Panen Raya di Kanyuara, Bupati Syaharuddin Canangkan Program Listrik Masuk Sawah Rp1,8 Miliar
- account_circle Iful -
- calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
- visibility 159
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK — Suasana hamparan sawah di Kelurahan Kanyuara, Kecamatan Watang Sidenreng, Ahad (21/9/2025) pagi dipenuhi semangat kebersamaan. Para petani bersama jajaran pemerintah daerah menggelar Panen Raya yang dihadiri langsung oleh Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif.
Turut mendampingi, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Camat Watang Sidenreng Arnol Baramuli, para kepala desa/lurah, serta sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menambah semarak kegiatan yang menjadi momentum syukur atas hasil panen yang melimpah.
Apresiasi Bupati untuk Petani Sidrap
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani yang tetap konsisten menjaga produktivitas pertanian meskipun dihadapkan dengan tantangan alam.
“Panen raya ini menjadi wujud syukur sekaligus kebersamaan pemerintah daerah dan masyarakat tani atas hasil pertanian yang melimpah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pertanian Sidrap tetap menjadi tulang punggung ekonomi daerah, dan pemerintah akan terus hadir dengan program nyata untuk mendukung kesejahteraan petani.
Listrik Masuk Sawah: Program Unggulan untuk Kanyuara
Di hadapan masyarakat, Syaharuddin kemudian memaparkan program strategis pemerintah, yakni listrik masuk sawah. Program ini akan mulai diterapkan di Kanyuara pada musim tanam berikutnya.
“Karena ini kategori sawah tadah hujan, maka di bulan Oktober–November nanti akan dipasang listrik masuk sawah di tiga lokasi,” ungkapnya.
Bupati menjelaskan, di Kanyuara terdapat sekitar 360 hektare sawah tadah hujan yang menjadi sasaran program. Penerapannya akan melibatkan sembilan kelompok tani, masing-masing mendapatkan tiga bor berukuran enam inci, sehingga total ada 27 unit bor baru.
“Anggaran pembangunan irigasi pertanian dengan sistem listrik masuk sawah untuk Kanyuara saja mencapai sekitar Rp1,8 miliar. Ini bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan petani bisa berproduksi lebih maksimal,” terangnya.
Harapan untuk Musim Tanam Mendatang
Syaharuddin berpesan agar para petani benar-benar mempersiapkan diri menghadapi musim tanam selanjutnya.
“Kalau ini berhasil, petani harus betul-betul menyiapkan bibitnya pada bulan Oktober dan November. Panen yang kita lakukan sekarang adalah hasil kerja keras beberapa bulan lalu bersama masyarakat setempat. Alhamdulillah hasilnya bagus,” tuturnya.
Menurutnya, kehadiran listrik masuk sawah akan mengurangi ketergantungan petani terhadap musim hujan dan membuka peluang peningkatan produktivitas pertanian Sidrap.
Panen Raya Ditutup dengan Penimbangan Gabah
Setelah prosesi panen bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penimbangan gabah yang dipimpin langsung oleh Bupati Syaharuddin. Warga yang hadir tampak antusias menyaksikan hasil nyata jerih payah mereka.
Momen ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat tani dapat menghasilkan capaian positif, baik dari segi produksi maupun peningkatan kesejahteraan. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar