Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Perkelahian Antar Kelompok Pemuda di Anggeraja Berakhir Damai, Satreskrim Polres Enrekang Kedepankan Restorative Justice

Perkelahian Antar Kelompok Pemuda di Anggeraja Berakhir Damai, Satreskrim Polres Enrekang Kedepankan Restorative Justice

  • account_circle Basir
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 131
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID-Penanganan kasus perkelahian antar kelompok pemuda yang terjadi di Kecamatan Anggeraja akhirnya berujung damai setelah Satreskrim Polres Enrekang mengedepankan pendekatan Restorative Justice dalam proses penyelesaiannya.

Kasus tersebut sebelumnya sempat menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial, menyusul adanya pertanyaan terkait belum dilakukannya penahanan terhadap sejumlah pihak yang terlibat. Namun demikian, penyidik menegaskan bahwa seluruh proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Sejak awal penanganan, kedua belah pihak telah saling membuat laporan polisi dan seluruh tahapan penyelidikan hingga penyidikan dilakukan secara profesional oleh Unit Pidum dan Unit PPA Satreskrim Polres Enrekang. Para pihak yang terlibat juga telah menjalani pemeriksaan intensif serta dikenakan wajib lapor selama proses berlangsung.

Dalam perkembangan perkara, penyidik kemudian mengedepankan langkah persuasif dengan membangun komunikasi aktif antara kedua kelompok yang berselisih. Upaya mediasi dilakukan melalui pendekatan Restorative Justice guna menciptakan penyelesaian yang lebih humanis dan berorientasi pada pemulihan hubungan sosial di tengah masyarakat.

Proses perdamaian tersebut difasilitasi oleh Penyidik dan dihadiri langsung oleh Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto. S.H., S.I.K., M.H., yang digelar di Aula Wira Pratama Mapolres Enrekang, Senin (18/05/2026).

Kanit Pidum Satreskrim Polres Enrekang Iptu Fadly Fachrezi Konggoasa, S.Trk., melalui Sihumas menjelaskan bahwa Polres Enrekang dalam menangani perkara ini tidak semata-mata mengedepankan proses peradilan, melainkan berupaya menghadirkan solusi yang mampu menjaga stabilitas sosial dan keharmonisan masyarakat.

“Pendekatan restorative justice dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur terkait agar penyelesaian perkara dapat diterima secara adil oleh semua pihak,” jelasnya.
<span;>Dalam forum mediasi tersebut turut hadir anggota DPRD Kabupaten Enrekang Nurafni Rajuddin dan Hamzah A., unsur Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pihak keluarga dari kedua kelompok pemuda.

Kolaborasi lintas unsur tersebut menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana dialog yang kondusif hingga akhirnya kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai dan saling memaafkan. Kesepakatan itu kemudian dituangkan dalam surat pernyataan bersama yang ditandatangani di hadapan seluruh pihak yang hadir.

Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto menegaskan bahwa penerapan Restorative Justice merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menghadirkan penegakan hukum yang tidak hanya berorientasi pada penghukuman, tetapi juga pada pemulihan hubungan sosial dan terciptanya kembali situasi kamtibmas yang harmonis.

“Penegakan hukum tidak selalu harus berakhir di pengadilan. Dengan peran aktif kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, instansi terkait, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama, persoalan dapat diselesaikan secara kekeluargaan sehingga tercipta kembali kerukunan di tengah masyarakat,” ujar Kapolres, dirangkum awak media melalui Sihumas polres Enrekang

Bahwa Pendekatan Restorative Justice sendiri merupakan mekanisme penyelesaian perkara pidana yang menitikberatkan pada dialog, musyawarah, pemulihan korban, tanggung jawab pelaku, serta reintegrasi sosial di lingkungan masyarakat.

Penerapannya di lingkungan Polri berpedoman pada Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif.

Penerapan keadilan restoratif ini diperkuat secara nasional melalui undang-undang hukum acara pidana terbaru, yaitu UU No. 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Pasal 79 dalam KUHAP baru ini menegaskan kewajiban mekanisme keadilan restoratif guna memulihkan keadaan semula.(Ombass)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Basir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bunyamin Yapid: Haji 2025 Jadi Legacy Terbaik, Kemenag Gaungkan Kurikulum Cinta Kemanusiaan

    Bunyamin Yapid: Haji 2025 Jadi Legacy Terbaik, Kemenag Gaungkan Kurikulum Cinta Kemanusiaan

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 308
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Penyelenggaraan Haji 2025 mencatatkan sejarah baru bagi Indonesia. Selain berjalan lancar tanpa hambatan berarti, tahun ini juga menjadi momentum lahirnya terobosan besar Kementerian Agama (Kemenag) dalam mewujudkan pengelolaan ibadah haji yang efisien, transparan, sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi jemaah. Hal tersebut ditegaskan Staf Ahli Menteri Agama RI Bidang Haji dan Umrah serta […]

  • Bupati Syaharuddin Tegaskan Kesejahteraan Petani Prioritas Utama dalam Capaian 1 Juta Ton Gabah

    Bupati Syaharuddin Tegaskan Kesejahteraan Petani Prioritas Utama dalam Capaian 1 Juta Ton Gabah

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 103
    • 0Komentar

    SIDRAP,KBK — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa kesejahteraan petani menjadi fokus utama dalam upaya mencapai target produksi 1 juta ton gabah di Kabupaten Sidrap. Penegasan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan tudang sipulung dalam rangka persiapan musim tanam (MT) II di Kolam Ikan Andi Ato, Talumae, Kelurahan Lautang Benteng, Kecamatan Maritengngae, Rabu (22/4/2026). Kegiatan […]

  • Pimpin Upacara Penurunan Bendera, Bupati Enrekang Ajak Kenang Jasa Pahlawan

    Pimpin Upacara Penurunan Bendera, Bupati Enrekang Ajak Kenang Jasa Pahlawan

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 43
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID,– Bupati Enrekang, Muh. Yusuf Ritangnga, memimpin langsung upacara penurunan Bendera Sang Merah Putih dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Abu Bakar Lambogo, Enrekang, Senin (17/8/2026) sore. Dalam upacara tersebut, Yusuf Ritangnga bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup). Sementara posisi Perwira Upacara (Paup) dipercayakan kepada Kapten Inf Ridwan yang menjabat sebagai Pasi Pers […]

  • Ketika Malam Terlelap, Lampu Biru Satlantas Polres Enrekang Tetap Menyala untuk Keselamatan

    Ketika Malam Terlelap, Lampu Biru Satlantas Polres Enrekang Tetap Menyala untuk Keselamatan

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 49
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Enrekang melaksanakan kegiatan Patroli Lampu Biru di sejumlah ruas jalan dalam wilayah hukum Polres Enrekang Senin (28/9/2026) Malam. Kasat Lantas Polres Enrekang, AKP.Muh.Ali.S.Sos menyatakan Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan, ketertiban, kelancaran dan keselamatan lalu lintas, sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan kecelakaan di malam […]

  • Syahruramadoan: Terima Kasih Teman-Teman PPDI Sidrap, Musdakab II Berjalan Lancar

    Syahruramadoan: Terima Kasih Teman-Teman PPDI Sidrap, Musdakab II Berjalan Lancar

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Kabarkita.co.id.Sidrap.– Ketua Pansus Musyawarah Daerah Kabupaten (Musdakab II) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Sidrap, Syahruramadoan, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih Kepada Pemkab, Pansus, Peserta, serta anggota PPDI yang telah berpartisipasi menyukseskan pelaksanaan Musdakab II PPDI Sidrap. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar berkat kerja sama semua pihak yang terlibat. […]

  • Tradisi Pedang Pora Iringi Momen Haring Pelepasan Dandim 1419/Enrekang

    Tradisi Pedang Pora Iringi Momen Haring Pelepasan Dandim 1419/Enrekang

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 166
    • 0Komentar

    ENREKANG KABAR KITA.CO.ID — Nuansa haru dan kebersamaan terasa kuat dalam acara pelepasan Komandan Kodim 1419/Enrekang yang digelar di Markas Kodim 1419/Enrekang, Jl. Pahlawan No. 12, Talaga, Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Jumat (27/02/2016). Tradisi Pedang Pora menjadi pengiring sakral dalam pergantian tongkat komando dari Letkol Inf Augustiar Adinegoro, S.Hub.Int., kepada pejabat baru, Letkol […]

expand_less