Sidrap Perkuat Mitigasi Bencana dengan Warning Receiver System BMKG
- account_circle Iful -
- calendar_month Senin, 25 Agt 2025
- visibility 156
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengambil langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana dengan memasang Warning Receiver System (WRS) di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kompleks SKPD, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Senin (25/8/2025).
Perangkat khusus milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ini berfungsi sebagai alat penerima informasi peringatan dini gempa bumi dan tsunami.
Kepala Pelaksana BPBD Sidrap, H. Sudarmin, SE., M.Si., menegaskan bahwa meski jalur sesar di Sidrap tergolong nonaktif, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan.
“WRS menyajikan informasi real time terkait gempa bumi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Sidrap. Data yang diterima sangat lengkap, mulai dari lokasi, koordinat, kedalaman, kekuatan, hingga waktu kejadian. Jika terdeteksi gempa yang berpotensi tsunami, peringatan akan diteruskan secara cepat ke BPBD sehingga kami bisa langsung menyampaikan informasi kepada masyarakat,” jelas Sudarmin.
Ia menambahkan, kecepatan informasi menjadi kunci mitigasi bencana.
“Dengan adanya WRS, kita bisa lebih sigap, tanggap, dan terukur dalam memberikan peringatan dini kepada masyarakat,” tambahnya.
Pemasangan WRS ini dirangkaikan dengan sosialisasi dan pelatihan oleh tim BMKG. Handy, perwakilan BMKG, menjelaskan bahwa WRS memiliki dua peran penting:
- Sebagai penerima peringatan otomatis dari BMKG Pusat, memastikan daerah mendapat informasi terbaru tentang gempa bumi dan potensi tsunami.
- Sebagai alat diseminasi informasi, di mana pesan peringatan dapat langsung diteruskan ke masyarakat maupun instansi terkait melalui fitur pendukung.
“WRS ini dilengkapi dengan alarm suara, tampilan peta digital, histori kejadian, hingga SMS forwarder. Data berasal langsung dari server BMKG sehingga akurat dan cepat,” ungkap Handy.
Dengan adanya sistem ini, BPBD Sidrap kini memiliki instrumen modern dan terintegrasi dalam mengantisipasi gempa bumi dan tsunami. Ke depan, BPBD berkomitmen meningkatkan kapasitas SDM melalui pelatihan, memperluas jaringan komunikasi, serta melibatkan masyarakat dalam upaya mitigasi bencana.
Pemasangan WRS menandai langkah maju Sidrap dalam membangun daerah yang siaga, tangguh, dan responsif terhadap ancaman bencana. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar