Mahasiswa KKN-T 115 UNHAS Inovasi Daerah Desa Carawali, Melaksanakan kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying: Membangun Karakter Positif dan Empati Sejak Dini
- account_circle Admin
- calendar_month Senin, 19 Jan 2026
- visibility 128
- comment 0 komentar

Kabarkita.co.id.Sidrap.– Mahasiswa KKNT Inovasi Daerah Desa Carawali, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang melaksanakan kegiatan “Sosialisasi Anti-Bullying: Membangun Karakter Positif dan Empati Sejak Dini” sebagai salah satu program kerja utama yang berfokus pada peningkatan kesadaran serta pembentukan karakter positif anak guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Sosialisasi anti-bullying menyasar siswa kelas 3 dan 4 di tiga sekolah dasar yang berada di wilayah Desa Carawali. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap, dimulai pada 12 Januari 2026 di SDN 2 Carawali, dilanjutkan pada 15 Januari 2026 di SDN 4 Carawali, dan pada 19 Januari 2026 di SDN 1 Carawali.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar berkat dukungan pihak sekolah serta tingginya partisipasi siswa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan pemahaman mengenai pengertian bullying, berbagai bentuk perilaku bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan baik bagi korban maupun pelaku.
Penyampaian materi menggunakan bahasa sederhana dan mudah dipahami agar dapat diterima dengan baik oleh siswa. Untuk meningkatkan keterlibatan siswa, sosialisasi dikemas secara interaktif melalui pemaparan materi singkat, diskusi ringan, dan sesi tanya jawab.
Koordinator Desa KKN-T 115 UNHAS Desa Carawali, Muh. Reska Pramana S, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang penting dalam pembentukan karakter anak sejak dini. “Bullying sering kali dianggap hal sepele oleh anak-anak, padahal dampaknya bisa sangat besar terhadap perkembangan mental dan sosia. Melalui sosialisasi ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa setiap anak berhak merasa aman dan dihargai di lingkungan sekolah,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa mahasiswa KKN memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. “Kami berupaya menghadirkan kegiatan yang edukatif dan berkelanjutan.
Sosialisasi anti-bullying ini diharapkan mampu membentuk karakter positif siswa serta menumbuhkan rasa empati dalam kehidupan sehari-hari mereka,” jelasnya
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Siswa aktif menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, serta mengikuti arahan yang diberikan. Siswa didorong untuk berani melaporkan kepada guru atau pihak sekolah apabila mengalami atau menyaksikan tindakan bullying.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan ini dan berharap sosialisasi serupa dapat terus dilaksanakan. “Kami berharap nilai yang disampaikan dapat diterapkan oleh siswa, baik di sekolah maupun di luar sekolah, sehingga upaya pencegahan bullying dapat berjalan secara berkelanjutan,” tutup Muh. Reska Pramana S.(Rp/Dso).
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar