Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Delapan Peluru, Nol Barang Bukti! Operasi BNN Sulsel di Sidrap Berakhir Malu Total — Mobil Rental Ditembaki, Kini Dikembalikan!

Delapan Peluru, Nol Barang Bukti! Operasi BNN Sulsel di Sidrap Berakhir Malu Total — Mobil Rental Ditembaki, Kini Dikembalikan!

  • account_circle Iful -
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • visibility 200
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIDRAP, KBK — Drama panjang kasus penembakan mobil di Sidrap akhirnya mencapai babak paling memalukan bagi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan. Setelah dua pekan berlalu sejak aksi brutal penembakan terhadap mobil rental warga Sidrap, BNN Sulsel akhirnya mengakui: mobil yang ditembaki itu bukan milik bandar narkoba, melainkan mobil usaha rental resmi.

Ya, benar. Setelah delapan peluru dilepaskan, dua di antaranya menembus bodi dekat tangki bahan bakar, barang bukti justru dikembalikan kepada pemilik sahnya, Hasdar — pengusaha rental kendaraan asal Dua Pitue, Sidrap. Operasi yang awalnya disebut-sebut “undercover buy” berujung jadi undercover fail.

Penyerahan mobil Mitsubishi Expander warna hitam DD 1368 XAR itu dilakukan secara diam-diam namun tetap disaksikan publik pada Rabu (22/10/2025) di Posko Resmob Polres Sidrap. Hadir pula keluarga Makmur Ibrahim, pria asal Siwa, Wajo, yang sempat ditahan selama tujuh hari tanpa status hukum yang jelas.

Hasdar, sang pemilik mobil, membenarkan bahwa pengembalian barang bukti dilakukan langsung oleh perwakilan BNNP Sulsel di hadapan sejumlah advokat dan saksi. “Mobil itu murni kendaraan rental, bukan mobil bandar seperti yang ramai diberitakan. Tuduhan itu salah besar,” tegasnya dengan nada kecewa.

Lebih mengejutkan lagi, salah satu personel BNNP Sulsel, Hilal, ikut mengonfirmasi hal yang sama di hadapan awak media.

“Memang banyak narasi di luar yang menyebut mobil itu milik bandar. Faktanya, itu mobil usaha rental. Kami hanya menyerahkan kembali kepada pemiliknya,” ucapnya tanpa ekspresi.

Pernyataan itu sontak membuat publik Sidrap dan netizen geger. Bagaimana tidak — sebuah lembaga sebesar BNN, yang seharusnya profesional dan berhati-hati dalam operasi lapangan, justru menembaki mobil warga tak bersalah dan kemudian mengembalikan barang bukti tanpa hasil apapun.

Sumber internal menyebut, operasi tersebut sebenarnya bagian dari skema undercover buy terhadap dugaan jaringan peredaran 94 butir ekstasi. Namun, skema itu kacau total di lapangan. Mobil yang ditarget ternyata bukan milik bandar, melainkan mobil sewaan yang dibawa penyewa biasa.

Akibatnya, tembakan demi tembakan dilepaskan ke arah kendaraan tanpa verifikasi matang, menimbulkan ketakutan warga di sekitar Desa Lainungan, Watang Pulu, Sidrap.

“Suara tembakan bertubi-tubi malam itu bikin panik warga. Kami kira ada perang,” kata seorang warga setempat yang enggan disebut namanya.

Publik menilai, insiden ini bukan sekadar kesalahan teknis, tapi cacat prosedural serius yang bisa berujung pada pelanggaran hak asasi. Bagaimana mungkin aparat penegak hukum bisa menembaki mobil warga tanpa bukti kuat, lalu hanya berkata “maaf, salah target”?

Tim advokat yang mendampingi keluarga Makmur Ibrahim menegaskan, BNN Sulsel wajib membuka seluruh kronologi secara terang benderang.

“Kita tidak bicara soal salah paham atau miskomunikasi. Ini nyawa orang, ini soal prosedur. Kalau benar ada pelanggaran SOP, harus ada pertanggungjawaban,” tegas salah satu advokat di lokasi.

Mereka juga menilai bahwa tindakan BNN Sulsel telah merusak citra lembaga sendiri. Operasi yang seharusnya membasmi narkoba malah menciptakan ketakutan dan trauma bagi masyarakat.

“Kalau begini caranya, siapa pun bisa jadi korban. Hari ini mobil rental, besok bisa mobil keluarga biasa yang ditembaki,” ujarnya tajam.

Kini, publik Sidrap menunggu langkah resmi dari BNNP Sulsel. Apakah akan ada evaluasi terbuka terhadap tim operasi? Atau kasus ini akan menguap begitu saja seperti peluru yang tak bertanggung jawab?

Yang jelas, kembalinya mobil rental itu menjadi simbol gagal totalnya operasi yang awalnya digadang-gadang sebagai keberhasilan besar pemberantasan narkoba.

BNN boleh berdalih “prosedur”, tapi publik sudah membaca: delapan peluru, nol barang bukti, dan satu nama lembaga yang tercoreng. (Gnd)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
  • Penulis: Iful -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Malinau Studi Tiru Pertanian Modern di Sidrap, Pelajari IP 300 hingga Teknologi Tanam

    Pemkab Malinau Studi Tiru Pertanian Modern di Sidrap, Pelajari IP 300 hingga Teknologi Tanam

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Iful -
    • visibility 93
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menerima kunjungan studi tiru dari Pemerintah Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, dalam rangka mempelajari keunggulan sektor pertanian, khususnya penerapan Indeks Pertanaman (IP) 300 dan sistem olah tanam modern. Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Malinau, Wempi Wellem Mawa, yang turut hadir pada kegiatan penanaman perdana Advance Agriculture System […]

  • SPBU Girian Permai Diduga Jadi Markas Mafia Solar: Satu Truk, Banyak Barkode, Harga Fantastis!

    SPBU Girian Permai Diduga Jadi Markas Mafia Solar: Satu Truk, Banyak Barkode, Harga Fantastis!

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Haji Bintang
    • visibility 888
    • 0Komentar

    BITUNG, KABAR KITA – SPBU Girian Permai di Kota Bitung kini menjadi sorotan tajam publik. Bukan karena pelayanan prima, melainkan karena diduga kuat menjadi pusat operasi mafia BBM bersubsidi. Modusnya Penjarahan sistematis Bio Solar dengan memanfaatkan celah pengawasan dan permainan barkode ganda. Selasa, (22/07/2025) Satu mobil truk bisa mengisi BBM berulang kali secara seluler dalam […]

  • Pengurus DWP Sidrap Dilantik, Bupati Dorong Peran Aktif Atasi Stunting

    Pengurus DWP Sidrap Dilantik, Bupati Dorong Peran Aktif Atasi Stunting

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Iful -
    • visibility 379
    • 0Komentar

    SIDRAP, KBK – Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sidenreng Rappang masa bakti 2024–2029 resmi dilantik di Aula Kompleks SKPD Sidrap, Rabu (27/8/2025). Pelantikan dilakukan oleh Ketua DWP Provinsi Sulawesi Selatan, Melani Simon Jufri, dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris DWP Provinsi Sulsel, Widyawati Rusman. Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif hadir menyaksikan pelantikan sekaligus memberikan […]

  • Bupati Sidrap: Hardiknas Jadi Ruang Refleksi dan Penghormatan Guru

    Bupati Sidrap: Hardiknas Jadi Ruang Refleksi dan Penghormatan Guru

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Uterus
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SIDRAP — Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar di Lapangan Kompleks SKPD pada Senin (4/5/2026) tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan bagi Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Dipimpin Bupati Syaharuddin Alrif, momentum ini bertransformasi menjadi ruang refleksi bersama sekaligus panggung penghormatan yang mendalam bagi para pejuang pendidikan di daerah tersebut. Upacara dihadiri Wakil Bupati […]

  • Abidah Ardelia Aztin Siap Wakili Kabupaten Enrekang di Ajang Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara 2026

    Abidah Ardelia Aztin Siap Wakili Kabupaten Enrekang di Ajang Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara 2026

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Basir
    • visibility 19
    • 0Komentar

    MAKASSAR,KABAR KITA.CO.ID— Model cilik asal Sulawesi Selatan, Abidah Ardelia Aztin, akan mengikuti ajang Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara 2026 yang diselenggarakan oleh Yayasan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia. Dalam ajang tersebut, Abidah akan membawa nama Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, sebagai daerah yang memiliki ikatan keluarga dan budaya yang kuat baginya. Keikutsertaan Abidah dalam ajang tersebut menjadi […]

  • Satgas TMMD ke 125 Kodim  1419/ Enrekang Wujudkan Sanitasi Layak Melalui Pembangunan  Jambanisasi  Masyarakat

    Satgas TMMD ke 125 Kodim  1419/ Enrekang Wujudkan Sanitasi Layak Melalui Pembangunan  Jambanisasi  Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Basir
    • visibility 359
    • 0Komentar

    ENREKANG KABAR KITA.CO.ID– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 yang dilaksanakan oleh Kodim 1419/Enrekang terus berjalan dengan berbagai sasaran fisik. Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah pembangunan jamban untuk masyarakat di wilayah pedesaan, sebagai upaya meningkatkan sanitasi dan kesehatan warga.Minggu 27/07/2025 Pembangunan jamban ini dilakukan secara gotong-royong antara personel Satgas TMMD dengan warga […]

expand_less