkumpul sambil mengonsumsi minuman keras tradisional pada 18 Februari 2026.

Dalam dakwaan disebutkan bahwa cekcok terjadi setelah terdakwa menanyakan sosok perempuan dalam sebuah video yang ditonton korban. Jawaban korban yang menyebut “anakmu” sebanyak dua kali memicu emosi terdakwa hingga terjadi perkelahian.

Jaksa menguraikan bahwa setelah sempat dilerai, terdakwa diam-diam mengambil parang milik salah seorang saksi dan kembali mendekati korban. Dalam kondisi emosi dan dipengaruhi minuman keras, terdakwa kemudian menusukkan parang tersebut ke paha kiri korban.

Hasil Visum Et Repertum yang dilakukan UPT Puskesmas Baraka menunjukkan korban mengalami luka tusuk tembus pada paha kiri dengan kedalaman mencapai 12 sentimeter.

Luka tersebut menyebabkan pendarahan hebat hingga korban mengalami syok hipovolemik dan meninggal dunia.

Meski demikian, keluarga korban tetap berharap majelis hakim dapat mengungkap seluruh fakta yang terungkap selama persidangan, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain yang dianggap mengetahui atau memiliki peran dalam peristiwa tragis tersebut.

Kasus yang menyita perhatian masyarakat Enrekang ini masih terus bergulir di Pengadilan Negeri Enrekang dan menjadi harapan keluarga korban untuk memperoleh keadilan yang seadil-adilnya. (Ombass)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Basir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT RI ke-80, Kapolres Sidrap Bersama Forkopimda Hadiri Pemberian Remisi Warga Binaan Lapas

    HUT RI ke-80, Kapolres Sidrap Bersama Forkopimda Hadiri Pemberian Remisi Warga Binaan Lapas

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 163
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Kapolres Sidrap, AKBP Fantry Taherong, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri kegiatan pemberian remisi kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sidrap, Jalan Pengayoman No.1, Kecamatan Maritengngae, Minggu (17/8/2025) siang. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kapolres Sidrap menyampaikan, […]

  • Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers

    Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle Uterus
    • visibility 596
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Pelantikan dan Penerimaan Alumni Baru IKA SMEA SMK Sidenreng Berlangsung Khidmat

    Pelantikan dan Penerimaan Alumni Baru IKA SMEA SMK Sidenreng Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle kabarkita
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sidrap, Pelantikan Ketua dan pengurus Alumni terpilih pada Mubes IKA SMEA /SMK 1 Sidenreng beberapa bulan lalu, dilaksanakan di halaman sekolah SMK Neg. 1 Sidenreng. pelantikan pengurus IKA periode 2026 -2029 dirangkaikan dengan penerimaan Alumni baru Angkatan Tahun 2026. Berlangsung khidmat pelantikan pengurus IKA di hadiri ratusan Alumni dari berbagai daerah tidak tanggung tanggung beberapa […]

  • Polres Enrekang Kerahkan Kekuatan Penuh untuk Amankan Kejurda Bhayangkara Grasstrack 2025, Wujudkan Aman dan Kondusif

    Polres Enrekang Kerahkan Kekuatan Penuh untuk Amankan Kejurda Bhayangkara Grasstrack 2025, Wujudkan Aman dan Kondusif

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 337
    • 0Komentar

    ENREKANG.KABAR KITA.CO.ID-Dalam rangka menyukseskan gelaran Kejurda Bhayangkara Grasstrack Motocross 2025, Polres Enrekang menunjukkan komitmen luar biasa dalam menjamin keamanan dan ketertiban selama event berlangsung, yang digelar di Sirkuit Garutuk Kecamatan Alla, Enrekang. Sabtu (19/07/2025) Dipimpin langsung oleh Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., ratusan personel diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup, mulai […]

  • Anak Muda Enrekang Siap Berlaga di Audisi DA8, Dilepas Resmi di Aula Kecamatan Alla’

    Anak Muda Enrekang Siap Berlaga di Audisi DA8, Dilepas Resmi di Aula Kecamatan Alla’

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 111
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– Semangat generasi muda Enrekang kembali ditunjukkan melalui partisipasi mereka dalam ajang pencarian bakat dangdut tingkat nasional, Dangdut Academy 8 (DA8). Sejumlah peserta asal Enrekang resmi dilepas untuk mengikuti audisi perdana yang akan digelar di Sidrap, Jumat (24/4/2026). Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Alla’ dan dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Enrekang. Turut hadir […]

  • Pimpin Apel Pagi, Kapolres Enrekang Ajak Personel Kirim Do’a untuk Almarhum Komjen Pol (Purn) Jusuf Manggabarani

    Pimpin Apel Pagi, Kapolres Enrekang Ajak Personel Kirim Do’a untuk Almarhum Komjen Pol (Purn) Jusuf Manggabarani

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 294
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID – Pimpin Apel di lapangan Mapolres Enrekang, Kapolres Enrekang, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., mengajak seluruh personel untuk menundukkan kepala dan mendoakan almarhum Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Jusuf Manggabarani, Rabu, (21/05/2025). Komjen Pol (Purn) Jusuf Manggabarani yang dikenal sebagai salah satu jenderal terbaik Polri, tutup usia pada hari Selasa siang, 20 Mei […]

expand_less