Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Delapan Peluru, Nol Barang Bukti! Operasi BNN Sulsel di Sidrap Berakhir Malu Total — Mobil Rental Ditembaki, Kini Dikembalikan!

Delapan Peluru, Nol Barang Bukti! Operasi BNN Sulsel di Sidrap Berakhir Malu Total — Mobil Rental Ditembaki, Kini Dikembalikan!

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • visibility 178
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Drama panjang kasus penembakan mobil di Sidrap akhirnya mencapai babak paling memalukan bagi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan. Setelah dua pekan berlalu sejak aksi brutal penembakan terhadap mobil rental warga Sidrap, BNN Sulsel akhirnya mengakui: mobil yang ditembaki itu bukan milik bandar narkoba, melainkan mobil usaha rental resmi.

Ya, benar. Setelah delapan peluru dilepaskan, dua di antaranya menembus bodi dekat tangki bahan bakar, barang bukti justru dikembalikan kepada pemilik sahnya, Hasdar — pengusaha rental kendaraan asal Dua Pitue, Sidrap. Operasi yang awalnya disebut-sebut “undercover buy” berujung jadi undercover fail.

Penyerahan mobil Mitsubishi Expander warna hitam DD 1368 XAR itu dilakukan secara diam-diam namun tetap disaksikan publik pada Rabu (22/10/2025) di Posko Resmob Polres Sidrap. Hadir pula keluarga Makmur Ibrahim, pria asal Siwa, Wajo, yang sempat ditahan selama tujuh hari tanpa status hukum yang jelas.

Hasdar, sang pemilik mobil, membenarkan bahwa pengembalian barang bukti dilakukan langsung oleh perwakilan BNNP Sulsel di hadapan sejumlah advokat dan saksi. “Mobil itu murni kendaraan rental, bukan mobil bandar seperti yang ramai diberitakan. Tuduhan itu salah besar,” tegasnya dengan nada kecewa.

Lebih mengejutkan lagi, salah satu personel BNNP Sulsel, Hilal, ikut mengonfirmasi hal yang sama di hadapan awak media.

“Memang banyak narasi di luar yang menyebut mobil itu milik bandar. Faktanya, itu mobil usaha rental. Kami hanya menyerahkan kembali kepada pemiliknya,” ucapnya tanpa ekspresi.

Pernyataan itu sontak membuat publik Sidrap dan netizen geger. Bagaimana tidak — sebuah lembaga sebesar BNN, yang seharusnya profesional dan berhati-hati dalam operasi lapangan, justru menembaki mobil warga tak bersalah dan kemudian mengembalikan barang bukti tanpa hasil apapun.

Sumber internal menyebut, operasi tersebut sebenarnya bagian dari skema undercover buy terhadap dugaan jaringan peredaran 94 butir ekstasi. Namun, skema itu kacau total di lapangan. Mobil yang ditarget ternyata bukan milik bandar, melainkan mobil sewaan yang dibawa penyewa biasa.

Akibatnya, tembakan demi tembakan dilepaskan ke arah kendaraan tanpa verifikasi matang, menimbulkan ketakutan warga di sekitar Desa Lainungan, Watang Pulu, Sidrap.

“Suara tembakan bertubi-tubi malam itu bikin panik warga. Kami kira ada perang,” kata seorang warga setempat yang enggan disebut namanya.

Publik menilai, insiden ini bukan sekadar kesalahan teknis, tapi cacat prosedural serius yang bisa berujung pada pelanggaran hak asasi. Bagaimana mungkin aparat penegak hukum bisa menembaki mobil warga tanpa bukti kuat, lalu hanya berkata “maaf, salah target”?

Tim advokat yang mendampingi keluarga Makmur Ibrahim menegaskan, BNN Sulsel wajib membuka seluruh kronologi secara terang benderang.

“Kita tidak bicara soal salah paham atau miskomunikasi. Ini nyawa orang, ini soal prosedur. Kalau benar ada pelanggaran SOP, harus ada pertanggungjawaban,” tegas salah satu advokat di lokasi.

Mereka juga menilai bahwa tindakan BNN Sulsel telah merusak citra lembaga sendiri. Operasi yang seharusnya membasmi narkoba malah menciptakan ketakutan dan trauma bagi masyarakat.

“Kalau begini caranya, siapa pun bisa jadi korban. Hari ini mobil rental, besok bisa mobil keluarga biasa yang ditembaki,” ujarnya tajam.

Kini, publik Sidrap menunggu langkah resmi dari BNNP Sulsel. Apakah akan ada evaluasi terbuka terhadap tim operasi? Atau kasus ini akan menguap begitu saja seperti peluru yang tak bertanggung jawab?

Yang jelas, kembalinya mobil rental itu menjadi simbol gagal totalnya operasi yang awalnya digadang-gadang sebagai keberhasilan besar pemberantasan narkoba.

BNN boleh berdalih “prosedur”, tapi publik sudah membaca: delapan peluru, nol barang bukti, dan satu nama lembaga yang tercoreng. (Gnd)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawaslu Enrekang Gelar Penguatan Kelembagaan Demi Stabilitas Pemilu.

    Bawaslu Enrekang Gelar Penguatan Kelembagaan Demi Stabilitas Pemilu.

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 324
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID- Upaya menjaga kualitas demokrasi di tingkat daerah kembali ditunjukkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Enrekang. Melalui kegiatan bertajuk Fasilitasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan, Bawaslu menghadirkan jajaran pemerintah, partai politik, akademisi, serta tokoh masyarakat di Resting Villa Bambapuang, Kecamatan Anggeraja, Sabtu (23/8/2025). Acara dibuka oleh Anjas, Sekretaris Bawaslu Enrekang sekaligus Ketua Panitia, yang […]

  • Zam Tito Tegaskan Peran Kampus Muhammadiyah dalam Menguatkan IMM Enrekang

    Zam Tito Tegaskan Peran Kampus Muhammadiyah dalam Menguatkan IMM Enrekang

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 83
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID – Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Enrekang, Muh Zam Tito Patarangi, menegaskan bahwa kampus Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam mendukung keberlangsungan dan penguatan kaderisasi melalui IMM. Selasa (28/4/2026). Menurutnya, kampus tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga berfungsi sebagai ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan mahasiswa melalui aktivitas organisasi kemahasiswaan. […]

  • Penandatanganan Kerjasama Pemerintah Kabupaten Enrekang Dan DPRD Enrekang  Dengan Kejaksaan Negeri Enrekang Tentang Pendampingan Hukum

    Penandatanganan Kerjasama Pemerintah Kabupaten Enrekang Dan DPRD Enrekang  Dengan Kejaksaan Negeri Enrekang Tentang Pendampingan Hukum

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 109
    • 0Komentar

    ENREKANG, KABAR KITA.CO.ID— Pemerintah Kabupaten Enrekang dan DPRD Kabupaten Enrekang melakukan penandatanganan kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Enrekang tentang Pendampingan Hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Senin (5/1/2026) Acara ini diawali dengan penandatanganan Kerjasama oleh Kajari Enrekang A. Fajar Anugerah Setiawan, Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga […]

  • Pimpin Apel Pagi, Kapolres Enrekang Ajak Personel Kirim Do’a untuk Almarhum Komjen Pol (Purn) Jusuf Manggabarani

    Pimpin Apel Pagi, Kapolres Enrekang Ajak Personel Kirim Do’a untuk Almarhum Komjen Pol (Purn) Jusuf Manggabarani

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 295
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID – Pimpin Apel di lapangan Mapolres Enrekang, Kapolres Enrekang, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., mengajak seluruh personel untuk menundukkan kepala dan mendoakan almarhum Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Jusuf Manggabarani, Rabu, (21/05/2025). Komjen Pol (Purn) Jusuf Manggabarani yang dikenal sebagai salah satu jenderal terbaik Polri, tutup usia pada hari Selasa siang, 20 Mei […]

  • Warga Sidrap Tumpah Ruah di Jakarta, Syaqira Dapat Suntikan Semangat di Panggung DA7

    Warga Sidrap Tumpah Ruah di Jakarta, Syaqira Dapat Suntikan Semangat di Panggung DA7

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 584
    • 0Komentar

    JAKARTA, KBK — Atmosfer Dangdut Academy 7 (DA7) memanas, sorak-sorai menggema di Studio 5 Indosiar, Jakarta. Di tengah riuh dukungan, Syaqira—penyanyi muda berbakat asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan—mendapat kejutan istimewa: rombongan besar dari kampung halamannya hadir langsung untuk menyemangati di babak Top 25 Group 4. Barisan pendukung ini dipimpin oleh pengusaha ternama asal […]

  • Bahas Isu Lingkungan Kontemporer, BEM UNIMEN Gelar Kajian Bersama Lembaga Kemahasiswaan

    Bahas Isu Lingkungan Kontemporer, BEM UNIMEN Gelar Kajian Bersama Lembaga Kemahasiswaan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 83
    • 0Komentar

    ENREKANG,KABAR KITA.CO.ID— Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Enrekang (BEM UNIMEN) bersama seluruh lembaga kemahasiswaan internal kampus menggelar kajian lingkungan hidup dengan mengangkat tema “Isu Lingkungan Hidup Kontemporer di Kabupaten Enrekang.” Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini menjadi ruang diskusi terbuka bagi mahasiswa untuk membicarakan berbagai persoalan lingkungan yang sedang terjadi di daerah. Diskusi berlangsung cukup dinamis, dengan […]

expand_less