100 Hari Kerja Bupati Dan Wakil Bupati Enrekang Dinilai Gagal, Sajid : Tidak Jelas Arah Kebijakan Sampai Saat Ini
- account_circle Haji Bintang
- calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
- visibility 492
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ironisnya, dari saat debat kadidat sampai hari kedua bertugas memimpin apel upacara wakil bupati andi Tenri Liwang pernah dengan tegas menyampaikan ke publik untuk menuntaskan tunggakan sertifikasi guru dan gajinya pun dengan bupati tidak akan diambil untuk membayar itu yang tak kunjungan di buktikan sampai saat ini melalui kebijakan dengan status kedudukannya sekarang.
“Seharusnya 100 hari kerja menjadi momentum awal yang kuat, bukan hanya pencitraan atau janji populis saja. Enrekang ada ditangan rezim hari ini dengan tagline enrekang Sejahtra atau enrekang semakin sengsara , tergantung arah kebijakan dan tindakan nyata rezim saat ini yang menentukan enrekang ke depan serta prinsip profesionalisme yang masih di pertanyakan “ tegas sajid sapaanya
Tak cuma itu saja yang menjadi problem saat ini, kedudukan pasangan Yusuf Ritangnga dan andi Tenri liwang yang sudah menjadi bupati dan wakil bupati masyarakat enrekang tidak perlu lagi mengkontak-kotakan masyarakat dan ASN karna beda pilihan di Pilkada.
“ Saya berharap Bupati enrekang perlu menjadi role model yang baik bagi ASN dan masyarakat yang bisa merangkul semuanya tanpa ada tindakan diskriminasi karna perbedaan pilihan pilkada lalu demi terwujudnya visi dan misi untuk enrekang Sejahtra kedepan atau tetap kedepankan ego politik yang potensi enrekang malah semakin sengsara di bawa kepemimpinan beliau” tutupnya (HBD).
- Penulis: Haji Bintang

Saat ini belum ada komentar