Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sekda Sidrap Pimpin Persiapan KUA-PPAS 2027, Tekankan Ketepatan Tahapan Penyusunan

Sekda Sidrap Pimpin Persiapan KUA-PPAS 2027, Tekankan Ketepatan Tahapan Penyusunan

  • account_circle Uterus
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 0
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mematangkan persiapan penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, Andi Rahmat Saleh, Senin (6/7/2026).

Kegiatan di Ruang Rapat Sekda ini dihadiri Asisten Administrasi Umum Nasruddin Waris, Kepala Bapperida Herwin, Kepala BKAD Sunandar Priyoatmojo, Kepala Bapenda Muhammad Rohady Ramadhan, perwakilan Bagian Hukum Setda Sidrap, serta pejabat terkait.

Dalam arahannya, Sekda menegaskan seluruh tahapan penyusunan KUA-PPAS harus mengacu pada matriks time schedule yang telah ditetapkan. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menjaga keselarasan tahapan agar proses penyusunan berjalan sesuai regulasi.

“Hari ini agenda kita adalah memantapkan persiapan untuk memasuki tahapan KUA-PPAS TA 2027. Ada beberapa persyaratan yang tergambar di dalam matriks time schedule yang harus kita pedomani bersama agar dalam proses penyusunan ini kita tidak melenceng dari jalur yang ada,” ujarnya.

Sekda menjelaskan penyusunan anggaran merupakan proses yang saling berkaitan. Karena itu, koordinasi antara BKAD, khususnya Bidang Perencanaan Anggaran, dengan Bapperida dalam penyusunan RKPD Perubahan harus berjalan selaras.

Ia juga menegaskan fokus utama untuk memastikan mekanisme administrasi dan setiap tahapan terlaksana tepat waktu sehingga penyusunan KUA-PPAS dapat berjalan lancar.

Kepala BKAD Sunandar Priyoatmojo memaparkan, KUA yang disusun akan melalui proses evaluasi dan sinkronisasi berdasarkan kebijakan pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga terkait.

Ia mengutarakan pentingnya memastikan seluruh substansi KUA dan PPAS telah terakomodasi serta selaras dengan dokumen RKPD Kabupaten Sidrap.

“Hal ini sangat krusial, karena tahapan ini nantinya akan berlanjut ke agenda rapat komite di DPRD. Dengan persiapan yang matang, kita akan memiliki bahan materi yang jauh lebih baik dan valid,” jelasnya.

Sementara Kepala Bapperida Herwin memaparkan posisi dokumen RKPD yang menjadi dasar penyusunan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027. Berdasarkan Permendagri Nomor 86, penetapan RKPD paling lambat dilakukan pada minggu pertama Juli.

Ia menambahkan, pihaknya saat ini menunggu fasilitasi dan penetapan resmi RKPD dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Penetapan tersebut dijadwalkan rampung pada minggu pertama Juli. Di sisi lain, draf Peraturan Bupati tentang RKPD telah melalui proses harmonisasi di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan.

Terkait penyusunan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027, Herwin mengungkapkan pemerintah daerah memilih tidak menggunakan rincian objek belanja yang terlalu detail pada tahap awal.

“Kebijakan tersebut diambil setelah berkonsultasi dan berkoordinasi dengan Bappeda Provinsi Sulawesi Selatan,” terangnya.

Selanjutnya, Bapperida bersama BKAD akan menyinkronkan tahapan penyusunan agar seluruh OPD memiliki pedoman yang sama dalam menginput rincian pada dokumen perencanaan, termasuk Standar Satuan Harga (SSH).

Melalui koordinasi lintas perangkat daerah ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap berkomitmen menjaga penyusunan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 agar berlangsung tepat waktu, sinkron, transparan, dan menjadi dasar penyusunan APBD yang akuntabel. (*) 

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Uterus

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Orang Tua Mahasiswa Pertanyakan Kejelasan Akreditasi Profesi Dokter di Universitas Bosowa

    Orang Tua Mahasiswa Pertanyakan Kejelasan Akreditasi Profesi Dokter di Universitas Bosowa

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Haji Bintang
    • visibility 626
    • 0Komentar

    MAKASSAR, KABAR KITA – Sejumlah orang tua mahasiswa Universitas Bosowa angkat suara terkait belum jelasnya status akreditasi program profesi dokter di kampus tersebut. Mereka mengaku resah dengan ketidakpastian yang bisa berdampak langsung pada masa depan pendidikan anak-anak mereka. “Universitas Bosowa ini yang tidak ada titik terang akreditasi B. Kasian anak-anak nanti tidak bisa ambil spesialis […]

  • Sidrap Mantapkan Peran Lumbung Pangan Nasional lewat Panen Raya Jagung Kuartal III

    Sidrap Mantapkan Peran Lumbung Pangan Nasional lewat Panen Raya Jagung Kuartal III

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 191
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — kembali meneguhkan perannya sebagai lumbung pangan nasional dengan melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III di Kecamatan Tellu Limpoe, Sabtu (27/9/2025). Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, bersama jajaran Forkopimda hadir langsung sebagai bentuk komitmen mendukung program Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan. Panen raya kali ini digelar serentak secara nasional, dengan […]

  • Syahruramadoan: Terima Kasih Teman-Teman PPDI Sidrap, Musdakab II Berjalan Lancar

    Syahruramadoan: Terima Kasih Teman-Teman PPDI Sidrap, Musdakab II Berjalan Lancar

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Kabarkita.co.id.Sidrap.– Ketua Pansus Musyawarah Daerah Kabupaten (Musdakab II) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Sidrap, Syahruramadoan, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih Kepada Pemkab, Pansus, Peserta, serta anggota PPDI yang telah berpartisipasi menyukseskan pelaksanaan Musdakab II PPDI Sidrap. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar berkat kerja sama semua pihak yang terlibat. […]

  • Babinsa Kalosi Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Drainase dan Bahu Jalan

    Babinsa Kalosi Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Drainase dan Bahu Jalan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 72
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID– Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah terjadinya banjir, Babinsa Kelurahan Kalosi Koramil 1419-04/Alla, Sertu Muh. Tahir, bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan drainase dan bahu jalan, bertempat di Pasanggarahan Garutuk, Lingkungan Kalosi Barat, Kelurahan Kalosi, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang. Jumat 10/04/2026 Kegiatan gotong royong ini difokuskan pada pembersihan saluran drainase yang […]

  • Dari Lereng Latimojong ke Jantung Sultra, Putri Afriyanti Handayani — Anak Enrekang Jadi ASN di Kendari

    Dari Lereng Latimojong ke Jantung Sultra, Putri Afriyanti Handayani — Anak Enrekang Jadi ASN di Kendari

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 377
    • 0Komentar

    KENDARI,KABAR KITA.CO.ID- – Di balik daftar panjang nama-nama Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang menerima Surat Keputusan (SK) pada instansi parawisata dan ekonomi kreatif dari Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, Senin (2/6/2025), terselip satu nama yang membawa harum tanah kelahirannya: Putri Afriyanti Handayani B. Lahir di Enrekang, Sulawesi Selatan, pada 2 Mei 1999, ia […]

  • Aparat Diminta Bertindak, Dugaan Penimbunan BBM oleh Pelangsir IL di Tanete Sidrap Picu Kelangkaan

    Aparat Diminta Bertindak, Dugaan Penimbunan BBM oleh Pelangsir IL di Tanete Sidrap Picu Kelangkaan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 93
    • 0Komentar

    SIDRAP — Aktivitas distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Tanete, Kabupaten Sidrap, kembali menuai sorotan tajam. Seorang pelangsir berinisial IL diduga mengumpulkan BBM jenis solar dan pertalite dalam jumlah besar untuk kemudian dikirim ke Morowali. Dugaan ini mencuat setelah warga setempat mengeluhkan semakin sulitnya memperoleh BBM subsidi di daerah mereka sendiri. Masyarakat menyebut antrean […]

expand_less