Kompak dan Penuh Semangat, Sidrap Curi Perhatian di Karnaval Hari Jadi ke-357 Sulsel
- account_circle Uterus
- calendar_month 54 menit yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIDRAP — Kabupaten Sidenreng Rappang tampil mencuri perhatian dalam karnaval yang dirangkaikan dengan Jalan Santai Anti Mager dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Ahad (18/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dilepas langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman didampingi Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.
Ribuan peserta dari 24 kabupaten/kota memadati ruas Jalan Jenderal Sudirman dengan semangat dan antusiasme tinggi.
Kabupaten Sidrap hadir dengan kekuatan penuh. Barisan peserta dipimpin langsung oleh Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah dan Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh.
Turut hadir Ketua TP PKK Sidrap Haslindah Syaharuddin, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sidrap Andi Rieskha Rahmat, serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Sidrap.
Penampilan Sidrap menjadi salah satu yang menarik perhatian dalam karnaval tersebut.
Dengan mengusung identitas daerah sebagai “Lumbung Beras Indonesia, Lumbung Telur, Lumbung Energi Terbarukan, dan Lumbung Penghafal Al-Qur’an Indonesia”, rombongan Sidrap membawa pesan tentang potensi dan keunggulan daerah ke tengah perayaan Hari Jadi Sulsel.
Semangat peserta semakin terasa dengan kehadiran peserta dari Sidrap yang ikut ambil bagian. Mereka tampil kompak, penuh energi, dan menunjukkan kebanggaan sebagai bagian dari daerah yang dikenal sebagai salah satu sentra pangan dan energi terbarukan di Sulawesi Selatan.
Tidak hanya berjalan bersama, Bupati Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah juga membagikan beras dan telur kepada peserta lainnya serta masyarakat yang hadir di sepanjang kegiatan.
Aksi tersebut menjadi simbol nyata untuk memperkenalkan Sidrap sebagai daerah penghasil beras dan telur sekaligus memperkuat pesan tentang pentingnya ketahanan pangan.
“Beras dan telur yang kita bagikan hari ini adalah bagian dari identitas Sidrap. Kita ingin menunjukkan bahwa Sidrap memiliki potensi besar sebagai salah satu lumbung pangan, bukan hanya untuk Sulawesi Selatan, tetapi juga Indonesia,” ujar Syaharuddin.
Menurutnya, momentum Hari Jadi Sulawesi Selatan menjadi ruang bersama untuk memperkenalkan potensi setiap kabupaten/kota sekaligus memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun daerah.
“Tema Hari Jadi Sulsel kali ini, ekonomi tumbuh, swasembada pangan, jaya infrastruktur, sejalan dengan apa yang terus kita dorong di Sidrap. Kita ingin ekonomi masyarakat tumbuh, petani semakin sejahtera, pangan semakin kuat, dan pembangunan infrastruktur terus bergerak,” katanya.
Syaharuddin menegaskan, pembangunan ketahanan pangan tidak hanya berbicara mengenai produksi, tetapi juga bagaimana pemerintah memastikan petani mendapatkan dukungan, hasil produksi memiliki nilai ekonomi yang baik, serta potensi daerah dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kehadiran peserta Sidrap dalam Karnaval dan Jalan Santai Anti Mager tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, barisan Sidrap menyusuri Jalan Jenderal Sudirman membawa satu pesan kuat: Sidrap siap berkontribusi dalam mewujudkan Sulawesi Selatan yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing melalui kekuatan pangan, energi, sumber daya manusia, serta semangat masyarakatnya. (*)
- Penulis: Uterus

Saat ini belum ada komentar