Syaharuddin Alrif: Festival Danau Sidenreng Jadi Ajang Budaya, Wisata, dan Ekonomi
- account_circle Iful -
- calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
- visibility 211
- comment 0 komentar

SIDRAP, KBK – Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, secara resmi membuka Festival Danau Sidenreng Part 3 (Sidenreng Lake Fest 2025) di Dermaga 2 Danau Sidenreng, Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Sabtu malam (20/9/2025).
Pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran ribuan masyarakat yang memadati kawasan danau. Sejumlah pejabat Forkopimda Sidrap turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Sidrap, Hj. Nurkanaah, Ketua DPRD Sidrap, Takyuddin Masse, Kejari Sidrap, Sutikno, Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf Awaloeddin, serta Kapolres Sidrap, AKBP Fantry Taherong. Jajaran staf ahli bupati, para kepala OPD, camat, lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, hingga tamu undangan lainnya juga ikut menyaksikan acara.

Festival ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 19–21 September 2025, dengan rangkaian kegiatan yang mengangkat adat, budaya, hingga olahraga tradisional. Tidak hanya menjadi tontonan, ajang ini diharapkan menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk mengenal sekaligus mencintai warisan leluhur Bugis di Sidrap.
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin menegaskan bahwa Festival Danau Sidenreng bukan sekadar hiburan tahunan. Lebih dari itu, event ini adalah ajang pelestarian budaya, promosi pariwisata, sekaligus pengungkit ekonomi masyarakat.
“Festival ini kita jadikan bukan hanya hiburan, tetapi juga ruang untuk melestarikan budaya, memajukan pariwisata, sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujar Syaharuddin disambut tepuk tangan meriah hadirin.
Bupati juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melaporkan kegiatan ini kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ia berharap festival ini dapat ditetapkan sebagai salah satu event nasional bersama tiga kegiatan besar lainnya di Sidrap, yakni event otomotif, Karnaval Brigade Pangan, dan Pesta Panen.
“Insya Allah tahun depan acara ini akan lebih besar dan kita akan mengundang langsung pejabat Kementerian Pariwisata,” tambahnya.
Selain sektor pariwisata, Syaharuddin juga menyoroti keberhasilan Sidrap di bidang pertanian dan perikanan. Produksi padi yang kini rata-rata mencapai 8 ton per hektare menjadi bukti bahwa Sidrap tetap menjadi salah satu lumbung pangan nasional. Di sektor perikanan, Pemkab Sidrap telah menebar sedikitnya 2 juta ekor benih ikan di Danau Sidenreng dalam beberapa bulan terakhir. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung pendapatan masyarakat pesisir danau.
Pembangunan infrastruktur juga terus digalakkan, termasuk penerangan jalan, akses pendidikan, serta jaminan kesehatan. Semua itu dilakukan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Harapan kita, Festival Danau Sidenreng dapat memperkuat identitas budaya Bugis, menjadi daya tarik wisata baru, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Sidrap,” jelasnya.
Adapun rangkaian kegiatan Sidenreng Lake Fest 2025 meliputi Festival Lagu Bugis, pemilihan Duta Wisata Danau Sidenreng, lomba perahu dayung, hingga lomba perahu mesin. Antusiasme peserta begitu tinggi, tercatat sekitar 200 orang mengikuti kompetisi olahraga air ini.
Untuk lomba perahu dayung, peserta dibagi menjadi tiga kelas: Kelas I dengan 11 pendayung, Kelas II dengan 9 pendayung, dan Kelas III dengan 7 pendayung. Sementara itu, lomba perahu mesin terdiri atas tiga kategori: Kelas Lokal, Kelas Underbone, dan Kelas Mesin Standar.
Keindahan panorama Danau Sidenreng yang asri dan bersih, dipadukan dengan semarak budaya serta olahraga tradisional, membuat festival ini semakin istimewa. Tidak hanya bagi masyarakat Sidrap, tetapi juga bagi wisatawan luar daerah yang sengaja datang untuk menyaksikan kemeriahan event tahunan tersebut. (GnD)
- Penulis: Iful -

Saat ini belum ada komentar