Sidrap Gelar Rakor Pangan III: Percepat IP 300 dan Kejar Target 1 Juta Ton Gabah
- account_circle Iful -
- calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
- visibility 168
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK — Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar Rapat Koordinasi Pangan (Rakor Pangan) III di Rujab Bupati Sidrap, Sabtu malam (19/7/2025).
Rakor kali ini difokuskan pada percepatan implementasi Indeks Pertanaman (IP) 300, kelancaran distribusi pupuk, serta pencapaian target tambahan produksi gabah sebesar 1 juta ton.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, didampingi Wakil Bupati Nurkanaah, Penjabat Sekda Andi Rahmat Saleh, dan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan, Ibrahim.
Hadir sebagai narasumber antara lain:
- Prof. Dr. Ir. Yusran Jusuf (Tenaga Ahli Kementan Bidang Lingkungan Pertanian),
- Sukodin (Senior Manager Region 4A PT Pupuk Indonesia),
- Jamaluddin Al Afgani (Kepala BBPP Batangkaluku).
Rakor juga dihadiri unsur Forkopimda seperti Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, Dandim 1420 Letkol Inf Awaloeddin, Kajari Sidrap Sutikno, serta kepala OPD terkait, perwakilan BSIP, Perpadi, Gapoktan, KTNA, distributor pupuk, PPL, mahasiswa KKN Unhas, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk menyukseskan IP 300 di Sidrap sebagai bagian dari kontribusi daerah terhadap ketahanan pangan nasional.
“Semua harus bergerak bersama untuk mengejar target dan mewujudkan swasembada pangan nasional,” tegasnya.
Ia juga memberikan perhatian khusus pada peningkatan serapan pupuk oleh petani yang saat ini masih di angka 50 persen.
“Saya minta distributor, pengecer, dan PPL bekerja maksimal agar serapan pupuk minimal naik ke 70 sampai 80 persen. Ketersediaan pupuk cukup, tinggal kita pastikan distribusinya tepat sasaran,” ujarnya.
Dalam hal kesiapan implementasi IP 300, Bupati menjelaskan bahwa benih yang akan digunakan merupakan jenis genjah dan telah diajukan ke Kementerian Pertanian.
“Kita upayakan benih ini tersedia lebih awal sebelum masa tanam. Ini kunci keberhasilan IP 300,” lanjutnya.
Terkait kebutuhan air irigasi, ia juga telah menginstruksikan dinas teknis untuk memastikan kecukupan dan kelancaran pasokan air bagi lahan pertanian.
“Semangat, kekompakan, dan optimisme adalah modal utama kita. Jika semua unsur bekerja maksimal, saya yakin target produksi 1 juta ton gabah bisa kita capai,” pungkasnya.
Rakor ditutup dengan sesi dialog interaktif serta pengundian doorprize dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar