Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ratusan Masyarakat Lingkar Tambang Demo Menolak Kerasa Rencana Penambangan Emas Oleh CV. Hadap Karya Mandiri

Ratusan Masyarakat Lingkar Tambang Demo Menolak Kerasa Rencana Penambangan Emas Oleh CV. Hadap Karya Mandiri

  • account_circle Basir
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 262
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID--Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang Menggelar aksi jilid II terkait penolakan rencana penambangan emas di wilayah Kecamatan cendana dan Kecamatan enrekang , Kabupaten Enrekang , Sulawesi Selatan, Senin ( 01/12/2025).

Aksi ini digelar oleh ratusan warga dari kalangan lansia sampai ke tingkat pemuda mahasiwa sambangi kantor DPRD Kabupaten Enrekang dan Kantor Bupati Enrekang dengan membentangkan spanduk Tolak Keras Perencanaan Tambang Emas serta menutup akses trans nasional dengan pembakaran ban .

Sul selaku jendral lapangan menyampaikan bahwa, Aktivitas penambangan emas yang ingin memaksakan kehendak untuk beroprasi yang jelas-jelas mendapat penolakan keras dari masyarakat sekitar yang potensi menimbulkan ancaman multidimensi terhadap keberlanjutan lingkungan, keselamatan warga, dan stabilitas sosial di tingkat lokal.

Kawasan ini merupakan wilayah dengan karakteristik geomorfologi yang rentan, ditandai oleh kemiringan lereng yang curam, jaringan sungai kecil yang menjadi sumber air utama bagi masyarakat, serta tanah pertanian yang menopang ketahanan pangan warga sekitar akan terancam jika tambang emas cv Hadap Karya Mandiri memaksakan beroprasi .

“Kami tentu kecewa sebagai warga ketika pemerintah daerah dan legislatif tidak mendukung perjuangan penolakan masyarakat terkait rencana tambang emas , karna dampak yang ditimbulkan menjadi ketakutan masyarakat kedepan dan masyarakat sudah dengan tegas menolak dan tidak ada negosiasi lagi “ ucapnya saat berorasi .

Ia menambahkan bahwa, kenapa sudah tidak ada lagi jalan pihak investor untuk melakukan perencanaan tambang emas lantaran surat pernyataan penolakan melalui tanda tangan masyarakat sudah di serahkan kepada pihak pemerintah daerah dan legislatif yang harus menjadi perhatian khusus.

Jika hal ini dipaksakan, maka yakin dan percaya konflik horizontal akan terjadi jika dipaksa beroprasi karna yakin dan percaya akan terjadi kejadian yang sama dengan penolakan marmer yang membakar alat-alat penambang jika tetap di paksakan nantinya .

“ kami sangat berharap pemerintah daerah dan legislatif agar betul- betul mempertimbangkan hal ini agar enrekang tetap dalam kondisi yang aman dan tidak merugikan pihak-pihak lain karna masyarakat sudah sepakat akan melakukan tindakan ekstrim jika ada pembiaran “ tegas jendral lapangan .

Ironisnya lagi, pelanggaran tata ruang muncul karena aktivitas pertambangan beroperasi pada kawasan potensi dampak bencana sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Enrekang Nomor 14 Tahun 2016 tentang RTRW — menetapkan zona merah wilayah yang akan dikelolah menjadi tambang emas. serta lemahnya proses konsultasi publik sebagaimana diwajibkan oleh UU No. 32 Tahun 2009 tentang PPLH.

Sehingga terkesan kuat adanya pembiaran kerusakan lingkungan oleh pemerintah daerah akibat minimnya pengawasan, tidak transparan dinas terkait menyangkut dokumen yang dibutuhkan masyarakat dalam menyampaikan hasil mitigasi dampak kepada publik yang menimbulkan krisis kepercayaan terhadap pemerintah daerah sebagai lembaga yang seharusnya bertanggung jawab menjaga keselamatan ekologis dan hak-hak warga sesuai amanat konstitusi.

“ kami dengan tegas menyatakan penolakan tambang emas karna aktivitas bertani masyarakat selama ini sudah menunjang kehidupan mereka dan dengan tegas menyampaikan kepada pemerintah daerah dan legislatif bahwa kami sudah Sejahtra melalui bertani serta jangan serakah dan menzalimi demi kepentingan yang mengorbankan nasib masyarakat kedepan . karna jelas kami tidak mau seperti daerah-daerah lain yang terdampak bencana dan menghilangkan nyawa saudara kami akibat dampak tambang ” tutup sul selaku Jenlap.(**)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Basir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evaluasi PAD Triwulan I, Syaharuddin Alrif Instruksikan OPD Akselerasi Penggunaan QRIS

    Evaluasi PAD Triwulan I, Syaharuddin Alrif Instruksikan OPD Akselerasi Penggunaan QRIS

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SIDRAP — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh OPD pengelola pendapatan untuk melakukan akselerasi penggunaan QRIS dan kanal digital lainnya dalam transaksi retribusi daerah. Langkah ini ditegaskan sebagai upaya krusial dalam menjaga transparansi serta mencegah terjadinya kebocoran penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Instruksi tersebut disampaikan Syaharuddin saat memimpin High Level Meeting (HLM) TP2DD sekaligus […]

  • Longsor Tutup Setengah Badan Jalan Trans Enrekang-Toraja

    Longsor Tutup Setengah Badan Jalan Trans Enrekang-Toraja

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 495
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID<span;> -Longsor terjadi di kaki Gunung Bambapuang di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Jalan penghubung Enrekang-Toraja itu pun tertutup material batu setengah badan jalan. “Iya, ada longsor batu di kaki Gunung Bambapuang, jalur Trans Sulawesi Enrekang-Toraja,” kata Kabid Kedaruratan BPBD Enrekang Indra Audi Putra, Senin (9/6/2025). Indra mengaku longsor di Kecamatan Anggeraja, Enrekang itu terjadi sejak […]

  • Pemkab Enrekang Batasi Muatan Angkutan Barang, Cegah jalan Rusak

    Pemkab Enrekang Batasi Muatan Angkutan Barang, Cegah jalan Rusak

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 440
    • 0Komentar

    ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID-Dinas Perhubungan Kab. Enrekang mulai mengaktifkan Pos Pengawasan Pembatasan Muatan Kendaraan Angkutan Barang di Poros Cakke – Baraka, Kec. Anggeraja, Senin, 09 Juni 2025. Pos yang di jaga petugas Dishub dan Satpol PP ini menindaklanjuti Surat Edaran Bupati nomor 420/SE/DISHUB/IV/2025 tanggal 25 April Tahun 2025 Tentang Pembatasan Muatan kendaraan angkutan barang. Plt. Kepala […]

  • Bupati Sidrap Ikuti Peluncuran 80.000 Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo: Dorong Ekonomi Desa Bangkit

    Bupati Sidrap Ikuti Peluncuran 80.000 Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo: Dorong Ekonomi Desa Bangkit

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 296
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, mengikuti peluncuran program nasional 80.000 Koperasi Merah Putih yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara daring pada Senin (21/7/2025). Kegiatan yang berlangsung serentak di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia ini merupakan langkah strategis pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui kelembagaan […]

  • Kinerja Desa Tersendat, Pemkab Sidrap Minta Kades Selektif Ganti Aparat

    Kinerja Desa Tersendat, Pemkab Sidrap Minta Kades Selektif Ganti Aparat

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    SIDRAP — Polemik pergantian aparat desa di sejumlah wilayah di Kabupaten Sidrap menjadi sorotan tajam dalam Safari Apdesi yang digelar di Desa Kampale, Kamis, 8 Mei 2025. Pemerintah daerah menilai pergantian yang tidak selektif dan tergesa-gesa dapat berdampak serius pada kinerja administrasi desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Pemdes) dan PPA Sidrap, Abbas […]

  • Ketua APDESI Sidrap, Naming Pallajareng Imbau Warga Tidak Terpancing Isu Tak Jelas

    Ketua APDESI Sidrap, Naming Pallajareng Imbau Warga Tidak Terpancing Isu Tak Jelas

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Kabarkita.co.id.Sidrap.– Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Sidenreng Rappang, Naming Pallajareng, menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya warga Sidenreng Rappang agar tidak mudah terpancing oleh berbagai isu yang belum jelas kebenarannya. Dalam keterangannya, Naming Pallajareng menegaskan bahwa masyarakat harus lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, baik melalui media sosial maupun dari sumber yang […]

expand_less