SANTRI MBS ENREKANG BORONG 31 MEDALI DI KEJURNAS PENCAK SILAT 2026
- account_circle Basir
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 113
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID- membanggakan datang dari kontingen Tapak Suci Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Enrekang. Santri-santri kita sukses membuktikan diri di kejuaraan pencak silat tingkat nasional dengan membawa pulang <span;>31 medali: 6 Emas, 8 Perak, 17 Perunggu<span;>.
PUNDI EMAS: 6 MEDALI DARI SENI & LAGA
Kategori seni jadi pembuka rezeki emas. Trio srikandi <span;>Aisya, Awalia, dan Naela<span;> tampil memukau dan sukses raih Emas Seni Beregu Putri.
Di arena laga, mental juara ditunjukkan para fighter putra. Faidil tak terbendung di Fighter Kelas B Putra, disusul Syahrul yang kuasai Fighter Kelas A Putra . Dari kelompok remaja, Adit ikut sumbang Emas Fighter Kelas C Remaja Putra.
PERAK BERKILAU: 8 SANTRI TEMBUS FINAL
8 santri berhasil melaju hingga partai puncak:
Kategori Seni:
Najwa– Solo Kreatif Putri
Khairiya– Tunggal Tangan Kosong Putri
Salwa Nadhifa – Tunggal Senjata Putri
Naya – Tunggal Tangan Kosong Putri
Kategori Laga:
Nurul– Fighter Kelas D Remaja Putri
Paris– Fighter Kelas Under
B– Fighter Kelas Under
Adam – Fighter Kelas D Remaja Putra
PERUNGGU PEJUANG: 17 MEDALI PENUH SEMANGAT
Meski harus puas di semifinal, semangat para santri patut diacungi jempol:
Kategori Seni
Afifa– Tunggal Senjata Putri
Kategori Laga:
Hasbi– Fighter Kls G Putra
Faudzan – Fighter Kls F Putra
Ibnu – Fighter Kls B Putra
Agung – Fighter Kls C Putra
Fitrah – Fighter Kls D Putra
Risa – Fighter Kls G Putri
Nizam – Fighter Kls A Putra
Azizul– Fighter Kls G Putra
Prawira– Fighter Kls F Putra
Ikram – Fighter Kls D Putra
Mulfi – Fighter Kls D Remaja Putra
REKAPITULASI MEDALI MBS ENREKANG:
6 Emas,8 Perak,17 Perunggu
TOTAL: 31 MEDALI
Ini adalah bukti bahwa santri juga bisa berprestasi di bidang olahraga tanpa meninggalkan Al-Qur’an dan pelajaran pesantren. Latihan keras, doa, dan adab jadi kunci utama.
Pesan dari Mudir Pesantren:
“Jadikan medali ini wasilah dakwah. Rendah hati saat menang, lapang dada saat kalah. Yang utama adalah akhlak pendekar Tapak Suci. Barakallah untuk ananda semua, pelatih, dan wali santri.” (OMBASS)
- Penulis: Basir

Saat ini belum ada komentar